Jumat, Februari 26, 2021

Trump-Hillary, Industri Terbelah, dan Karakter Kota Masa Pandemi

Desa Inklusif bagi Masyarakat Adat

Situasi Masyarakat Adat Cara hidup masyarakat adat yang terikat pada alam dan tradisi serta berada pada wilayah-wilayah terpencil secara geografis acap kali dipersepsikan secara negatif...

Jokowi-Ma’ruf Amin, Demi Umat dan Bangsa

Akhirnya misteri siapa Cawapres Jokowi terjawab juga, yakni KH. Ma'ruf Amin dari unsur ulama. Keputusan itu bisa jadi sebagai produk dari politik dialektika, ada...

Hoaks dan Literasi Digital di Indonesia

Meningkatkan literasi digital di Indonesia merupakan pekerjaan rumah pemerintah yang sangat berat. Di masa revolusi industri 4.0, yang mana Internet of Things (IoT) sudah...

Mengapa Banyak Abdi Negara Muda Pamer di Media Sosial?

Apakah kamu pengguna Twitter yang aktif? Jika iya, pasti kamu pernah melihat akun @txtdrberseragam berseliweran di timeline kamu. Sebagaimana tercantum di bio akun ini,...
Aulia Mauludi
Penulis lepas

Industri di dunia beberapa tahun belakangan ini semakin didominasi industri berat dan industri kreatif-jasa. Dominasi industri meruncing akibat pertarungan Trump dan Hillary di Amerika.

Trump adalah representasi masyarakat Amerika yang bertumpu pada industri berat, seperti industri manufaktur dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan, Hillary adalah representasi dukungan masyarakat yang membesarkan industri kreatif dan jasa.

Sebutlah industri pariwisata, perfilman, seni, dan ilmu pengetahuan. Para pendukung Hillary terpusat di New York dan California yang didominasi para kreator dan pengusaha jasa. Sedangkan, Trump menang di daerah industri berat, seperti Michigan, Texas, Kansas, dll.

Dampak dari pemilu ini terasa hingga masa pandemik. Para pendukung Trump yang sebagian adalah para pelaku industri manufaktur mengalami kesulitan untuk bekerja dengan kebijakan lockdown, karena pekerjaan mereka banyak mengutamakan kehadiran fisik.

Pabrik sulit untuk menerapkan work from home. Berbeda dengan pegawai Google atau Facebook yang banyak mengijinkan karyawannya bekerja dari rumah. Karena itulah, demonstrasi para pendukung Trump yang menentang lockdown semakin banyak di distrik tempat Trump dulu menang, berlawanan dengan New York dan California yang semuanya sepakat mengunci diri untuk membatasi penyebaran Covid.

Di Amerika, kota-kota dengan penyebaran virus tertinggi adalah kota pariwisata dan kreatif. Perbedaan besar dengan Indonesia, di negeri ini pertumbuhan virus lebih tinggi di kota industri berat. Fenomena ini sulit dijelaskan, karena perbedaan jumlah tracing dan kondisi yang sangat mencolok.

Kota Indonesia dan Covid

Seperti di Amerika dan negara lainnya, kota-kota besar di Indonesia bisa dikategorikan menjadi kota industri manufaktur dan kota kreatif-jasa. Bali, Jogja, dan Bandung adalah contoh daerah yang mengandalkan pariwisata, jasa, dan industri kreatif. Surabaya dan Jakarta sekitarnya adalah kota-kota yang mengandalkan industri berat.

Hal ini bisa dilihat dari besaran pendapatan dan besaran industri di daerahnya masing-masing. Dengan banyaknya travel warning dari beberapa negara, wisatawan enggan untuk berkunjung ke Bali dan Jogja. Kedua daerah itu menjadi sepi dan beberapa fasilitas wisata mudah untuk ditutup.

Hingga kini, pertambahan penderita covid di Bali cenderung rendah. Demikian pula dengan Jogjakarta yang juga merupakan kota Pendidikan. Dengan ditutupnya pusat wisata dan Pendidikan, Jogja mudah untuk mengendalikan penyebaran covid. Berbeda dengan Bali dan Jogja, Bandung merupakan tempat kunjungan wisatawan local dari Jakarta.

Dengan diberlakukan PSBB dan himbauan orang Jakarta untuk tidak keluar kota, otomatis Bandung menjadi tempat yang mudah untuk membatasi penyebaran virus. Ketika Cipularang dibuka, pertumbuhan ekonomi langsung melonjak 60% dari sebelumnya.

Dengan pembatasan wilayah akibat Covid di Jakarta, tingkat ekonomi Bandung pun turun 60%. Hal ini mengindikasikan bahwa penurunan di Bandung lebih diutamakan karena aktifitas masyarakat Jakarta yang tidak meninggalkan kota. Salah satu indikator lainnya, penurunan ekonomi Bandung secara drastis dimulai semenjak bulan maret sebelum PSBB dicanangkan.

Di saat itu, orang Jakarta sudah dihimbau tidak ke Bandung. Akhir Maret adalah waktu hotel-hotel mulai tutup secara masal dan pendapatan beberapa sektor wisata mulai terganggu. Sebaliknya dengan Surabaya. Kota ini menjadi kolam wabah di Indonesia. Salah satu penyebabnya karena PSBB sulit dilakukan di Surabaya.

Surabaya adalah kota industri berat yang masih mengoperasikan pabrik dan mall-mallnya. Banyak industri manufaktur besar di kota ini. Sebut saja Sampoerna, Maspion, Comfeed, Bimoli, dll. Semua pabrik tersebut sulit untuk dihentikan yang berdampak pada pergerakan masyarakat Surabaya tetap besar.

Butuh kepemimpinan yang mampu melobi perusahaan-perusahaan besar agar mengurangi pergerakan pegawainya. Dengan industri yang tetap bekerja, penyebaran virus tidaklah mudah untuk diatasi. Tidak mudah menghentikan perusahaan besar yang berproduksi untuk puluhan ribu orang.

Ketika ekonomi Surabaya hancur, maka ekonomi kota-kota satellite lainnya ikut menerima dampaknya. Untuk perbandingan antara kota industri dengan kota wisata, total pengangguran akibat Covid di Bandung 53.456 orang, sedangkan satu perusahaan seperti Sampoerna saja jumlah pegawainya lebih dari 25 rb orang.

Bisa dibayangkan bagaimana rumitnya mengatasi covid di kota yang berbasis industri berat yang memiliki ratusan hingga jutaan buruh pabrik. Jakarta mempunyai satu keuntungan besar dibandingkan Surabaya.

Industri besar di Jakarta beberapa berada di daerah satelit seperti di Banten dan Jawa Barat. Kondisi ini terpisah dari pusat kota yang mengakibatkan penanganan pembatasan pergerakan manusia lebih mudah. Bayangkan dengan Surabaya yang pabrik, pemukiman buruh, tempat distribusi, hingga tempat penjualan berada dalam satu rantai di kota yang sama.

Apabila melihat dari karakter kota terhadap pertumbuhan covid, maka Jakarta dan Surabaya adalah dua kota yang harus menjadi central dalam penanganan wabah. Kedua kota tersebut adalah kota manufaktur yang memiliki banyak kota satellite. Apabila penangan di dua kota itu baik, maka penanganan di kota-kota yang mengelilinginya akan jauh lebih mudah.

Bandung adalah contoh kota yang menjadi baik karena masyarakat Jakarta tidak melakukan banyak pergerakan ke kota-kota lain di Jawa Barat. Jawa Timur masih terus menanjak karena kota utamanya tidak bisa menangani industri manufakturnya disertai dengan pergerakan manusianya.

Aulia Mauludi
Penulis lepas
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Berpegangan Tangan dengan Leluhur

Oleh: Arlita Dea Indrianty, SMAN 36 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Bicara tentang Indonesia tidak akan membawa seseorang pada titik...

Penguatan Kultur Demokrasi di Indonesia

Sebagian persoalan dalam praktik demokrasi di Indonesia muncul dari kalangan elite yang membajak sistem. Masyarakat sebagai pemilik sah kedaulatan tertinggi dalam demokrasi hanya dijadikan...

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.