Minggu, April 11, 2021

Perluasan Pengaruh Israel di Kawasan Melalui Jalur Kereta Api

Pertemuan IMF-World Bank 2018, Pemborosan atau Investasi?

Tahun 2018 menjadi tahun yang monumental bagi Indonesia, negara kita dipercaya dunia sebagai tuan rumah dua acara besar berskala internasional yaitu Asian Games 2018...

Berdamai dengan Kabut Asap

Ada tiga informasi penting yang diangkat oleh media massa berhubungan dengan kabut asap: Pertama, pekatnya asap yang melanda Provinsi Jambi, mengharuskan Pemprov Jambi mengambil...

Realitas Simbolik dan Antitesis Politik Generasi Milenial

Dalam simbol ada jejak pengalaman, makna, nilai dan emosi. Dan jejak itu semakin sulit dihapus dalam suasana hari ini, bukan karena telah jadi bagian...

Mendiagnosa Jelaga Demokrasi

Masa kampanye Pilpres dimulai. Hilir masih jauh untuk dikayuh, namun terasa jeram mulai mengadang. Sejak pemilihan umum nasional tahun 2009 dan tahun 2014 ada...
Muhamad Munir
Mahasiswa S3 Jurusan Hukum Islam di WISE University- Jordan

Pada 22 Maret 2021, Kepala Dewan Ekonomi Nasional Israel, Avi Simhon menyatakan bahwa Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) tengah merancang pembangunan proyek kereta api yang menghubungkan Abu Dhabi dengan Haifa. Jalur Kereta api ini akan melintasi negara Yordania dan Arab Saudi. Simhon juga menegaskan ada peluang besar melaksanakan proyek ini karena sebagian besar jalur kereta api di Israel, UEA, dan Arab Saudi telah beroperasi kecuali di Yordania yang membutuhkan pembangun sekitar 200 hingga 300 kilometer.

Kerja sama erat antara Israel dengan UEA terus meningkat sejak terjalinnya kesepakatan damai antara UEA dan Israel pada 13 Agustus 2020 yang dimediasi oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah Donald Trump. Pembuatan jalur kereta api yang menghubungkan antara Israel dengan UEA diprediksi telah dirancang matang oleh Israel sebelum kesepakatan damai resmi antara kedua negara. Hal ini tentunya akan menguntungkan Israel dalam segi ekonomi dan politik.

Terkait ekonomi, Israel akan menggunakan jalur darat kereta api sebagai pengangkut komoditas ekspor Israel ke UEA dan negara Teluk lainnya, seperti Arab Saudi dan Bahrain. Sedangkan terkait keuntungan politik, Israel akan lebih mendapat legitimasi aneksasi Tepi Barat Palestina untuk leluasa memperluas wilayah dan permukiman Israel, karena jalur kereta api tersebut akan meilintas Tepi Barat, Yordania, dan Arab Saudi.

Keeratan hubungan Israel dengan UEA bukanlah sesuatu yang baru, sebelumnya Israel dan UEA secara diam-diam telah melakukan hubungan selama dua dekade, sejak 1990-an. Hubungan itu difokuskan pada tukar menukar informasi intelijen dan jual beli senjata. Pembelian senjata Israel oleh UEA terus meningkat sejak kunjungan rahasia Panglima Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Gadi Eizenkot ke UEA pada November 2018 dan melakukan pertemuan dengan Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan dan para pejabat keamanan UEA.

Dalam kunjungan tersebut dibahas mekanisme penjual senjata dari Israel ke UEA, serta kunjungan balasan dilakukan oleh delegasi pejabat keamanan UEA ke Angkatan Udara Israel untuk melihat kemampuan jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat yang telah dikembangkan oleh Israel yang kemudian UEA berkomitmen untuk membelinya disamping pembelian alutsista dan tekhnologi perang lainnya.

Keberhasilan Israel menjalin hubungan erat dengan UEA diprediksi akan dijadikan kendaraan Israel untuk memperluas pengaruhnya di kawasan. Israel tidak lagi menggunakan pendekatan kelasik yang selama ini dilakukannya dalam melobi Yordania secara dua arah untuk mengontrol zona penyangga di perbatasan timur Israel dari gangguan yang mengancam keamanan Israel.

Namun Israel akan menggunakan tangan UEA untuk melancarkan kepentingan dan misinya di Timur Tengah. Selain itu, pendirian jalur kereta api yang terbentang dari negara Teluk ke Isreal akan memutuskan jalur kereta api antara negara-negara Arab dengan Turki yang telah tersambung sejak dinasti Ottoman. Hal ini juga dilakukan oleh Israel dalam rangka mencegah kembalinya pengaruh Turki di kawasan.

Eratnya hubungan Israel dan UEA tentunya sangat menguntungkan pihak Israel, di mana Israel mendapat tempat tinggi di negara-negara Teluk, keeratan hubungan dengan UEA digunakan juga oleh Israel untuk menjangkau negara terdekat UEA, seperti  Bahrain,  Arab Saudi, Oman, Mesir dan Yordania.Bahkan Israel telah berhasil mengalihkan isu jajahannya terhadap Palestina menjadi isu Iran dan Turki yang dianggap sebagai musuh bersama. Saat ini Israel telah memegang kunci pemain inti di kawasan sehingga memudahkan Israel untuk memposisikan dirinya sebagai koordinator keamanan dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.

Muhamad Munir
Mahasiswa S3 Jurusan Hukum Islam di WISE University- Jordan
Berita sebelumnyaRemaja dan Zona Nyaman
Berita berikutnyaJihad Versi Kristen?
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang...

Laporan Keuangan? Basi?

Berbicara soal laporan keuangan, tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang ekonomi, apalagi yang bergelut dalam dunia akuntansi. Secara singkat, laporan keuangan adalah...

Mengenang Hans Küng (1928-2021), Tokoh Dialog Antar Agama

Bagi para pegiat dialog antar agama, sosok dan pemikiran Hans Küng tak asing lagi. Namanya kerap disebut seiring dengan pemikirannya tentang upaya mewujudkan perdamaian...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Kudeta Militer Myanmar, Asumsi Media Tentang Posisi Indonesia

Pada awal tahun 2021 dunia internasional dikejutkan dengan peristiwa yang terjadi di salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yakni Myanmar. Negara yang dulunya...

ARTIKEL TERPOPULER

Jihad Versi Kristen?

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata jihad sebagai usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan. Mengamati definisi ini paling tidak kita memiliki pengertian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Remaja dan Zona Nyaman

Remaja pada umumnya selain terlihat fisiknya yang berubah, tetapi juga mengubah perlahan tentang pola pikirnya. Pola pikir ini berhubungan dengan sebuah tahanan sesorang remaja...

Presiden Joe Biden: Gesture pada Islam dan Dunia Muslim

Joe Biden telah empat bulan lalu dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke 46 pada 20 Januari 2021. Joe Biden bersama pasangan wakil presiden Kamala...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.