Minggu, April 11, 2021

Ranking Kampus Dunia: Jangan Salah Kaprah

Irak Tak Melulu Tentang Perang, Kemiskinan dan Keterbelakangan

Satu hal yang langsung terlintas dalam pikiran dan tergambar dalam bayangan ketika terucap nama Irak adalah sebuah padang sahara nan gersang , reruntuhan bangunan...

Islam dan Nasionalisme Indonesia, Polemik yang Tak Berkesudahan

Islam dan Indonesia selalu menarik diperbincangkan, apalagi ketika dikaitkan dengan isu-isu sosial politik. Tidak saja karena populasi muslim di negeri ini yang sering disebut-sebut...

Anak Papua dan Pancasila

Setiap 1 Juni merupakan hari lahirnya slogan negara Republik Indonesia yakni “berbeda-beda tetapi tetap satu (5 sila)”. Segenap tokoh-tokoh terdahulu mencetuskan Pancasila sebagai rumusan...

Hati-Hati dengan Orang Baik Jelang Pemilu

Sebelumnya, saya akan menceritakan suatu peristiwa yang cukup mengocok perut. Ceritanya begini. Pada Pemilu tahun 2014, pukul 19:00 saya berdiam diri di dalam kamar kos...
Taufik Mulyadin
Education Enthusiast at Binus University

Baru-baru ini dunia pendidikan tinggi kita mendapatkan gabar gembira. Lima perguruan tinggi (PT) asal Indonesia menempati 10 universitas Islam terbaik dunia. Bahkan salah satunya berada di posisi puncak: Universitas Muhammadiyah Malang (1), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (4), Universitas Muhammadiyah Surakarta (8), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (9), dan Universitas Islam Indonesia (10). Peringkat ini dirilis oleh UniRank di tahun 2021.

Masuknya sejumlah PT Indonesia sebagai universitas Islam terbaik dunia patut kita banggakan dan syukuri. Namun, kita harus tetap hati-hati saat mendapati frase “universitas terbaik dunia”. Bukan berarti ketika sebuah PT disematkan frase itu berarti jadi yang terbaik di semua hal. Jangan sampai salah kaprah.

Pertanyaan pertama yang harus kita lontarkan saat membaca daftar ranking kampus dunia, yang dimaksud universitas terbaik dalam pemeringkatan ini apa? Perlu kita ingat, setiap lembaga pemeringkatan kampus dunia seringkali menggunakan ukuran dan metode yang berbeda. Tidak terkecuali UniRank.

Berdasarkan informasi dalam laman resminya (www.4icu.org), pemeringkatan yang dilakukan UniRank bukan berbasiskan indikator akademik. Yang menjadi dasar penilaian utama UniRank ialah laman resmi PT dengan menggunakan “web metrics yang valid, tidak bias, dan mandiri yang didapat dari sumber web intelligence yang independen.” Ada lima web intelligence yang menjadi sumber data: Moz Domain Authority, Alexa Global Rank, SimilarWeb Global Rank, Majestic Reffering Domains, dan Majestic Trust Flow.

Bisa dibilang UniRank meranking kampus dengan mengukur popularitasnya secara daring. Jadi kelima kampus Indonesia yang masuk dalam 10 universitas Islam terbaik dunia berarti kampus Islam paling populer di jagat raya daring dibandingkan kampus lainnya di dunia. Hasil ini berdasarkan performa laman resmi yang dimiliki kampus tersebut.

Kritis Membaca dan Menggunakan Ranking

Bersikap kritis saat membaca atau menggunakan rangking kampus dunia menjadi sebuah keharusan. Menelan mentah-mentah label universitas terbaik dunia bisa sangat berbahaya. Bahkan bukan tidak mungkin hal ini bisa berujung pada opini publik yang sesat.

Masuknya sejumlah PT Indonesia dalam daftar universitas Islam terbaik dunia oleh UniRank telah menyedot banyak perhatian publik. Banyak media besar Indonesia yang memberitakannya. Sayangnya, sedikit sekali pemberitaan yang menjelaskan bagaimana UniRank melakukan pemeringkatan. Apalagi penulis menemukan ada pemberitaan yang justru salah menginformasikan indikator yang digunakan UniRank. Besar kemungkinan banyak publik yang ‘terkecoh’.     

Publik yang salah memahami ranking universitas Islam terbaik dunia oleh UniRank akan berpikir kampus yang berada di daftar teratas merupakan kampus terbaik termasuk dalam hal akademiknya. Capaian ini bahkan terus diselebrasi dan dipromosikan. Harapannya, label universitas terbaik dunia dapat meningkatkan kepercayaan publik dan selanjutnya mengkatrol jumlah mahasiswa yang mendaftar ke PT tersebut.

Padahal sudah sangat jelas UniRank menyatakan bahwa pemeringkatan yang dilakukannya tidak sama sekali melihat kualitas akademik atau layanan pendidikan. Bahkan, UniRank sendiri tidak menyarankan menggunakan ranking yang diriliskan sebagai acuan utama calon mahasiswa dalam memilih PT. Tapi, mirisnya informasi ini absen di banyak pemberitaan.

Henk F Moed, peneliti di Sapienza University of Rome dan sebelumnya di Leiden University, menyatakan sah saja PT berpartisipasi dalam pemeringkatan berbasis popularitas. Pemeringkatan ini berguna untuk mengukur efektifitas pengelolaan dan penyampaian informasi kepada publik, misal melalui laman, yang dilakukan oleh PT. Dari hasil pemeringkatan, kampus akan mendapatkan masukan apa saja yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Untuk mengukur hal lainnya, misal akademik, kampus disarankan menggunakan pemeringkatan lainnya.

Moed pun mengingatkan jangan sekali-kali PT menjadikan ranking kampus dunia apa pun sebagai tujuan. Hal ini hanya akan banyak menghabiskan pikiran, tenaga, dan biaya yang seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan lain yang lebih esensial, misal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Yang tak kalah penting dari ranking kampus dunia adalah kebermanfaatan pendidikan dari PT yang didapati dan dirasakan oleh mahasiswa dan masyarakat.

Besar harapan PT dan pihak terkait lainnya di Indonesia bisa lebih bijak dalam menanggapi dan menggunakan ranking kampus dunia. PT harus mendalami betul hasil pemeringakatan yang didapatnya dan menjadikannya sebagai sarana perbaikan. Kemudian publik pun harus diberikan informasi yang transparan apa dan bagaiamana pemeringkatan itu dilakukan. Bukan cherry picking.

Taufik Mulyadin
Education Enthusiast at Binus University
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang...

Laporan Keuangan? Basi?

Berbicara soal laporan keuangan, tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang ekonomi, apalagi yang bergelut dalam dunia akuntansi. Secara singkat, laporan keuangan adalah...

Mengenang Hans Küng (1928-2021), Tokoh Dialog Antar Agama

Bagi para pegiat dialog antar agama, sosok dan pemikiran Hans Küng tak asing lagi. Namanya kerap disebut seiring dengan pemikirannya tentang upaya mewujudkan perdamaian...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Kudeta Militer Myanmar, Asumsi Media Tentang Posisi Indonesia

Pada awal tahun 2021 dunia internasional dikejutkan dengan peristiwa yang terjadi di salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yakni Myanmar. Negara yang dulunya...

ARTIKEL TERPOPULER

Jihad Versi Kristen?

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata jihad sebagai usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan. Mengamati definisi ini paling tidak kita memiliki pengertian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Remaja dan Zona Nyaman

Remaja pada umumnya selain terlihat fisiknya yang berubah, tetapi juga mengubah perlahan tentang pola pikirnya. Pola pikir ini berhubungan dengan sebuah tahanan sesorang remaja...

Presiden Joe Biden: Gesture pada Islam dan Dunia Muslim

Joe Biden telah empat bulan lalu dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke 46 pada 20 Januari 2021. Joe Biden bersama pasangan wakil presiden Kamala...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.