Jumat, Januari 22, 2021

Ratna Sarumpaet Raih Piala Oscar 2019 (Satire)

Otonomi Militer dalam Supremasi Sipil

Taufik Abdullah mengatakan, penguasaan terhadap organisasi profesional menjadi ukuran dari kemampuan suatu golongan untuk memaksakan keinginannya kepada golongan lain. Dengan kata lain, penguasaan organisasi...

TNI dan Makar

Menarik bahwa mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa tidak ada kamusnya TNI makar (TVOne, 11/6/2019). Pernyataan itu terkait dengan hasil penyidikan...

Homogenisasi Budaya dan Siasat Hibriditas

Jebakan liberalisasi dalam politik kebudayaan merupakan ancaman nyata bagi pengembangan kebudayaan. Meskipun telah lahir Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, nampaknya posisi...

Kesehatan Mental dan Buruh

Kerja adalah cerminan kesehatan jiwa. Semakin baik tempat kerja, semakin kecil kemungkinan kita mengalami masalah kejiwaan. Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nation secara...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Ratna Sarumpaet berhasil menyabet piala Oscar 2019 sebagai aktris terbaik untuk kategori film Hoaks. Akting Ratna dalam Film Operasi Plastik mampu meluluhkan hati para juri, pengamat film dan sederet artis ternama dunia dan Amerika Serikat (AS).

Satu minggu sebelum perhelatan piala Oscar digelar, puluhan media online di kota Los Angeles sudah ramai memberitakan film Operasi Plastik dan membuat gempar dunia perfilman Hollywood. Salah satu majalah hiburan terkenal di AS, The Days menjuluki Ratna Sarumpaet sebagai aktris layar lebar multitalenta di era teknologi film digital. Figur Ratna langsung menjadi trending topic dunia di sosial media.

Malam puncak ajang penyerahan piala Oscar yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (25/2/2019) atau Minggu malam waktu setempat, begitu bergemuruh ketika nama Ratna Sarumpaet dinobatkan sebagai aktris terbaik.

Dalam pernyataan tertulisnya, mantan Ketua Panitia Piala Oscar 2018, Bruce Davis mengatakan, dia sangat terharu dengan berhasilnya salah satu aktris Indonesia meraih piala Oscar 2019. “Ini pertama kali dalam sejarah bahwa film kategori hoaks mampu membuat seantero pelakon film di AS dan dunia terpesona. Seluruh tim juri piala Oscar memberi penilaian khusus untuk akting Ratna dan film Operasi Plastik yang diproduksi oleh Oposisi Picture Production,” kata Bruce kepada Rojali koresponden BetawiToday di The Broadway Theater District, Los Angeles, 27 Februari 2019 lalu.

Ratna Sarumpaet Kalahkan Lady Gaga

“Mengapa film Operasi Plastik mampu membuat heboh insan perfilman dunia dan AS?” Tanya Rojali kepada Bruce.

Bruce tersenyum sambil menarik nafas dalam-dalam, “Film Operasi Plastik memiliki unsur kejutan yang sangat monumental dan ini belum pernah ada dalam sejarah perfilman dunia sejak piala Oscar pertama kali diselenggarakan. Kru film ini mampu menangkap peluang pasar dan selera konsumen film dunia. Hanya dalam waktu singkat film Operasi Plastik bisa menggeser perhatian dunia sinema di jagat raya. Akting Ratna Sarumpaet dalam film ini sangat luar biasa,” ucap Bruce.

Bruce menegaskan, film Operasi Plastik telah memberi sinyal bahwa film berkategori hoaks layak menjadi fokus perhatian para insan perfilman. “Sebuah cerita film tidak harus selalu diangkat dari kisah nyata saja, tapi bisa juga dari kabar bohong. Film yang diproduksi dari kabar bohong atau hoaks kalau dikemas dengan apik, maka hasilnya sangat fantastis. Buktinya film Operasi Plastik berhasil meraih Oscar,” tandas Bruce sambil menambahkan bahwa kualitas akting Ratna Sarumpaet dalam film Operasi Plastik sangat sulit diukur dalam logika sinematografi.

Salah satu kandidat pemenang yang beberapa waktu lalu dijagokan meraih Oscar seperti Lady Gaga dalam film A Star Is Born, ternyata gagal dan kalah oleh akting cemerlang Ratna Sarumpaet.

Inilah para pemenang piala Oscar 2019, film terbaik: Green Book, sutradara terbaik: Alfonso Cuaron (film Roma), aktor utama terbaik: Rami Malek (film Bohemian Rhapsody), aktris utama terbaik: Ratna Sarumpaet (film Operasi Plastik), aktor pendukung terbaik: Mahershala Ali (film Green Book) dan aktris pendukung terbaik: Regina King ( filmIf Beale Street Could Talk)

Film Box Office

Sejumlah media hiburan di AS memberitakan bahwa film Operasi Plastik juga telah mengalahkan popularitas film The Hoax yang dibintangi Richard Gere yang dirilis tahun 2007 silam. Film The Hoax mengisahkan tentang seorang jurnalis investigasi dan novelis terkemuka AS, Clifford Irving yang melakukan kebohongan publik saat menulis buku otobiografi miliarder Howard Hughes.

Buku itu ditulis seolah-olah merupakan hasil wawancara langsung dengan sang miliarder. Namun, faktanya semua tulisan di buku itu hanya imajinasi belaka penulisnya. Sang miliarder, Howard Hughes juga membantah keras pernah diinterview Clifford Irving.

Sedangkan film Operasi Plastik yang dibintangi Ratna Sarumpaet mengisahkan tentang kehidupan seorang aktivis politik perempuan tua yang ingin berparas cantik dengan cara melakukan operasi plastik di wajahnya. Namun, tampilan muka babak belur akibat proses operasi, digarap menjadi sebuah film bergenre kekerasan oleh rumah produksi Oposisi Picture Production. Kemudian, film ini disebar ke sosial media dan langsung menuai polemik hebat. Film ini sukses merebut perhatian penonton dan menjadi salah satu film box office paling legendaris dalam sejarah perfilman Indonesia dan dunia.

Dari Indonesia dikabarkan, seluruh kru rumah produksi Oposisi Picture Production akan segera menggelar syukuran massal untuk merayakan momentum fenomenal ini. Kabarnya, film Operasi Plastik akan diputar serentak di seluruh bioskop di AS dan Eropa pertengahan Mei 2019 mendatang. Sedangkan di Indonesia, film ini sudah tayang di bioskop sejak awal Oktober 2018 lalu. Selamat dan sukses buat Ratna Sarumpaet. Salam sruput teh tubruknya bro dan sis…

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Capitol, Trump, dan Biden

Menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS, 20 Januari ini (Rabu malam waktu Indonesia), Washington kembali tegang. Penyerbuan gedung Capitol, Washington -- simbol demokrasi...

Pelantikan Joe Biden dan Pembangkangan Trump

Pelajaran Demokrasi untuk Dunia yang Terus Berubah Washington tegang menjelang pelantikan Presiden Joe Biden dan Kemala Harris, 20 Januari 2021. Kondisi ini terbentuk akibat pembangkangan...

Proyeksi OPEC, Konsumsi Migas Dunia akan Meningkat

Senin (18/1) penulis berkesempatan untuk memberikan kuliah umum secara daring dengan adik-adik di Politeknik Akamigas Cepu, Jawa Tengah. Maraknya pemberitaan mengenai kendaraan listrik dan...

Revolusi Azyumardi Azra

Ketika masih sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA), setingkat SMA, di Pariaman, Sumatera Barat, Azyumardi Azra mengirim puisi berbahasa Inggris ke Harian The Indonesian...

Towards Success: Re-evaluating Indonesia Ecological Development

Indonesia has long been an active participant of the environmental policy formation and promotion. Ever since 1970, as Dr Emil Salim appointed as the...

ARTIKEL TERPOPULER

Revolusi Azyumardi Azra

Ketika masih sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA), setingkat SMA, di Pariaman, Sumatera Barat, Azyumardi Azra mengirim puisi berbahasa Inggris ke Harian The Indonesian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Pandangan Mochtar Lubis Terhadap Kemunafikan Manusia Indonesia

Pernyataan Mochtar Lubis dalam naskah pidato Manusia Indonesia (kemudian diterbitkan menjadi buku) sampai sekarang pidato ini masih relevan untuk dibahas, baik kalangan awam maupun...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.