Senin, Oktober 26, 2020

Penyalahgunaan Psikotropika apa penyebabnya?

Pemerkosaan dan Nasib Buruk Penerus Bangsa

Medan, kamis 20 September 2018 kemalangan tragis menimpa sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas dan kampus di Medan, Sumatera utara. Dan pelecehan kehormatan serta harga...

Tongkat Otoritas : Bukti Kesesatan Kelompok Bahtera

Ini foto tongkat otoritas yg sangat banyak digunakan di kelompok saya yg lalu.Fungsinya sebagai senjata profetik yaitu sebagai lambang pemegang kuasa otoritas yg dari...

Pulanglah ke Nusantara

Pulang dari bahasa sehari-hari yang di gunakan berarti memiliki makna 'Kembali'.Kembali ke Nusantara menurut saya adalah kembali kepada ajaran Nusantara yang ramah tamah, santun,...

Argumen Islam Menentang Tradisi Poligami

Ada humor yang mengatakan, “sejarah poligami adalah sejarah umat manusia.” Hal ini disebabkan karena di setiap masa sejak zaman dunia kuno kebiasaan poligami tidak...
Ahmad Cody
Medical Student 2014. Ig: @nabhancody

Indonesia mengalami kondisi gawat darurat Narkoba dan psikotropika, lihat saja semakin banyak nya penyelundupan narkoba dan psikotropika masuk ke negara ini, tapi sebelumnya kenapa sih orang yang menggunakan narkoba atau psikotropika disebut penyalahgunaan psikotropika atau penyalahgunaan narkoba?

Karena memang sebenarnya narkoba dan psikotropika adalah obat yang digunakan untuk kebutuhan medis di Indonesia, tentunya dengan dosis dan indikasi yang tepat, apabila sembarangan dan tanpa resep dokter maka akan menimbulkan efek yang berbahaya seperti kehilangan kesadaran, berhalusinasi dan efek lainnya.

Menurut Komjen Pol Anang Iskandar dalam sebuah wawancara, dia mengatakan salah satu psikotropika yang sering digunakan adalah ganja. Karena barang tersebut cennderung soft atau ringan, padahal efek yang ditimbulkan bisa berbahaya. Ganja tidak saja banyak digunakan di Indonesia tetapi juga di Amerika dengan prevalensi sekitar 4,2% dan lebih sering digunakan oleh remaja

Jika kita lihat apa sih efek yang ditimbulkan oleh ganja ini sehingga kenapa banyak orang yang menngunakannya? Yang pertama efek yang ditimbulkan oleh zat psikotropika terutama ganja adalah halusinasi, yang apabila terus digunakan oleh remaja makan kemungkinan akan menimbulkan gangguan psikiatri berupa waham.

Karena perkembangan otak, khususnya saat remaja, dapat menyebabkan gangguan yang sangat besar pada sistem endocannabinoid dan pada akhirnya akan mengganggu kinerja otak. Ganja dan sistem endocannabinoid memiliki interaksi yang sangat kompleks dengan dopamin, gamma aminobutyric acid (GABA), dan transmisi glutamat serta faktor lainnya yang merupakan neurotransmiter yang turut berperan dalam terjadinya suatu gangguan psikiatri.

Dan kalo kita lihat apasih penyebab orang orang terutama remaja willingly mereka mengeluarkan uang yang cukup banyak demi menghisap ganja? Kalo menurut saya tekanan digital di era sharing informasi ini merupakan salah satu faktor penyebab yang harus juga dapat perhatian, sekarang kita lihat polarisasi politik yang makin meruncing, kebebasan bicara yang makin terancam dengan adanya UU ITE tentang hate speech dan sejenisnya, sekarang anak-anak jauh lebih mengerti konten sosial media daripada sekolah, mereka jadi depresi karena tekanan digital sekarang.

Mereka melihat di sosial media teman-temannya terlihat bahagia, mempunyai teman yang banyak selain dirinya, sehingga mereka merasa depresi karena tidak bisa dapat perhatian yang sama dengan temannya itu. Sosial media sekarang juga banyak yang menyebar kebencian, sehingga kepala mereka penat dengan masalah yang ada, sekarang ditambah lagi public figure di sosial media yang biasa disebut selebgram juga mencotohkan tindakan yang tidak berakhlak dan juga mengarahkan mereka ke minuman keras, hidup yang hedon dan secara tidak langsung mengarahkan anak muda kebarang haram tersebut.

Saran saya sebagai langkah preventif seharusnya anak muda dapat mengethaui dampak apa yang ditimbulkan oleh zat psikotropika tersebut, dan juga mencari passion mereka dan tekunilah passion tersebut sehingga remaja zaman sekarang tidak mempunyai waktu luang yang kemungkinan besar mereka akan depresi jika memiliki waktu luang yang tidak di isi dengan hal positif,

Saya sebagai remaja megerti sekali bahwa remaja dengan semangat yang menggelora, merasa dirinya ingin dilihat beda dari yang lain, merasa dirinya idealis dan lainnya. Tetapi justru semanggat yang menggelora inilah apabila tidak di handle dengan kegiatan positif seperti mengejar passion mereka atau mendalami hobi mereka, justru akan melarikan mereka ke arah penyalahgunaan zat psikotropika yang berbahaya, which is mereka akan mengalami halusinasi dan membayangkan diri mereka menjadi sosok yang hebat ataupun menjadi seperti apa yang mereka inginkan dengan zat berbahaya tersebut.

Selain itu remaja juga harus punya identitas diri yang kuat, mereka harus mengerti dirinya sendiri, tidak mencari approval dari orang lain, remaja juga harus mengetahui bahwa isi kepala mereka berbeda dengan isi kepala orang lain,pikiran mereka tidak akan mungkin bisa disukai oleh semua pihak, maka dari itu mulai lah suatu kegiatan yang positif tanpa menunggu persetujuan dari orang lain, karena hidup dengan menunggu persetujuan dari orang lain kapan akan mulainya?

Sebagai remaja it`s okay to be failed and try again, mereka harus tahu bahwa hidup di dunia nantinya akan banyak yang tidak sesuai keinginan mereka, dan apabila mereka sudah dapat mental itu, kemungkinan untuk lari kebarang haram tersebut akan berkurang.

Ahmad Cody
Medical Student 2014. Ig: @nabhancody
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Membendung Hegemoni China di Asia Tenggara

Lima hari sudah Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi berkunjung ke empat negara di Asia Tenggara (15-18 Oktober 2020). Dalam kunjungan ke Kamboja,...

Reformasi Kewenangan Legislasi DPD

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai anak kandung reformasi telah berusia 16 tahun. Lembaga negara buah amandemen ketiga UUD 1945 mengalami banyak goncangan. Isu pembubaran...

Mencari Petunjuk Kekebalan Covid-19

Orang yang telah pulih dari Covid-19 mungkin khawatir tentang efek kesehatan yang masih ada, tetapi beberapa mungkin juga fokus pada apa yang mereka lihat...

Sastra, Dildo dan Evolusi Manusia

Paling tidak, berdasarkan catatan tertulis, kita tau bahwa sastra, sejak 4000 tahun lalu telah ada dalam sejarah umat manusia. Hari ini, catatan yang ditulis...

Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia

Di dalam buku Huntington yang 600-an halaman yang berjudul Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia mengatakan bahwasanya masa depan politik dunia akan...

ARTIKEL TERPOPULER

Pemuda Pancasila Selalu Ada Karena Banyak yang Memeliharanya

Mengapa organisasi ini masih boleh terus memakai nama Pancasila? Inikah tingkah laku yang dicerminkan oleh nama yang diusungnya itu? Itulah pertanyaan saya ketika membaca...

Tamansiswa, Ki Hadjar Dewantara, dan Sistem Pendidikan Kolonial

Setiap 2 Mei kita dihadapkan pada kesibukan rutin memperingati Hari Pendidikan Nasional. 2 Mei itu merupakan tanggal kelahiran tokoh pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara,...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

“Islam Kaffah” yang Bagaimana?

Sebuah buletin baru “Buletin Dakwah Kaffah” terbit pada 18 Dzulqa’dah 1438 H/11 Agustus 2017. Judul “Islam Kaffah” mengingatkan kita kembali slogan Hizbut Tahrir Indonesia...

Di Bawah Erdogan Turki Lebih Tidak Demokratis dari Indonesia

Turki di bawah kepemimpinan Erdogan sering dibanding-bandingkan dengan Indonesia di bawah Jokowi. Perbandingan dan penghadap-penghadapan antara Erdogan dan Jokowi yang sering dilakukan oleh kelompok...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.