Banner Uhamka
Selasa, September 29, 2020
Banner Uhamka

Wiranto Sang Jenderal

Sampai Kapan Lenyap dari Perhatian Publik?

Problematika tentang hak hidup, perebutan ruang, dan isu lingkungan terus bertahan dan berlipat ganda. Jika kita telisik lebih dalam lagi, problem hak hidup, perebutan...

Menjaga Habitat Satwa

Pada 12 Agustus 2020 lalu ditandai sebagai peringatan hari gajah sedunia. Peringatan ini menjadi upaya menyebarkan kesadaran tentang pelestarian dan perlindungan satwa yang semakin...

Sebuah Perenungan: Ide dan Pola Pikir Manusia

Ide adalah hasil dari akal manusia. Dimana hal itu merupakan produk apabila manusia menggunakan akal pikirannya dalam merespon sesuatu/lingkungan. Dari pertama kali manusia diciptakan...

Opini Komunitarian dalam Ruang Publik

Dalam linimasa media sosial Instagram, beredar video sekelompok masyarakat menghadang gerbang gereja di Medan, Sumatera Utara. Kasus ini menguap semenjak video yang diunggah oleh...
Bayu Susena
Staf Badan Penjaminan Mutu

Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H. putra kelahiran Yogyakarta. Wiranto merupakan tokoh militer. Wiranto pernah menjabat Panglima TNI Periode 1998-1999. Wiranto sekarang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Wiranto menggantikan Luhut Binsar Panjaitan di Kabinet Kerja.

Pengalaman Wiranto di militer sudah makan asam garam. Wiranto pernah menjabat Kepala Staf Kodam Jaya, Panglima Kodam Jaya, Pangkostrad, Kepala Staf Angkatan Darat dan paling tinggi sebagai Panglima TNI. Dan saat ini Wiranto menjabat Menko Polhukam mendapat ujian berupa tertusuk pisau ketika melakukan kunjungan.

Apakah tertusuknya ini karena kelalaian pengawal? Pengawalan Menko Polhukam pasti mempunyai prosedur standar operasional. Pasti ada pengamanan melekat dan pengamanan pengawalan. Semua kegiatan kunjungan memiliki prosedur standar operasional. Kenapa masih ada kelengahan?

Wiranto yang berpengalaman di militer pasti memiliki standar tinggi dalam memilih orang-orang ring 1 di dekatnya. Pasti pengawal Wiranto merupakan orang-orang pilihan. Orang yang sangat berpengalaman dalam kerja dan pasti mempunyai keahlian di atas rata-rata daripada pengawalan Menteri lainnya.

Presiden Joko Widodo pasca membesuk Wiranto memberikan keterangan kondisi Wiranto. Wiranto dalam penanganan tim dokter RSPAD Gatot Subroto. Wiranto dalam proses operasi. Seberapakah parah sakitnya Wiranto? Presiden meminta seluruh masyarakat Indonesia mendoakan kesembuhan Wiranto.

Presiden juga memerintahkan Kapolri, Kabin dan disupport oleh TNI untuk menindak tegas pelaku dan menuntaskan kejadian tertusuk ini. Presiden juga memerintahkan Kapolri untuk memberikan pengamanan yang lebih baik.

Sekaliber Wiranto, sarat pengalaman dalam dunia pengamanan dan sangat lekat dengan militer. Kenapa bisa Wiranto tertusuk? Sekelas Wiranto saja bisa tertusuk. Apalagi masyarakat biasa. Lalu tingkat keamanan masyarakat seperti apa? Yang seharusnya menjaga keamanan saja bisa tertusuk, apalagi masyarakat biasa.

Lalu apakah kinerja Wiranto yang buruk? Wiranto yang ahli dalam militer tertusuk, bagaimana Wiranto menjamin keamanan masyarakat? Wiranto saja tidak dapat menjaga diri sendiri. Apakah Wiranto sudah tua?

Mengingat usianya lebih dari 72 tahun. Bagaimana bisa Wiranto menjaga keamanan masyarakat sedangkan Wiranto sendiri tertusuk. Semoga keamanan masyarakat masih terjamin oleh negara. Semoga negara masih peduli dengan keamanan masyarakat. Dan berusaha melakukan berbagai upaya untuk membuat aman masyarakat sehingga tidak gaduh terus.

Sumber Foto: Humas Kemenko Polhukam

Bayu Susena
Staf Badan Penjaminan Mutu
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Miskonsepsi Seks dengan Persetujuan

Pada 13 September 2020 lalu, terunggah sebuah kiriman di Instagram yang berjudul “Kupas Tuntas Pakta Integritas UI dan Pendidikan Sex dengan Persetujuan” yang di...

Jika Cantik Hanya Mengikuti Standar Industri

Belakangan ini perbincangan mengenai bagaimana diri kita maupun bagaimana industri mendefinisikan standart kecantikan kembali ramai diperdebatkan. Mulai dari gerakan perempuan dukung perempuan yang dianggap...

Civil Society, Pariwisata Nasional, dan Dikotomi Ekonomi Vs Kesehatan

Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata telah menjadi sumber pendapatan devisa terbesar nomor dua (280 triliun Rupiah pada 2019) di Indonesia untuk kategori non-migas. Ini...

PKI dan Narasi Sejarah Indonesia

Bagaimanakah kita menyikapi narasi PKI dalam sejarah Indonesia? Sejarah resmi mencatat PKI adalah organisasi politik yang telah menorehkan “tinta hitam” dalam lembaran sejarah nasional,...

Janji Manis Penyelesaian HAM

Setiap memasuki bulan September, negeri ini selalu dibangkitkan dengan memori tentang sebuah tragedi kelam yang terjadi sekiranya 55 tahun silam. Peristiwa diawali dengan terbunuhnya enam...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.