Banner Uhamka
Jumat, September 25, 2020
Banner Uhamka
- Advertisement -

TAG

Kampret

Maaf Bong, Pret, Kami Tak Sudi Terperangkap Cintamu!

Pasca Pemilu 17 April lalu seluruh tokoh bangsa meminta Prabowo dan Jokowi untuk segera rekonsiliasi. Mengingat perseteruan politik cukup menyita perhatian seluruh komponen anak bangsa....

Menanti Putusan MK Sengketa Pilpres 2019

Jelang putusan pilres yang rencana akan disidangkan Jumat 28 Juni 2019. Setelah melalui sidang lima kali dengan pembacaan dalil pemohon, pemeriksaan saksi pemohon, termohon...

Muslim Uighur di Tengah Polarisasi Politik Lokal

Apa yang paling menjengkelkan dari polariasi politik adalah ia menumpulkan kemampuan kita untuk melihat persoalan dengan jernih. Polarisasi menjadikan pikiran kita monokrom, kesulitan melihat...

Saatnya Cebong dan Kampret Akur

Ramadhan tahun ini hampir sama seperti Ramadhan 2014 di mana bertepatan dengan panasnya suhu politik di Bumi Pertiwi. Pemilihan Presiden yang kembali mempertemukan dua...

Ilusi Identitas Cebong dan Kampret

Bagaimana masa depan identitas “cebong” dan “kampret” setelah KPU merilis pengumuman secara resmi bulan Mei mendatang? Apakah keduanya hilang begitu saja, atau sebaliknya, akan...

Golput dan Jalan Ketiga di Kancah Keributan

Aku kira tidak banyak yang memikirkan, bahwa medio tahun 2014 mesti ditetapkan sebagai penggalan khusus dalam sejarah bangsa Indonesia. Periode itu, bertepatan dengan kehidupan...

Blunder Achmad Zaky dan #UninstallBukalapak

Di timeline saya mendadak ramai tagar #UninstallBukalapak. "Ada apa?" Pikir saya dengan antena detektif yang menyala. Saya langsung berangkat ke Twitter dan search "Achmad...

“Cebong vs Golput” atau “Memburu Golput, Mengharap Suara”?

Semenjak Jokowi menggandeng Ma'ruf, suara-suara golput mengemuka. Ada banyak kalangan menyerukan golput karena Jokowi (dan, ingat, koalisinya!) menggandeng sosok yang dikenal menjadi simbol intoleransi,...

Candu Nyinyir, Hilangnya Akal Sehat Demokrasi

“Beruntunglah penguasa jika rakyatnya tak pernah berpikir” ~ Adolf Hitler Kasak-kusuk potret politik di Indonesia memang nampak tak pernah bosan jika diperbincangkan, kecemasan kerusuhan dalam kontestasi...

Latest news

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan...

Menjarah Mahkota Kemuliaan MK

Revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang disahkan pada 1 September lalu menjadi hadiah sekaligus menjadi dilema bagi kesembilan hakim konstitusi di usianya yang ketujuh belas...

Memahami Kembali Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru telah memasuki bulan ke-6 sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Per tulisan ini...

Pandemi Dapat Membunuh Populis, Tidak Populisme

Demokrasi atau otoriter? Masa awal pandemi diwarnai dengan perdebatan mengenai tipe rezim mana yang paling efektif dalam menghadapi wabah Covid-19. Namun memasuki kuartal ketiga...

Potret Seorang Feodal Tua sebagai Seniman Serba Bisa

Pada zaman dahulu kala, ketika revolusi tidak ada lagi, Goenawan Mohamad pernah mengibaratkan dirinya, dengan heroisme penyair muda, sebagai Malin Kundang. Tapi kini, Malin...
- Advertisement -

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.