Selasa, Oktober 20, 2020

Kenaikan Anggaran Dinas DPRD Bebani Anggaran DKI

Mahkamah Konstitusi Tanggapi Aksi 287

Jakarta, 28/7 - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui juru bicaranya Fajar Laksono menyatakan bahwa MK menghormati dan menghargai siapapun yang datang ke MK, termasuk dengan...

Presiden Ingatkan Masyarakat Gunakan Medsos Secara Bijak

Jakarta, 8/8 - Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat bijak menggunakan media sosial agar tidak menyebabkan benci dan fitnah. "Yang namanya media sosial, terutama remaja-remaja kita,...

Indef: Saatnya Konversi BBM ke BBG

Nilai tukar rupiah yang sempat anjlok membuat kondisi perekonomian nasional semakin terpuruk. Pemerintah dinilai perlu melakukan terobosan kebijakan yang revolusioner agar dapat dirasakan langsung...

Menkominfo Ajak Tokoh Agama Tangani Konten Negatif di Media Sosial

Jakarta, 27/7 - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersafari menemui para pemuka berbagai agama guna membahas penanganan konten negatif di media sosial. "Konten negatif tidak...
Avatar
Tito Dirhantoro
Reporter GeoTIMES.

Ilustrasi - Suasana pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Ruang Paripurna DPRD DKI Jakarta. ANTARA FOTO
Ilustrasi – Suasana pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Ruang Paripurna DPRD DKI Jakarta. ANTARA FOTO

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Yenny Sucipto, mengatakan kenaikan anggaran perjalanan dinas yang diminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, dari Rp 470 ribu menjadi Rp 2 juta per hari, dinilai akan semakin membebani anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pasalnya, kata dia, belum lama ini DPRD DKI mengajukan kenaikan tunjangan rumah hingga mencapai 100%. Sebelumnya wakil ketua DPRD memperolah tunjangan perumahan sebesar Rp 20 juta per bulan dan untuk anggota sebanyak Rp 15 juta per bulan. Adanya kenaikan tunjangan rumah ini nantinya mereka akan mengantongi tunjangan sebesar Rp 40 juta untuk wakil ketua dan Rp 30 juta untuk anggota.

“Tak ada jaminan jika tunjangan dan biaya perjalanan dinas dinaikkan, maka akan ada perbaikan kinerja. Perjalanan dinas seringkali tidak menghasilkan sesuatu yang berarti bagi pembangunan, termasuk studi banding. Tak hanya itu, hasil kinerja dan pertanggungjawaban apa nantinya yang bisa diberikan DPRD DKI Jakarta, dengan kenaikan sejumlah tunjangan itu,” kata Yenny kepada Geotimes di Jakarta, Jumat (18/12).

Dia menyayangkan langkah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang justru menyetujui permintaan kenaikan biaya perjalanan dinas ini. Ahok dinilai tidak konsisten. Pasalnya, ia sempat menolak usulan permintaan DPRD tersebut, namun belakangan menyetujuinya.

“Seharusnya Ahok mempertimbangkan dulu, waktunya terlalu cepat dan sudah banyak pula kenaikan yang diberikan kepada anggota DPRD. Belum lama ini dia (Ahok) telah menyetujui kenaikan tunjangan rumah, saat ini tunjangan perjalanan dinas.”

Menurut Yenny, langkah Ahok yang menyetujui kenaikan sejumlah tunjangan bagi DPRD DKI ini sangat bertolak belakang dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tengah memfokuskan anggaran di tiap Satuan Kinerja Perangkat Daerah dengan mengutamakan pelayanan publik.

“Kenaikan sejumlah tunjangan bagi DPRD ini bukan tidak mungkin akan memangkas anggaran yang diperuntukkan bagi pelayanan publik. Padahal, seharusnya anggaran pelayanan publik yang ditingkatkan, karena langsung dapat dinikmati masyarakat, khususnya Jakarta,” ujarnya.

Karena itu, Yenny berharap Ahok sebaiknya mengkaji ulang dan menghitung kembali porsi kenaikan tersebut. Jika dinilai terlalu besar dan membebani, akan lebih baik jika kenaikan tidak mencapai Rp 1,5 juta. Ini perlu dipertimbangkan kembali dan merujuk pada kemampuan anggaran yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. “Jangan sampai nantinya justru mengorbankan sektor lainnya yang lebih penting.”

Avatar
Tito Dirhantoro
Reporter GeoTIMES.
Berita sebelumnyaKota yang Fasis
Berita berikutnyaSimalakama Kereta Api
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

K-Pop dalam Bingkai Industri Budaya

Budaya musik Korea atau yang biasa kita sebut K-Pop selalu punya sisi menarik di setiap pembahasannya. Banyak stigma beredar di masyarakat kita yang menyebut...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Mahasiswa Dibutakan Doktrin Aktivisme Semu?

Aktivisme di satu sisi merupakan “alat” yang bisa digunakan oleh sekelompok orang untuk melakukan reformasi atau perbaikan ke arah baru dan mengganti gagasan lama...

Prekariatisasi Global dan Omnibus Law

"Setuju", dengan intonasi panjang penuh kebahagiaan peserta sidang secara serentak merespons pimpinan demi ketukan palu UU Cipta Kerja atau akrab dikenal sebagai Omnibus Law. Tok,...

Perang dan Cerita

Demonstrasi tolak RUU Cipta Kerja terjadi pada 8 Oktober 2020. Seperti aksi-aksi lainnya, kita barangkali bisa mulai menebak, bahwa sepulangnya nanti, hal-hal yang menarik...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Legacy Jokowi, UU Cipta Kerja dan Middle Income Trap

“Contohlah Jokowi. Lihatlah determinasinya. Visinya. Ketegasannya ketika berkehendak menerapkan UU Cipta Kerja. Ia tak goyah walau UU itu ditentang banyak pihak. Ia jalan terus...

Tanggapan Orang Biasa terhadap Demo Mahasiswa dan Rakyat 2019

Sudah dua hari televisi dihiasi headline berita demonstrasi mahasiswa, hal yang seolah mengulang berita di TV-TV pada tahun 1998. Saya teringat kala itu hanya...

Hakikat Demokrasi

Demokrasi bagi bangsa Indonesia sendiri adalah istilah baru yang dikenal pada paruh abad ke-20. Dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, demokrasi dalam bentuknya yang modern...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.