Banner Uhamka
Kamis, September 24, 2020
Banner Uhamka

Hari Santri, Ribuan Santri di Kecamatan Mantup Gelar Kirab

Menolak Real Count Internal BPN

  Iklim perpolitikan Indonesia semakin panas setelah kubu Badan Pemenangan Nasional Prabowo (BPN Prabowo) mengklaim kemenangan 54,24%. Hasil tersebut berbeda dengan hasil rekapitulasi KPU yang...

'Medan Perang'

Banyaknya demo,kritikan yang tertuju kepada rezim saat ini sebab utang luar negeri Indonesia semakin membengkak, hal ini sebenarnya bisa dikaji dari beberapa faktor. Bisa...

Keyakinan yang Goyah

Tulisan ini mohon dibaca dengan keyakinan tinggi dan kemantapan jiwa. Mengapa? Karena dengan adanya sedikit keraguan, maka akan timbul bara api yang memunculkan tindak...

Era Sepak Bola Indonesia Baru Dimulai

Indonesia harus tersingkir pada gelaran piala AFF U-19 di babak semifinal. Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Malaysia pada sampai babak adu penalti....
Galang Harianto Pratama
Pegiat Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Surabaya. Aktivis Majelis Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Surabaya. Pengurus HIPMI PT Surabaya, lulusan Hubungan Internasional Unair 2012 (soon).

Sekitar 1.596 santri di Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan menggelar kirab santri dalam rangka peringatan hari santri nasional yang diselenggarakan di Lapangan Gedung Mayangkara Mantup, Sabtu (21-10-2017) tadi pagi.

Acara kirab santri yang bertajuk “Mlaku bareng kyai lan santri” tersebut dibuka langsung oleh camat Mantup, Zubaeri, MM. Dalam sambutan singkatnya Zubaeri mengatakan, bahwa dalam acara ini kita semua diajak kembali untuk mengingat jasa para kyai dan santri, serta memperkuat keteguhan memperkokoh NKRI. Zubaeri juga menghimbau agar dalam perjalanan nanti terus membaca sholawat dan menyebut asma Allah. Para santri yang mengikuti kirab sebagian besar membawa spanduk yg bertuliskan almamaternya masing-masing.

Satu diantara santri yang lain, Rahmania (21) warga dusun Jatisari, desa Kedukbembem, mengaku merasa bangga dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini, selain sebagai upaya untuk mengingat jasa para ulama’ saat berjuang mempertahankan kemerdekaan juga menanamkan nilai nasionalisme”, katanya.

Adapun kegiatan tersebut dipelopori oleh pemuda NU mantup yang tergabung dalam organisasi Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) PAC Kecamatan Mantup. Menurut ketua PAC GP Ansor Mantup, Miftahul Qomar, S.Pdi mengatakan, ribuan santri yang mengikuti kirab berasal dari seluruh lembaga maarif, diniyah, dan badan otonom NU di Kecamatan Mantup.

“Selain diikuti seluruh lembaga yang dibawah naungan NU se Kecamatan Mantup, kegiatan ini juga diikuti seluruh wali murid santri”. Ucapnya

Kirab tersebut juga dimeriahkan grup band Songgo Langit yang dikomandani Kusaini, S.Sos dari SMK Ma’arif NU Mantup dan grup drum band yang sebagian besar pesertanya berasal dari kalangan siswa SD dan SMP. Lebih lanjut, Qomar mengatakan, kirab dalam rangka peringatan hari santri nasional ini merupakan rangkaian kegiatan ke 3 Setelah sebelumnya digelar apel kesetiaan pancasila di Gunung Lawu, serta pembacaan sholawat nariyah di seluruh ranting, dan puncaknya besok tanggal 22 oktober di Alun-alun Lamongan. Adapun rute kirab, kata dia, dimulai dari Lapangan mayangkara Mantup menuju desa Mantup, dan berakhir juga di lapangan mayangkara Mantup.

Turut hadir dalam acara kirab santri tersebut, K.H. Abdul Jalil, SH., Ketua MWC NU kecamatan Mantup, Kapolsek Mantup, Danramil kecamatan Mantup, Camat Mantup, Tokoh Masyarakat dan seluruh ketua lembaga badan otonom NU se kecamatan Mantup. (rul)

Galang Harianto Pratama
Pegiat Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Surabaya. Aktivis Majelis Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Surabaya. Pengurus HIPMI PT Surabaya, lulusan Hubungan Internasional Unair 2012 (soon).
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Pandemi Dapat Membunuh Populis, Tidak Populisme

Demokrasi atau otoriter? Masa awal pandemi diwarnai dengan perdebatan mengenai tipe rezim mana yang paling efektif dalam menghadapi wabah Covid-19. Namun memasuki kuartal ketiga...

Potret Seorang Feodal Tua sebagai Seniman Serba Bisa

Pada zaman dahulu kala, ketika revolusi tidak ada lagi, Goenawan Mohamad pernah mengibaratkan dirinya, dengan heroisme penyair muda, sebagai Malin Kundang. Tapi kini, Malin...

Menilik Komunikasi Publik Tokoh Politik

Komunikasi merupakan sarana yang memiliki signifikansi tinggi dalam mengkonstruksikan sebuah interaksi sosial. Hal ini dikarenakan melalui jalinan komunikasi, seseorang akan mengaktualisasikan suatu konsepsi diri...

Seharusnya Marx Menjadi PNS!

Duduk dan berbincang dengan teman-teman di warung kopi, tak lepas dengan sebatang rokok, saya bersama teman-teman lain kerap kali membicarakan dan mengolok-olok pelamar Calon...

Hubungan Hukum Agama dan Hukum Adat di Masa Kolonial

Dalam rangka memahami sistem sosial dan nilai-nilai yang berada di masyarakat, pemerintah Hindia Belanda memutuskan untuk mengangkat seseorang penasihat untuk membantu mereka dalam mengetahui...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.