in ,

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Mundur dari PNS


Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) berbincang dengan pedagang saat sidak di Pasar Pucang, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/6). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/
Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) berbincang dengan pedagang saat sidak di Pasar Pucang, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/6). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mundur sebagai pegawai negeri sipil untuk persiapan maju kembali di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya yang digelar pada 19 Desember mendatang.


“Saya sudah pensiun dari PNS satu bulan lalu,” kata Tri Rismaharini di depan ribuan pengurus dan kader PDIP di Surabaya bersamaa dengan penujukan dirinya sebagai calon Wali Kota Surabaya di Gedung Wanita Surabaya, Rabu.

Menurut dia, keputusan itu diambil karena Risma sendiri tertarik untuk beraktivitas di luar pemerintahan atau swasta. “Saya rasa itu yang terbaik. Saya juga tetap mengajar jadi dosen tamu di ITS,” katanya.

Setelah mendapat rekomendasi ini, dirinya juga akan tetap beraktivitas sebagai wali kota seperti biasanya.

“Bukan siap atau tidak siap. Tapi sekali lagi ini adalah amanah. Sebab, kalau saya nanti terpilih, saya harus menanggung nasib sebanyak 2,8 juta warga Surabaya,” katanya.

Adapun orientasinya maju kembali di Pilkada Surabaya 2015 adalah mengutamakan kesejahteraan warga. Ia menceritakan beberapa waktu lalu sempat kedatangan tamu dari Swiss yang siap mendatangkan investor ke Surabaya.

“Saya bilang kepada tamu itu bahwa mulai November saya sudah tidak jadi wali kota. Tapi mereka tetap bilang ingin ketemu saya. Saya bilang lagi kenapa Surabaya, kok tidak Thailand saja, mereka bilang Surabaya tetap yang terbaik. Tapi saya tekankan bahwa warga Surabaya jangan hanya dijadikan penonton,” katanya.

Baca Juga :   Belajar dari Referendum Yunani

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya untuk maju di Pilkada Surabaya Desember nanti.

“Setelah rekomendasi ini turun, kami minta agar segera mendaftarkan pasangan ini ke KPU. DPP juga menginstruksikan pada seluruh jajaran partai untuk bersama-sama mengamankan dan memperjuangkan untuk terpilihnya pasangan ini,” Ketua Dewan Pimpinan Daerah jawa Timur Kusnadi. (Antara)


Tinggalkan Balasan

Loading…

TINGGALKAN KOMENTAR