Selasa, Maret 2, 2021

Tiru Bukittinggi, Walikota Yerusalem Larang Perempatan Karena Mirip Salib

Akademi Ilmu Berkuasa

Tiba-tiba saya teringat "Akademi Ilmu Berkuasa", kolom yang dimuat di edisi perdana majalah "Astaga" (1975), majalah humor terbaik Indonesia yang hanya terbit setahunan (sampai...

Paleo-Proksemik Soya

“Ruang” adalah salah satu konsep utama dalam antropologi. Relasi antara “budaya” dan “ruang” nampaknya bisa digambarkan sebagai variabel sentral yang mempengaruhi perilaku manusia dan...

Menurut Survei Internal, Pak Amien Layak Jadi Pahlawan Bersama Polpot

Setelah mengumumkan kemenangan berdasarkan survei internal, kini kubu 02 mengumumkan bahwa Amien Rais dinyatakan layak untuk diberi gelar pahlawan. Pernyataan ini disampaikan menyusul sikap...

Tommy Soeharto dan Partai Berkarya Dukung Jokowi 7 Periode

Meski belum jelas apakah Jusuf Kalla (JK) dan Partai Perindo akan memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) soal masa jabatan wakil presiden, Hutomo Mandala...
Avatar
Arman Dhanihttp://www.kandhani.net
Penulis. Menggemari sepatu, buku, dan piringan hitam.

Nir Barkat, Walikota Yerusalem menggemparkan publik kota itu setelah melarang adanya perempatan atau simpang empat di kotanya. Hal ini ia ambil setelah menelaah dan melakukan pembahasan dengan tokoh adat, rabi, zaken, zkena, serta Lembaga Adat Yahudi dan Barusan Pemuda Tembok Ratapan (BPTR), yang bersepakat bahwa perempatan dapat merusak akidah umat Yahudi.

Nir Barkat mengatakan bahwa saat ini ada upaya sistematis, terstruktur, dan masif dari orang Arab pendatang untuk merusak ajaran Judaisme. Hal ini terbukti dari jutaan pekerja Arab Asing yang masuk ke Israel dan berusaha merebut pekerjaan orang-orang pribumi di Yerusalem. Orang-orang Arab Asing ini berusaha mengubah tatanan adat Yahudi yang bersendikan Taurat.

“Orang Yerusalem itu Yahudi semua, orang Arab Asing ini berusaha merusak keimanan kami para pribumi,” kata Nir Barkat.

“Selaku Kepala Daerah beserta SKPD dan Majelis Rabbi Israel (MRI), saya melarang adanya perempatan di kota Yerusalem. Keputusan ini diambil berdasarkan adanya indikasi bahwa perempatan ini berbentuk salib dan mengandung unsur ajaran kristen yang mana dapat merusak iman umat Yahudi. Kalau tiap hari lewat perempatan, kami takut pelan-pelan mereka akan pindah agama. Ini terpantau dari banyaknya orang yang takut masuk ke Yerusalem,” katanya.

Pihaknya akan melakukan pembangunan ulang. Semua perempatan akan dibuat perlimaan atau pertigaan, tergantung kebutuhan jalan, yang penting jangan membentuk salib. Pihak Majelis Rabbi Israel Yerusalem sudah mengimbau kepada para kontraktor untuk menjaga iman dengan tetap berdoa pada Tuhan dan tidak membuat perempatan lagi.

“Jaga-jaga, siapa tahu nanti malah akidah rusak, umat yahudi punah karena pindah agama,” kata Rabi Deanof Ragyadef.

Sikap Nir Barkat ini pun didukung oleh masyarakat Yerusalem. Mereka curiga ada upaya kristenisasi. Ada banyak perempatan di Yerusalem, dan banyak yang kemudian merasa tiba-tiba ingin pindah agama karena desir di dada. “Kami jadi pengin ke gereja karena lewat perempatan ini. Saya memang sudah lama curiga,” kata warga yang tak disebutkan namanya.

Nir Barkat juga akan melakukan studi banding ke Bukittinggi Indonesia. Nir mengaku sangat terinspirasi dengan sikap keras M. Ramlan Nurmatias, dalam menjaga akidah. Salah satunya dari penolakan Event Color Run yang diduga merupakan dukungan terhadap LGBT. “Pak Nurmatias itu hebat,” katanya

Nir Barkat sedang mengajukan rancangan Brother City, antara Yerusalem dan Bukittinggi. Jika ini berlaku, setiap Perda pencegahan maksiat yang ada di Bukittinggi juga akan diberlakukan di Yerusalem. “Larangan Color Run ini akan kami adopsi juga dalam bentuk lain. Banyak orang Arab muslim yang berjanggut, rencananya kami akan melarang orang yahudi berjanggut karena itu kan ciri muslim,” kata Barkat.

“Belum pernah saya temui walikota sehebat beliau. Di Brazil, memang walikota membuat kota yang ramah transportasi publik. Di Korea, membersihkan sungai agar bisa digunakan. Tapi di Bukittinggi, walikotanya membersihkan simbol-simbol LGBT,” ungkapnya.

Nir barkat mengaku akan terus meningkatkan usaha menjaga akidah Yahudi secara lebih tegas lagi. Setelah melarang perempatan, pihaknya juga akan melarang warga Yahudi keluar saat bulan sabit.

“Bukan apa-apa, bulan sabit itu kan logo umat islam. Saya takut nanti orang yahudi akan baca syahadat karena melihat bulan sabit. Pemerintah Kota Yerusalem bersama SKPD yang ada akan terus berupaya untuk mengantisipasi seluruh kegiatan yang berdampak dan dilatarbelakangi masalah sosial kemasyarakatan serta dikhawatirkan merusak moral generasi penerus,” katanya.

Sejauh ini, pemerintah Yerusalem sedang berusaha untuk melarang orang Yahudi untuk meminum air putih karena terindikasi mirip Air Zamzam. “Kami sedang bicarakan dengan Pak Benjamin, sejauh ini beliau masih mempertimbangkan apakah minum air akan dilarang atau tidak di Israel. Mengingat Air Zamzam yang sangat lekat dengan umat Islam. Kami tidak mau warga Yerusalem masuk islam setelah minum air,” kata Nir Barkat.

Usaha untuk melawan Islamisasi dari orang Arab Asing memang sangat gencar dilakukan di Israel. Hal ini diduga karena ada jutaan warga Arab Asing ilegal yang dimasukan ke negara itu untuk memenangkan Palestina. “Kami, laskar Front Pembela Israel, lebih baik mati daripada membiarkan orang Arab Asing merusak akidah dan bangsa kami,” kata Teghyu Yurpnomo, Petua Pemuda Yahudi Israel.

Di Bukittinggi, ada Peraturan Daerah tentang Pemberantasan Maksiat. Aturan ini diharapkan dapat menjadi pintu untuk menjaga iman dan takwa warga. Nir Barkat mengaku bahwa peraturan ini jenius. Sejak 2008, Pemda sudah melarang perayaan Valentine yang dianggap dekat dengan maksiat.

“Perda yang jenius!” Kata Nir Barkat. Untuk itu, pihaknya menyatakan menunggu masukan warga Israel lainnya terkait perda-perda yang dapat menjaga kemurnian ajaran Judaisme.

“Kami berterima kasih atas masukan masyarakat, dan unsur terkait lainnya, atas permasalahan yang ditimbulkan oleh perempatan. Ke depan Pemkot Yerusalem akan mengoptimalkan pengawasan dari berbagai event yang akan dilaksanakan di kota umat Yahudi ini.”

Avatar
Arman Dhanihttp://www.kandhani.net
Penulis. Menggemari sepatu, buku, dan piringan hitam.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kasus Khashoggi Makin Mendunia

Hari ini, 1 Maret 2021, Biden mau umumkan resmi di Washington keterlibatan MBS dalam pembunuhan Kashoggi. Menarik. KAS pasti meradang. Ini konflik pertama, yg sulit...

Jujur Itu Hebat, Artidjo Personifikasi dari Semua Itu

Satu demi satu orang tumbang dibekap covid, penyakit lain atau karena usia. Pagi ini saya kembali dikejutkan oleh berpulangnya Artidjo Alkostar, kawan lama yang...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

ARTIKEL TERPOPULER

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Jurnalisme Copy-Paste

Jurnalisme copy-paste adalah pekerjaan mengumpulkan, mencari dan menulis berita dengan menggunakan teknik salin menyalin saja. Seperti ambil berita di media lain atau dapat dari...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.