Sabtu, Oktober 31, 2020

Lia Eden Bantah Klaim Amien Rais tentang Tuhan Malu

Akademi Ilmu Berkuasa

Tiba-tiba saya teringat "Akademi Ilmu Berkuasa", kolom yang dimuat di edisi perdana majalah "Astaga" (1975), majalah humor terbaik Indonesia yang hanya terbit setahunan (sampai...

Park Chung-hee: Pemuda Idola Korea Sepanjang Zaman

Wawancara ini ditranskrip setelah saya berhasil melarikan diri dari ruangan gelap, di mana saya dipaksa makan samyang enam kali sehari, dan harus mendengarkan Park...

Uang Hasil Saham Bir Itu Haram, Pajak Hiburan dan Bunga Bank Tidak

Kepada para cebonger yang kejang-kejang karena keputusan Anies dan Sandi soal penjualan saham di perusahaan bir, Ya, saya paham Anda semua ini kan cuma bisa...

Sambil Ngeteh Imajiner, Jokowi Ngomongin Cawapres ke Saya

Berita-berita seputar siapa cawapres Jokowi, akhir-akhir ini terus menjadi liputan empuk sejumlah media massa yang mampu membetot perhatian publik. Sayangnya, figur cawapres itu hanya...
Avatar
Arman Dhanihttp://www.kandhani.net
Penulis. Menggemari sepatu, buku, dan piringan hitam.

Amien Rais, politisi senior Partai Amanat Nasional, menyebut Tuhan akan malu jika tidak mengabulkan doa umat mengganti presiden. Pernyataannya ini merupakan yang kesekian dari klaim-klaim Amien tentang Tuhan. Sebelumnya Amien menyebut ada Partai Tuhan dan Partai Setan, beliau juga mengatakan Tuhan akan melengserkan Jokowi.

Pernyataan-pernyataan Amien ini menimbulkan polemik. Bukan hanya karena dianggap provokatif tapi juga melahirkan pertanyaan, seberapa dekat sebenarnya Amien Rais dan Tuhan sampai ia bisa menjadi juru bicara-Nya?

Mandhaninews, media yang hanya mengabarkan berita yang Anda ingin dengar, melakukan investigasi amat sangat mendalam mengenai kedekatan Amien Rais dan Tuhan. Di Jakarta, reporter Mandhaninews menemui Pemimpin Komunitas Eden, Lia Aminuddin alias Lia Eden yang kerap mengaku berhubungan langsung dengan Tuhan.

“Tidak benar itu,” kata Lia. “Tuhan tidak pernah malu—saya tahu betul.”

Lia Eden mengaku telah menerima wahyu dari Tuhan sejak lama. Pada ulang tahunnya yang ke 70, Lia memperoleh firman:

“Sebaiknya publik dunia mengetahui bahwa kau telah menempuh Penyucian yang Kuadakan untukmu, dalam kurun waktu 22 tahun lamanya. Dan tiada satu pun ujian Pensucian-Ku itu yang tidak berat bagimu.”

Lia mengaku keberatan Amien Rais mengambil perannya sebagai juru bicara Tuhan zaman now. Menurutnya, Amien tak memenuhi kualifikasi sebagai nabi. Seorang nabi, atau juru bicara Tuhan, haruslah selalu jujur dan berpegang teguh pada kata-katanya. Ia harus bisa dipercaya dan tak boleh ingkar janji.

“Nabi itu enggak pernah bohong. Dulu Amien Rais bernazar mau jalan kaki Yogya-Jakarta, tapi kok tidak ditepati?”

Reporter Mandhaninews juga menghubungi Paul Sanyangore, pastur asal Zimbabwe yang pernah menghebohkan Afrika karena mengaku bisa menelepon Tuhan dalam salah satu pelayanan gerejanya.

“Ya, Tuhan semalam telepon saya, kami mengobrol panjang soal Anthony Bourdain,” kata Paul membuka percakapan. “Tuhan bilang Tony Bourdain sudah damai di Surga, lagi makan enak dengan Chester Benington.”

Paul Sanyangore, yang mengaku kerap berkirim pesan via WhatsApp dan berbagi stiker LINE dengan Tuhan, tertawa keras saat reporter Mandhaninews menanyakan pendapatnya perihal pernyataan Amien Rais.

“Tuhan malu? Ha-ha-ha, yang benar saja? Tuhan yang menghancurkan Sodom dan Gomorah, yang mengirim burung Ababil ke Mekah itu, malu hanya karena tak mengabulkan doa?”

Paul Sanyangore menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah malu. Tuhan itu sombong, dan pakaian kebesaran-Nya adalah kesombongan. “Sifat sombong dan malu tidak kompatibel sama sekali, seperti Amien Rais dan kejujuran,” ujar Paul.

“Tuhan bilang sendiri ke saya via telepon semalam: Suruh bilang ke Amien Rais, jangan suka bohong.”

Avatar
Arman Dhanihttp://www.kandhani.net
Penulis. Menggemari sepatu, buku, dan piringan hitam.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kesehatan Mental dan Buruh

Kerja adalah cerminan kesehatan jiwa. Semakin baik tempat kerja, semakin kecil kemungkinan kita mengalami masalah kejiwaan. Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nation secara...

Charlie Hebdo, Emmanuel Macron, dan Kartun Nabi Muhammad

Majalah satir Charlie Hebdo (CH) yang berkantor di Paris kembali membuat panas dunia. CH merilis kartun Nabi Muhammad untuk edisi awal September 2020. Padahal...

Imajinasi Homo Sapiens Modern dalam Menguasai Dunia

  Foto diatas ini mewakili spesies lainnya yang bernasib sama, tentu bukan hanya Komodo, masih ada dan masih banyak lagi hewan yang bernasib sama sebut...

TBC Mencari Perhatian di Tengah Pandemi

Pada awal Maret, Indonesia melaporkan kasus Coronavirus Disease-2019 yang dikenal sebagai COVID-19, terkonfirmasi muncul setelah kejadian luar biasa di Wuhan, Cina. Penyakit ini disebabkan...

Pemuda dalam Pergerakan Nasional Pandemi Covid-19

Peringatan hari Sumpah Pemuda mempunyai makna yang khusus di masa Covid-19 saat ini. Tak bisa dipungkiri bahwa negara Indonesia adalah salah satu negara yang...

ARTIKEL TERPOPULER

Sandiwara Dibalik Pernikahan Raja Majapahit Bali

Belakangan di Bali ramai pemberitaan mengenai acara pertunangan Raja Majapahit Bali bernama lengkap Abhiseka Ratu Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Pandangan 2 Mazhab Hukum Terhadap Putusan MA Soal Eks Napi Koruptor

Pertengahan tahun 2018 ini publik dikagetkan dengan hadirnya PKPU No. 20/2018 yang dalam Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa Pengajuan daftar bakal calon anggota...

KDRT Saat Pandemi

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama COVID-19 adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.