Senin, Maret 1, 2021

Relevansi Islam Keindonesiaan

Bibliosida, Pendidikan, dan Konflik

Pemberangusan, pembakaran, pelarangan, penyensoran, dan penghancuran buku atau yang dikenal dengan istilah bibliosida telah terjadi sejak zaman Sumeria kuno pada 4100-3300 SM sebagaimana temuan...

Open House dan Silaturahmi Senyap

Seperti biasanya, pada saat Hari Raya Idul Fitri, sejumlah pejabat negara menggelar acara Open House di kediamannya masing-masing. Acara gelar griya ini dimaksudkan sebagai...

Game Online, Makanan Remaja Masa Kini

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di era milenial saat ini sangatlah pesat mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan dan  pengaruh...

Penabur Hoaks Ketakutan, Benarkah Ratna Sarumpaet Terancam?

Nyanyian hoaks Ratna Sarumpaet sungguh membuat sejumlah tokoh nasional dan elit politik di negeri ini benar-benar mengalami rasa takut yang luar biasa. Contohnya politisi...
Muhammad Dudi Hari Saputra
Industrial Ministry Expert Staff

Oleh M. Dudi Hari Saputra, MA.
Pengurus Kahmi Samarinda

Jujur, saya termasuk orang yang menolak anggapan bahwa Islam ini terkotak-kotak kedalam aliran atau kebangsaan tertentu (misal: Islam-Lebanon, Islam-Iran, Islam-Arab atau Islam-Indonesia, dsb.).
Karena prinsip Islam sendiri yang universal, dan tidak terbatasi oleh konsep negara (ala Westphalia), sehingga terminologi agama Impor-Ekspor menjadi fallacy karena nya.

Tapi, secara filosofis memang ketika sebuah prinsip atau nilai universal, diaplikasikan pada tataran metodologi atau aplikasi, akan terjadi partikularisasi, baik itu karena pengaruh epistemologi, maupun budaya.
Sehingga menolak Islam yang terfragmentasi itu sulit, karena ibaratnya seperti: seorang guru menyampaikan sebuah pelajaran ke 50 muridnya, tentu sang murid tak semuanya sama dalam memahami pelajaran guru, karena ada pra-kondisi dan epistemologi murid yang membentuk penilaian nya sendiri terhadap konsep (tashawur) yang dia terima dari guru.

Maka, ada 2 poin yang ingin saya sampaikan:

1. Bahwa Islam dengan sendirinya, pasti mengalami percabangan, tapi bukan berarti tidak ada tiitk temu, sekedar meminjam terminologi Kuntowijoyo: jika di Barat, Sosialisme dan Liberalisme pun memiliki banyak aliran, begitu halnya dengan Islam sebagai sebuah paradigma maupun ideologi.
2. Walau Islam itu sendiri terfragmentasi, tapi penggunaan istilah/terminologi agama ekspor-impor itu tidak tepat, karena kita mendapati realitas bahwa nilai-nilai yang ada sudah bercampur baur dan membentuk karakteristik tersendiri: sehingga dalil bahwa ini agama atau paham impor, tertolak dengan sendirinya, pernyataan ini tidak benar (menurut saya pribadi), karena pengetahuan dan nilai itu bersifat immaterial, yang tidak mengenal sekat atau batas negara.

Adapun tambahan bagi saya:

Sebenarnya, saya lebih nyaman dengan penyebutan akan adanya diskursus Islam-Keindonesiaan, tapi ia sendiri terbuka, inklusif, rahmatan lil alamin (Universal), dan menerima perbedaan (karena secara epistemologis, sulit menolak fragmentasi, tapi bukan berarti nilai-nilai universal tidak bisa dipegang).
Daripada, mengklaim Islam sebenarnya (sehingga Islam atau kredo diluar pemahamannya pasti salah), sehingga menjadi sempit (eksklusif), tertutup, dan sulit menerima perbedaan.

Jadi yang diperjuangkan adalah pengetahuan dan nilai-nilai universal itu sendiri, walau pasti tersekat kedalam bentuk-bentuk atau identitas partikularnya, daripada memiliki pengetahuan dan nilai-nilai sempit, tapi memaksa bentuk atau identitas partikularnya menjadi universal.

Muhammad Dudi Hari Saputra
Industrial Ministry Expert Staff
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Terlalu Jauh Menjadikan 4 Nakes Penista Agama

Kasus Pemantang Siantar sungguh membuat kita semua kaget. Empat petugas kesehatan (Nakes) digugat oleh seorang suami yang istrinya meninggal karena Covid-19. Empat petugas kesehatan...

Jurnalisme Copy-Paste

Jurnalisme copy-paste adalah pekerjaan mengumpulkan, mencari dan menulis berita dengan menggunakan teknik salin menyalin saja. Seperti ambil berita di media lain atau dapat dari...

Robert Morey dan Orientalisme yang Melapuk

Orientalisme adalah satu diskursus ketimuran, yang bercokol pada kajian-kajian Barat dalam menginterpretasikan khazanah Timur—khususnya Islam. Pada kajian ini Islam dipandangan dalam objektifikasi Barat, namun...

Generasi Muda di Antara Agama dan Budaya

Oleh: Bernadien Pramudita Tantya K, SMA Santa Ursula Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Indonesia adalah negara yang kaya akan bahasa, budaya,...

Antara Kecerdasan Buatan, Politik, dan Teknokrasi

Di masa lalu, politik dan teologi memiliki keterkaitan erat. Para pemimpin politik sering mengklaim bahwa politik juga merupakan bentuk lain dari ketaatan kepada Tuhan;...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Perempuan dalam Isi Kepala Mo Yan

Tubuh perempuan adalah pemanis bagi dunia fiksi. Kadang diperlakukan bermoral, kadang sebaliknya, tanpa moral. Naluri bebas dari perempuan yang manusiawi, memendam dengki dan membunuh...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Jurnalisme Copy-Paste

Jurnalisme copy-paste adalah pekerjaan mengumpulkan, mencari dan menulis berita dengan menggunakan teknik salin menyalin saja. Seperti ambil berita di media lain atau dapat dari...

Kenapa Saya Mengkritik Mas Anies?

Dua hari yang lalu saya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Mas Anies Baswedan melalui unggahan akun Instagram. Soalnya Mas Anies melempar kesalahan pada curah hujan dan...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.