Minggu, Oktober 25, 2020

No Pain No Crown

Menolak Diam!

Indonesia memliki 5 sila yang masing-masing memilki arti yang mendalam. Indonesia juga memilki undang-undang yang mengatur setiap hak yang patut didapatkan oleh masyarakatnya. Hak...

Menggerakkan Literasi Pilkada melalui Perpustakaan 5.0

Pilkada 2020 sarat akan kecurangan, begitu ungkap peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha. Menurutnya, praktik-praktik kecurangan seperti politik uang kemungkinan besar akan semakin marak...

Agama dan Kemanusiaan: Mana Harus Didahulukan?

Ketika yang harus didahulukan adalah kemanusiaan daripada agama, maka sesungguhnya manusia telah menjadi diri seutuhnya. Seberapa besar kewajiban manusia untuk beragama sesungguhnya tergantung kepada...

Dilema Kebudayaan dan Nasionalisme

Pertanyaan mendasar dari tulisan ini adalah “Apakah ada yang namanya kebudayaan Indonesia?” Pertanyaan sederhana yang semakin membuat kita bertanya-tanya. Karena jawabannya tentu tidak sekadar...
Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known

NO PAIN NO CROWN : Sisi Lain Libido Hedonisme Para Pekerja Mimbar (Sebutan Bagi Para Pengkotbah Theologia Kemakmuran )

NO PAIN NO CROWN : Banyak Kotbah – Kotbah “Pie in Heaven After You Die” Bertebaran dimana-mana, dan sudah menjadi sebuah Simpthon umum bahwa kotbah – Kotbah Hedonis, Prosperity – dikumandangkan dari Mimbar-mimbar Gereja, sementara disisi lain Alkitab menekaknkan Bahwa Kekristenan itu identik dengan “Darah, Api, Pedang” itu Benang Merahnya, seperti tidak adanya rasa Bersalah bagi yg menyuarakannya, dan Yang menerimanya juga Menikmatinya, – jika Kondisoi seperti di Mosul iraq terjadi pada kita dan dalam kondisi kekinian Negara kita, seperti apa dampak dan Aplikasi serta buah (karpos) dari Pemberitaan acak Kadut dari para Pdt Koplak tersebut ! Hasilnya bisa ditebak dengan cepat (quickcount) Persentase MURTAD banyak dan orang Kristen anak Tuhan Menjadi Korban Dari Mimbar Gereja – Nah Berikut Sebuah Homily singkat tentang Makna Penderitaan (baca : Proses) bagi Tata Laksana Kehidupan Kita – Silakan Simak dan Jadilah Orang-orang Yang (Pronimos = bijaksana ) Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai (Ibrani 12:11) Kawan ! Penderitaan dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih dalam dan penuh bila kita terima dengan kesabaran dan kerendahan hati. “Sebelum aku tertindas, aku menyimpang,” tulis Daud, “tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu” (Mazmur 119:67). 

Dan lagi, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (ayat 71). Penderitaan bukanlah penghambat pertumbuhan rohani kita. Sebaliknya, penderitaan justru dapat menjadi jalan pertumbuhan rohani. Jika kita mengizinkan penderitaan melatih kita, maka kita dapat lebih dekat kepada Allah dan firman-Nya. Kerap kali, melalui penderitaan, Bapa membentuk kita dengan penuh kasih supaya menyerupai Putra-Nya, dan perlahan-lahan memberi kita keberanian, belas kasih, kepenuhan, dan ketenangan seperti yang kita rindukan dan doakan. Tanpa penderitaan, Allah tidak dapat menyelesaikan semua yang ingin Dia kerjakan di dalam dan melalui kita. 

Apakah anda diajar oleh allah melalui penderitaan dan rasa sakit? Dengan kasih karunia-nya, anda dapat bertahan untuk melakukan perintah-nya dengan sabar (2Korintus 12:9). Dia dapat membuat pencobaan menjadi berkat dan memakainya untuk membawa anda ke dalam hati dan firman-nya. Dia pun dapat memberi anda pengajaran untuk anda pelajari, serta memberi kedamaian-nya di tengah-tengah kesukaran anda. 

Alkitab berkata, “Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan” (Yakobus 1:2). Allah sedang membentuk Anda lebih dari yang dapat Anda bayangkan 

Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Sastra, Dildo dan Evolusi Manusia

Paling tidak, berdasarkan catatan tertulis, kita tau bahwa sastra, sejak 4000 tahun lalu telah ada dalam sejarah umat manusia. Hari ini, catatan yang ditulis...

Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia

Di dalam buku Huntington yang 600-an halaman yang berjudul Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia mengatakan bahwasanya masa depan politik dunia akan...

Di Bawah Erdogan Turki Lebih Tidak Demokratis dari Indonesia

Turki di bawah kepemimpinan Erdogan sering dibanding-bandingkan dengan Indonesia di bawah Jokowi. Perbandingan dan penghadap-penghadapan antara Erdogan dan Jokowi yang sering dilakukan oleh kelompok...

Refleksi Bulan Bahasa: Apa Kabar Perpres 63/2019?

Oktober adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pada bulan inilah, 92 tahun silam terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak lahirnya...

Berlindung di Balik Topeng Kaca, Public Figure juga Manusia

Ketika Candil lewat Grup Band Seurieus, salah satu Band Rock Kenamaan tahun 2000-an awal ini menyuarakan pendapatnya lewat lagu Rocker juga Manusia, saya seratus...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Memperkuat Peran Politik Masyarakat

Salah satu kegagalan konsolidasi demokrasi elektoral adalah tidak terwujudnya pemilih yang cerdas dalam membuat keputusan di hari pemilihan. Menghasilkan pemilih cerdas dalam pemilu tentu...

10 Profesi Keren di Sektor Pertanian

Saudara saya tinggal di sebuah desa lereng Gunung Sindoro. Dari hasil pertanian, dia sukses menyekolahkan salah satu anaknya hingga lulus paska-sarjana (S2) dalam bidang...

Refleksi Bulan Bahasa: Apa Kabar Perpres 63/2019?

Oktober adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pada bulan inilah, 92 tahun silam terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak lahirnya...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.