Minggu, Februari 28, 2021

Tongkat Otoritas : Bukti Kesesatan Kelompok Bahtera

Seksisme dalam Canda Program Pemerintah

Dalam masa pandemik COVID-19 ini, keterbatasan untuk mendapatkan pekerjaan menjadi sangat terlihat karena lambatnya pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pun muncul dengan berbagai solusi, contohnya melalui...

Darah Biru Politik, Antara Kekuatan dan Kelemahan

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Peribahasa ini tak pernah lekang oleh waktu. Kata-kata perumpamaan tersebut selalu digunakan untuk menggambarkan bahwa sifat dan karakter...

Harmonisasi Agama dan Sains, Pendidikan Islam Menuju Abad 21

Seorang guru yang merupakan produk lulusan pendidikan Belanda mengajar murid-murid generasi era ’90-an. Murid-murid generasi era ’90-an itu kemudian tumbuh menjadi para guru era...

Hari Pendidikan Nasional, Apa yang Berubah?

Hari Pendidikan Nasional atau yang disebut HARDIKNAS merupakan suatu bentuk apresiasi untuk pahlawan pendidikan Indonesia yakni Ki Hadjar Dewantara. Beliau dinobatkan menjadi Bapak Pendidikan...
Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known

Ini foto tongkat otoritas yg sangat banyak digunakan di kelompok saya yg lalu.Fungsinya sebagai senjata profetik yaitu sebagai lambang pemegang kuasa otoritas yg dari Tuhan.Yang artinya jika mempunyai tongkat tsb maka apa saja yg kita kerjakan dalam hidup itu diberikan keberhasilan karena ada mandat Tuhan yg menyertai. Punya kuasa otoritas atas seluruh aspek kehidupan Punya kuasa otoritas dalam menghadapi berbagai masalah. Punya kuasa otoritas dari kerajaan surga sehingga bisa memenangkan pertempuran/peperangan rohani dg iblis. Iblis tunduk pada kuasa otoritas Tuhan yg disimbolkan dg benda beruwujud tongkat otoritas tsb Tongkat otoritas ini sebenarnya mengambil dari dasar dari kisah ester yg mendapat perkenanan raja : Ester 5:2-3 (TB) Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu. Tanya raja kepadanya: “Apa maksudmu, hai ratu Ester, dan apa keinginanmu? Sampai setengah kerajaan sekalipun akan diberikan kepadamu.” 

Pengertian yg diberikan dahulu adalah sebagai Berikut : Kita selalu berharap agar kehidupan kita senantiasa menerima perkenanan Tuhan. Dalam menerima perkenanan Tuhan, maka kita akan senantiasa berharap untuk mendapatkan segala sesuatu di dalam kehidupan kita, tetapi jika kita tidak melakukan apapun maka hal tersebut sama seperti iman tanpa perbuatan dan itu adalah mati. Maka dari itu pada saat kita menginginkan perkenanan Tuhan terjadi maka kita harus berusaha untuk mendapatkan hal tersebut terjadi dalam kehidupan kita. 

Apa itu perkenanan Tuhan? Perkenanan Tuhan adalah pada saat Tuhan disenangkan maka Dia akan memberikan segala kemurahan, kemudahan, dan janji-janji Tuhan yang belum tergenapi akan diberikan kepada kita termasuk damai sejahtera. Wujud atau bentuk tongkat otoritas ini entah meniru dari mana yg pasti bulatan ditengah tsb adalah bulatan globe dunia, dan di atasnya ada mahkota yg modelnya ngopas2 mahkota kerjaan yurop2 an gitu deh. Itu maknanya otoritas untuk menguasai dunia. Sedangkan kemudian pada perkembangannya ada yg diberikan tambahan sayap di kiri dan kanan globe dunia tsb yg pengertiannya adl tentang sayap yg pengertian secara umumnya adl lambang terbang. Dan terbang tentunya dg pengertian posisi nya makin ke atas.

 Level makin naik makanya istilah next level sangat populer dan digemati di bahtera. Tinggi dan makin tinggi senantiasa. Higher than ever Itulah sebabnya di bahtera ada dikenal yg namanya “generasi penakluk dunia” yg lambangnya ya spt kepala tongkat tsb. Itu dasarnya diambil dari ayat2 FT yg dicomot sebagian yaitu di Roma 4:13 Roma 4:13 (TB) Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. Dipotong di kalimat ” ..ia akan memiliki dunia” itu saja Pernah saya jelaskan dan share kan di salah satu stts saya di fb bisa dicari sendiri. Dan tentunya juga diambil dari ayat di kejadian yaitu :

Kejadian 1:26 (TB) Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Yg diambil pengertiannya yaitu manusia sudah diberikan mandat oleh Allah untuk menguasai dunia Padahal bicara ayat kej 1:26 tsb sebenarnya adl mengingatkan bahwa manusia diciptakan Tuhan itu sudah dg disertai kuasa dan kemampuan untuk ” menaklukkan” dunia dalam pengertian dg bekerja mengusahakannya. Bendanya sendiri tsb tidak salah.

 Namun keberadaannya yg diberikan pengertian spt itu akhirnya menyebabkan kebanyakan ujungnya jadi tidak sadar fokus hati jadi bergeser, fokusnya jadi pada bendanya dan bukan kuasa Tuhan itu sendiriBanyak ( termasuk saya ) yg sangat takut jika ‘tori ‘ ini sampai hilang. Karena jadi muncul pemahaman bhw kehilangan tori tsb sama dengan kehilangan kuasa otoritas yg dari tuhan  Foto tori yg dicoret merah itu tori milik saya yg lalu. Beberapa dari follower bahtera yg memang dg sengaja membuat dan atau membeli yg terbuat dari logam mulia. 

Dijadikan liontin.Dulu kalau udah make liontin tsb weizzz … rasanya dah pede banget gitu dah  Gw punya otoritas nih Membawa otoritas dari tuhan  Tori dibuat dengan berbagai macam bahan dan banyak diperjualbelikan di sana. Sampai sekarang juga masih ada Foto terlampir adl berbagai macam bentuk tori yg digunakan di aliran bahtera Sesungguhnya dulu saya lupa bahwa dg menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat saya itu otomatis saya menerima otoritas dari kerajaan surga yaitu sebagai anak tebusan Darah Yesus Kristus. Otoritas kerajaan Allah sudah ada di dalam saya. Ga perlu dg bantuan alat peraga seperti anak TK

  Kesaksian Dari : @abigailyulie_ex aebk ( aliran eror berlabel kristen )

Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Terlalu Jauh Menjadikan 4 Nakes Penista Agama

Kasus Pemantang Siantar sungguh membuat kita semua kaget. Empat petugas kesehatan (Nakes) digugat oleh seorang suami yang istrinya meninggal karena Covid-19. Empat petugas kesehatan...

Jurnalisme Copy-Paste

Jurnalisme copy-paste adalah pekerjaan mengumpulkan, mencari dan menulis berita dengan menggunakan teknik salin menyalin saja. Seperti ambil berita di media lain atau dapat dari...

Robert Morey dan Orientalisme yang Melapuk

Orientalisme adalah satu diskursus ketimuran, yang bercokol pada kajian-kajian Barat dalam menginterpretasikan khazanah Timur—khususnya Islam. Pada kajian ini Islam dipandangan dalam objektifikasi Barat, namun...

Generasi Muda di Antara Agama dan Budaya

Oleh: Bernadien Pramudita Tantya K, SMA Santa Ursula Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Indonesia adalah negara yang kaya akan bahasa, budaya,...

Antara Kecerdasan Buatan, Politik, dan Teknokrasi

Di masa lalu, politik dan teologi memiliki keterkaitan erat. Para pemimpin politik sering mengklaim bahwa politik juga merupakan bentuk lain dari ketaatan kepada Tuhan;...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Perempuan dalam Isi Kepala Mo Yan

Tubuh perempuan adalah pemanis bagi dunia fiksi. Kadang diperlakukan bermoral, kadang sebaliknya, tanpa moral. Naluri bebas dari perempuan yang manusiawi, memendam dengki dan membunuh...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Jurnalisme Copy-Paste

Jurnalisme copy-paste adalah pekerjaan mengumpulkan, mencari dan menulis berita dengan menggunakan teknik salin menyalin saja. Seperti ambil berita di media lain atau dapat dari...

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.