Rabu, Maret 3, 2021

Wacana sebagai Represifitas Tersembunyi

Sayur Genjer Bulan September

adalah sejenis tanaman gulma di sawah atau rawa. Genjer adalah sumber sayuran yang dapat dimakan. Bahasa ilmiah untuk tanaman ini adalah limnocharis flava. ...

Ayat 360

Beberapa waktu yang lalu dan sepertinya hingga saat ini, marak sebuah aplikasi telepon pintar yang hampir digunakan oleh semua pengguna smartphone, terlebih buat golongan...

Di Balik Bebasnya Abu Bakar Ba’asyir, Kemanusiaan atau Strategi?

Masyarakat kita mungkin saja masih larut dalam euforia dan riuh-riuh debat pilpres beberapa waktu yang lalu, terutama sekali kalangan netizen maha benar yang jarinya...

Taktik Sandi, Senyum KH. Ma’ruf Amin

Menyoroti debat cawapres yang tak terlalu begitu efektif, terkesan lambat dan terlalu cepat seperti itulah yang masih terasa hingga kini beragam inovasi yang ditawarkan...
Al Fatah Hidayat
Penulis lepas

Dewasa ini, lumrah dipahami bahwa represifitas diartikan sebagai tindakan kekerasan yang berorientasi pada tindakan fisik. Represifitas juga acap kali dikaitkan sebagai konflik antara aparatus dengan rakyat. Setiap hari selalu kita jumpai isu-isu represifitas aparat diberbagai kolom media seperti bentrok saat demonstrasi, penggusuran dan berbagai macam topik lainnya.

Namun, Michel Foucault seorang filsuf asal Perancis mengatakan bahwa repre nisifitas tidak hanya di artikan pada tindakan aparat yang berhubungan dengan kontak fisik. Melainkan juga wacana pengetahuan sebagai sebuah bentuk intervensi kekuasaan.

Kebenaran Sebagai Inti Wacana

Beberapa waktu lalu kita dikejutkan dengan kebijakan pemerintah tentang pelarangan ormas yang bernuansa radikal. Dalam sudut pandang Semiotika, kita melihat bahwa ada simbol-simbol yang di hadirkan oleh negara untuk menciptakan sebuah kebenaran. Karenanya kebijakan ini dapat diterima di dalam masyarakat.

Bila melihat Kebenaran sebagai wacana represif, kita dapat juga melihat saat Amerika Serikat melakukan mobilisasi militer di wilayah Iraq. Pada awalnya negeri Iraq damai dan makmur, namun menjadi porak poranda setelah terjadinya mobilisasi militer. Tindakan Amerika ini di anggap lumrah oleh negara-negara lain karena isu nuklir dan terorisme di Iraq yang di jadikan alasan tindakan tersebut. Wacana yang di buat oleh Amerika menjadi sebuah cara dalam meredam perlawanan terhadap kebijakan mereka.

Wacana adalah senjata yang dapat menghentikan langkah, merusak mentalitas dan meredam perlawanan. Kebenaran menjadi hal yang harus di penuhi agar wacana dapat diterima dan tidak dibantah.

Konstruksi Kebenaran

Ada dua perdebatan mengenai kebenaran yang tidak pernah selesai hingga sekarang, yakni kebenaran absolut dan tidak absolut. Namun terlepas dari absolut dan tidak absolut kebenaran, kita akan melihat sumber dari kebenaran itu sendiri. Ada tiga pendapat mengenai sumber dari kebenaran yakni:

  1. Kebenaran berasal dari manusia (mazhab Rasionalisme)
  2. Kebenaran berasal dari keadaan ril materi (Mazhab Materialisme)
  3. Kebenaran berasal dari roh absolut (Mazhab Idealisme).

Secara umum kebenaran didasarkan pada fakta-fakta yang dapat diterima oleh rasio. Negara dalam wujud kekuasaan memang tidak dapat menghadirkan kebenaran secara instan. Namun dapat merekayasa fakta-fakta yang akan mengarahkan pada kebenaran yang dikehendaki.

Manipulasi-manipulasi ini telah dikenal sepanjang sejarah peradaban manusia. Hitler seorang tyran dan tokoh totaliter facisme di Jerman mengatakan bahwa “sejarah itu untuk pemenang”. Dalam berbagai konflik, sejarah yang tercipta selalu memunculkan pemenang sebagai tokoh pahlawan dan orang-orang terpilih. Sedang mereka yang kalah dan melawan adalah penjahat yang hina dan buruk.

Al Fatah Hidayat
Penulis lepas
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Stop Provokasi, Pelegalan Miras? Mbahmu!

Lampiran Perpres yang memuat izin investasi miras di daerah tertentu, baru saja dicabut oleh Presiden. Ini disebabkan karena banyak pihak merasa keberatan. Daripada ribut...

Beragama di Era Google, Mencermati Kontradiksi dan Ironi

Review Buku Denny JA, 11 Fakta Era Google: Bergesernya Pemahaman Agama, dari Kebenaran Mutlak Menuju Kekayaan Kultural Milik Bersama, 2021 Fenomena, gejala, dan ekspresi...

Artijo dan Nurhadi di Mahkamah Agung

In Memoriam Artijo Alkostar Di Mahkamah Agung (MA) ada dua tokoh terkenal. Artijo Alkostar, Hakim Agung di Kamar Pidana dan Nurhadi, Sekjen MA. Dua tokoh MA...

Gangguan Jiwa Skizofrenia

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan social sehingga individu tersebut menyadari kemampuan diri sendiri. Dapat mengatasi tekanan,...

Mencermati Inflasi Menjelang Ramadhan

Beberapa pekan lagi, Bulan Ramadhan akan tiba. Bulan yang ditunggu-tunggu sebagian umat muslim ini adalah bulan yang istimewa karena masyarakat muslim berusaha berlomba-lomba dalam...

ARTIKEL TERPOPULER

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.