OUR NETWORK

Perseteruan Kedua Organisasi Mahasiswa Saat Musim Maba

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) salah satunya.

Kampus di Indonesia setiap tahunnya merayakan perhelatan akbar menyambut mahasiswa baru (Maba). Masing-masing kampus memiliki tradisi yang berbeda beda. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) salah satunya.

Perhelatan akbar yang dimulai dari prapesmaba, gladi kotor, gladi bersih, hingga ke pucak yang terakhir yakni pesmaba. Melalui rangkaian prapesmaba mahasiswa baru dikenalkan tentang semua hal-hal yang berkaitan dengan kampus.

Dari jajaran rektorat, jajaran dosen bahkan sampai ke jajaran senat mahasiswa fakultas. Implementasi tri dharma perguruan tinggi mulai ditanamkan dalam diri mahasiswa baru. Terlepas dari prapemaba rangkaian belum beranjak selesai.

Rangkaian  berlanjut dengan gladi kotor yang dimana mahasiswa baru dimantapkan lagi tentang hal-hal yang sudah disampaikan waktu prapesmaba. Selanjutnya beralih ke gladi bersih dimana mahasiswa baru dipersiapkan secara optimal untuk menuju ke rangkaian pesmaba.

Ini yang dinanti-nanti semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) karena dengan variasi flashmobnya. Wajar saja perhelatan ini menjadi ciri khas yang cukup bergengsi untuk dibandingkan antar mahasiswa baru dari universitas yang berbeda. Bahkan menghadirkan mahasiswa luar negeri menambah perhelatan ini semakin bergengsi.

Pengenalan mahasiswa baru terhadap almamater tidak berakhir di univ saja karena mahasiswa baru akan dikenalkan ke tingkat yang lebih dasar yaitu ditingkat fakultas dan jurusan.

UMM mewariskan tradisi penyambutan yang beragam. Karena setiap fakultas memiliki tradisi penyambutan keluarga baru yang berbeda-beda. Pesmaba dilaksanakan selama tiga hari dan setiap harinya di isi dengan materi maupun pengenalan. Pengenalan dimulai dari jajaran rektorat, jajaran dekanat, jajaran dosen yang mengajar di fakultas tersebut bahkan sampai ke administrasi yang berkaitan dengan kemasiswaaan.

Selanjutnya pengenalan dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang bermacam-macam hingga sampai pada pengenalan ketua himpunan mahasiswa jurusan. Dan terakhir pengenalan organisasi ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM).

Ikatan mahasiswa muhammadiyah ialah organisasi mahasiswa islam di indonesia yang memiliki hubungan struktural dengan organisasi muhammadiyah dengan kedudukan sebagai organisasi otonom. Memiliki tujuan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. Keberadaan IMM di perguruan tinggi muhammadiyah telah diatur secara jelas dalam qoidah pada bab 10 pasal 39 ayat 3: “Organisasi mahasiswa yang ada di dalam perguruan tinggi muhammadiyah adalah Senat mahasiswa dan ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM)”.

Tetapi berbeda dengan salah satu organisasi mahasiswa yakni himpunan mahasiswa islam (HMI). Banyak mahasiswa baru yang belum mengenal organisasi mahasiswa karena adanya faktor-faktor internal didalam kampus. Dinamika yang dimainkan saat musim mahasiswa baru sangatlah arogan.

Oleh karena itu organisasi mahasiswa ini sulit untuk menampakan diri didalam kampus. Seperti yang kita ketahui himpunan mahasiswa islam adalah organisasi mahasiswa yang di himpun oleh mahasiswa yang beragama Islam.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan suatu organisasi yang bernafaskan Islam dan bersifat independen atau bebas dan merdeka tidak tergantung dan memihak dengan kelompok atau golongan tertentu.

HMI telah berdiri sejak 5 februari 1947 dan sampai sekarang organisasi ini masih berkiprah dan terus berkembang ke berbagai universitas yang dimana suatu universitas tersebut terdapat mahasiswa islam maka di universitas tersebut terdapat organisasi HMI. organisasi ini sangatlah luas seiring dengan banyaknya perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di indonesia.

Diselah-selah waktu himpunan mahasiswa islam juga mulai menampakan diri dengan secara diam-diam masuk ke dalam kampus untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru.

Meskipun kedatangan himpunan mahasiswa islam sering dimata-matain bahkan sampai dihadang. Tetapi semua itu tidak menyurutkan semangat HMI untuk terus menyambut kedatangan mahasiswa baru. Tujuan dari kedua organisai mahasiswa ini adalah untuk menunjuk eksistensi suatu organisai agar dikenal oleh mahasiswa baru. Terkadang demi eksistensi suatu organisasi, kita bahkan sampai lupa akan niai-niai kebaikan didalamnya.

Pada pesmaba periode 2018-2019 yang dimana saat itu himpunan mahasiswa islam dari ke-enam komisariat yang ada di UMM berkumpul dan mengatur strategi untuk masuk kedalam kampus dalam rangka menyambut kedatangan mahasiswa baru. Strategi yang dilakukan HMI yakni membagikan brosur kepada mahasiswa kali ini kurang berhasil.

Brosur yang dibagi kepada mahasiswa baru ternyata diambil kembali oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan alasan agar menjaga keamanan dan ketertipan saat pesmaba berlangsung. Hal itu diketahui oleh HMI, dan pihak-pihak tersebut langsung di datangi dan menanyakan atas alasan apa anda mengambil brosur kami ? Terjadilah perdebatan yang cukup lama dari ke dua belah pihak ini dan hampir terjadi kontak fisik.

Perlu di ingat pada semua anggota maupun kader dari ke-dua organisasi mahasiswa bahwasahnya pada saat pertengkaran itu banyak mahasiswa baru yang kebetulan sudah selesai kegiatan pesmaba berlalu-lalang lewat didepan pertengkaran itu. Beribu-ribu mahasiswa baru menyaksikan kejadian yang tidak sepatutnya dilakukan oleh senior-seniornya. Perlu disadari bahwa Perilaku itu justru hanya akan merugikan ke-dua organisasi mahasiswa tersebut karena akan menjatuhkan marwah dari ke-dua organisasi.

Kejadian seperti ini memang wajar-wajar saja apalagi di momen-momen pesmaba. tetapi yang perlu diingat bahwasanya perbedaan ideologi/pandangan tidak untuk  menjatuhkan atau mencedrai salah satu dari ke-dua organisasi mahasiswa ini. Apalagi ke-dua organisasi ini berbaur dengan islam. Islam tidak mengajarkan untuk saling bertengkar sesama kita tetapi islam mengajarkan kita akan kedamaian.

Dengan demikian, perseteruan ke dua organisasi ini sudah menjadi hal biasa apalagi pada momen pesmaba. Tetapi yang perlu diingat bahwasanya perbedaan ideologi/pandangan tidak menjadikan kita untuk saling bermusuhan. Untuk itu marilah kita bersama-sama baik dari ke-dua organisai yang berbaur Islam ini, merenung dan memikirkan tentang makna yang terkandung dalam al-qur’an tersebut agar tidak ada kejadian-kejadian yang serupa. Kejadian itu justru hanya akan merugikan sesama kita.

Solusi dari perseteruan ini adalah biarkan ke-dua organisasi mahasiswa ini bebas menunjukan eksistensinya selama tidak melanggar aturan-aturan yang berlaku didalam dikampus. Karena tujuan ke-dua organisasi sama halnya ingin mencetak kader-kader yang berkualitas guna untuk mengabdi dan mengubah peradaban bangsa.

Zulkifli Hidayat lahir di Tawau, 14 November 1997 dan sekarang lagi menempuh perkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian-peternakan. "Belajarlah dari sebatang pohon, ia tetap berdiri tegak dan begitu kokoh menanti sang angin datang menerpahnya. meskipun begitu, ia tak perna menyerah untuk terus bertahan hidup dan terus tumbuh".

TINGGALKAN KOMENTAR

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

    Processing files…