Minggu, Maret 7, 2021

No Pain No Crown

Penguatan Kebijakan Pelaksanaan Akreditasi RS di Masa Covid-19

Kasus Pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kian meningkat dan telah memengaruhi berbagai aspek kesehatan termasuk memengaruhi upaya dalam meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan....

BPJS dan Konsep Gotong Royong

Sistem jaminan kesehatan nasional di Indonesia mengalami perubahan dan pertumbuhan yang bisa dibilang lambat. Hal ini tidak lepas dari siapa dan bagaimana pengelolaannya. Kendati...

Sisi Lain Infrastruktur

Teringat kota bernama Radiator Spring dalam film animasi yang berjudul Cars kota yang pada masa jayanya menjadi kota yang sangat ramai yang akhirnya di...

PSI dan Politik Perubahan: Sebuah Refleksi

Politik adalah bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas manusia. Manusia sebagai ‘zoon politicon’, alias binatang politik, seperti disebutkan oleh Hannah Arendt dan Aristoteles, hanya...
Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known

NO PAIN NO CROWN : Sisi Lain Libido Hedonisme Para Pekerja Mimbar (Sebutan Bagi Para Pengkotbah Theologia Kemakmuran )

NO PAIN NO CROWN : Banyak Kotbah – Kotbah “Pie in Heaven After You Die” Bertebaran dimana-mana, dan sudah menjadi sebuah Simpthon umum bahwa kotbah – Kotbah Hedonis, Prosperity – dikumandangkan dari Mimbar-mimbar Gereja, sementara disisi lain Alkitab menekaknkan Bahwa Kekristenan itu identik dengan “Darah, Api, Pedang” itu Benang Merahnya, seperti tidak adanya rasa Bersalah bagi yg menyuarakannya, dan Yang menerimanya juga Menikmatinya, – jika Kondisoi seperti di Mosul iraq terjadi pada kita dan dalam kondisi kekinian Negara kita, seperti apa dampak dan Aplikasi serta buah (karpos) dari Pemberitaan acak Kadut dari para Pdt Koplak tersebut ! Hasilnya bisa ditebak dengan cepat (quickcount) Persentase MURTAD banyak dan orang Kristen anak Tuhan Menjadi Korban Dari Mimbar Gereja – Nah Berikut Sebuah Homily singkat tentang Makna Penderitaan (baca : Proses) bagi Tata Laksana Kehidupan Kita – Silakan Simak dan Jadilah Orang-orang Yang (Pronimos = bijaksana ) Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai (Ibrani 12:11) Kawan ! Penderitaan dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih dalam dan penuh bila kita terima dengan kesabaran dan kerendahan hati. “Sebelum aku tertindas, aku menyimpang,” tulis Daud, “tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu” (Mazmur 119:67). 

Dan lagi, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (ayat 71). Penderitaan bukanlah penghambat pertumbuhan rohani kita. Sebaliknya, penderitaan justru dapat menjadi jalan pertumbuhan rohani. Jika kita mengizinkan penderitaan melatih kita, maka kita dapat lebih dekat kepada Allah dan firman-Nya. Kerap kali, melalui penderitaan, Bapa membentuk kita dengan penuh kasih supaya menyerupai Putra-Nya, dan perlahan-lahan memberi kita keberanian, belas kasih, kepenuhan, dan ketenangan seperti yang kita rindukan dan doakan. Tanpa penderitaan, Allah tidak dapat menyelesaikan semua yang ingin Dia kerjakan di dalam dan melalui kita. 

Apakah anda diajar oleh allah melalui penderitaan dan rasa sakit? Dengan kasih karunia-nya, anda dapat bertahan untuk melakukan perintah-nya dengan sabar (2Korintus 12:9). Dia dapat membuat pencobaan menjadi berkat dan memakainya untuk membawa anda ke dalam hati dan firman-nya. Dia pun dapat memberi anda pengajaran untuk anda pelajari, serta memberi kedamaian-nya di tengah-tengah kesukaran anda. 

Alkitab berkata, “Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan” (Yakobus 1:2). Allah sedang membentuk Anda lebih dari yang dapat Anda bayangkan 

Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Ranking Kampus Dunia: Jangan Salah Kaprah

Baru-baru ini dunia pendidikan tinggi kita mendapatkan gabar gembira. Lima perguruan tinggi (PT) asal Indonesia menempati 10 universitas Islam terbaik dunia. Bahkan salah satunya...

Rock and Roll, Budaya yang Terusir

Penyebaran virus Rock and roll tidak hanya datang dari radio luar negeri, tapi juga dari rekaman piringan hitam yang dibawa dari luar negeri dan...

Cantik Hemat dari Dapur

Cantik adalah impian bagi setiap perempuan. Sejak umat manusia tercipta, kecantikan menjadi sebuah patok keindahan. Terbukti dari kisah dua orang putra nabi Adam yang...

Apa Hubungannya Toleransi dan Kearifan Lokal?

“Hai seluruh manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya...

Lubang Hitam Narasi Teroris Selama Pandemi

Sudah lima hari sejak saya terkonfirmasi positif Covid-19. Rasanya begitu berat, alih-alih sekedar menyerang fisik, rupanya virus ini juga menyerang mental. Untuk itu, saya...

ARTIKEL TERPOPULER

Pendidikan yang Berkebudayaan, Mencipatakan Manusia Kreatif dan Otonom

Review Buku: Yudi Latif, Pendidikan yang Berkebudayaan: Histori, Konsepsi dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif, (Jakarta: Gramedia Pustaka, 2020). Pendidikan nasional sudah seharusnya tidak meninggalkan akar-akar...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Serial Non-Muslim Bisa Masuk Surga. Siapa Mereka?

Apa pendapat para ulama dan cendekiawan dulu dan sekarang tentang keselamatan penganut agama-agama selain syariat Nabi Muhammad Saw? Apakah orang yang biasa disebut “non-Muslim”...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Perbedaan; Pendidikan Karakter, Moral dan Akhlak

Kita lihat bila Secara filosofis, terminologi pendidikan karakter, pendidikan moral, pendidikan etika, dan pendidikan akhlak memiliki perbedaan. Terminologi pendidikan moral (moral education) lebih cenderung...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.