Minggu, Oktober 25, 2020

Sisi Lain Libido Hedonisme Pekerja Mimbar

Sapardi, Bowo, dan Kabar-Kabur Tik-Tok Hari Ini

Di dalam episode 74b serial animasi SpongeBob Square Pants yang berjudul Wigstruck, SpongeBob menemukan sebuah wig besar jatuh di depan rumahnya sebelum ia berangkat kerja. SpongeBob...

Mengenal Syekh Yusri dan Ajaran Tasawufnya (Bag. 2)

Membumikan Spirit Cinta dalam Beragama Tulisan bagian pertama klik di sini. Di antara pahatan terpenting dalam bangunan ajaran Tasawuf Syekh Yusri—sebagaimana ajaran para sufi pada umumnya—ialah...

Pesantren Abad 19 Sebagai Lembaga Pendidikan dan Kebudayaan

Abad ke-19 ditandai dengan interaksi yang meningkat antara kelompok muslim dan dunia Barat. Dominasi Barat selama masa penjajahan yang dirasakan oleh kelompok muslim menyebabkan...

Flu Indonesia

“Indonesia sedang sakit, tapi cuma flu biasa....” Di pojok gemerlapnya kota metropolitan, jauh dari bising suara knalpot kendaraan, dan bingar-bingar musik dugem, tentu ada masyarakat...
Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known

NO PAIN NO CROWN : Banyak Kotbah – Kotbah “Pie in Heaven After You Die” Bertebaran dimana-mana, dan sudah menjadi sebuah Simpthon umum bahwa kotbah – Kotbah Hedonis, Prosperity – dikumandangkan dari Mimbar-mimbar Gereja, sementara disisi lain Alkitab menekaknkan Bahwa Kekristenan itu identik dengan “Darah, Api, Pedang” itu Benang Merahnya, seperti tidak adanya rasa Bersalah bagi yg menyuarakannya, dan Yang menerimanya juga Menikmatinya, – jika Kondisoi seperti di Mosul iraq terjadi pada kita dan dalam kondisi kekinian Negara kita, seperti apa dampak dan Aplikasi serta buah (karpos) dari Pemberitaan acak Kadut dari para Pdt Koplak tersebut ! Hasilnya bisa ditebak dengan cepat (quickcount) Persentase MURTAD banyak dan orang Kristen anak Tuhan Menjadi Korban Dari Mimbar Gereja – Nah Berikut Sebuah Homily singkat tentang Makna Penderitaan (baca : Proses) bagi Tata Laksana Kehidupan Kita – Silakan Simak dan Jadilah Orang-orang Yang (Pronimos = bijaksana ) Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai (Ibrani 12:11) Kawan ! Penderitaan dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih dalam dan penuh bila kita terima dengan kesabaran dan kerendahan hati. “Sebelum aku tertindas, aku menyimpang,” tulis Daud, “tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu” (Mazmur 119:67). Dan lagi, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (ayat 71). Penderitaan bukanlah penghambat pertumbuhan rohani kita. Sebaliknya, penderitaan justru dapat menjadi jalan pertumbuhan rohani. Jika kita mengizinkan penderitaan melatih kita, maka kita dapat lebih dekat kepada Allah dan firman-Nya. Kerap kali, melalui penderitaan, Bapa membentuk kita dengan penuh kasih supaya menyerupai Putra-Nya, dan perlahan-lahan memberi kita keberanian, belas kasih, kepenuhan, dan ketenangan seperti yang kita rindukan dan doakan. Tanpa penderitaan, Allah tidak dapat menyelesaikan semua yang ingin Dia kerjakan di dalam dan melalui kita. Apakah anda diajar oleh allah melalui penderitaan dan rasa sakit? Dengan kasih karunia-nya, anda dapat bertahan untuk melakukan perintah-nya dengan sabar (2Korintus 12:9). Dia dapat membuat pencobaan menjadi berkat dan memakainya untuk membawa anda ke dalam hati dan firman-nya. Dia pun dapat memberi anda pengajaran untuk anda pelajari, serta memberi kedamaian-nya di tengah-tengah kesukaran anda. Alkitab berkata, “Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan” (Yakobus 1:2). Allah sedang membentuk Anda lebih dari yang dapat Anda bayangkan 

Pdt. Musa Haisoo
El Roi Israel Sipahelut I Know God And Make Him Known
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Berlindung di Balik Topeng Kaca, Public Figure juga Manusia

Ketika Candil lewat Grup Band Seurieus, salah satu Band Rock Kenamaan tahun 2000-an awal ini menyuarakan pendapatnya lewat lagu Rocker juga Manusia, saya seratus...

Lelaki Dilarang Pakai Skin Care, Kata Siapa?

Kamu tahu penyakit lelaki: mau menunjukkan kegagahan! (Ayu Utami, Maya) Sering kali, drama dari negeri ginseng menampilkan para aktor maskulin dengan wajah glowing (bersinar) yang menggunakan skin care (perawatan kulit...

Digitalisasi Bisnis Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 telah mengubah secara drastis dunia usaha. Dari pasar, proses bisnis, sumber pendanaan, konsumen, tenaga kerja, tempat kerja, hingga cara bekerja, semuanya berubah...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Sektor Bisnis di Indonesia

Sejak COVID-19 memasuki wilayah Indonesia pada Maret 2020, pemerintah mencanangkan regulasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) alih-alih menerapkan lockdown. PSBB itu sendiri berlangsung selama...

Disrupsi Perbankan Perspektif Ekonomi Islam

Disrupsi berasal dari bahasa inggris disruption yang memiliki arti sebagai: gangguan, kekacauan atau permasalahan yang kemudian mengganggu aktivitas, peristiwa ataupun proses. Sedangkan inovasi disruptif yaitu...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Tanggapan Orang Biasa terhadap Demo Mahasiswa dan Rakyat 2019

Sudah dua hari televisi dihiasi headline berita demonstrasi mahasiswa, hal yang seolah mengulang berita di TV-TV pada tahun 1998. Saya teringat kala itu hanya...

10 Profesi Keren di Sektor Pertanian

Saudara saya tinggal di sebuah desa lereng Gunung Sindoro. Dari hasil pertanian, dia sukses menyekolahkan salah satu anaknya hingga lulus paska-sarjana (S2) dalam bidang...

Mengapa Pancasila Membolehkan Paham Ateisme?

Dalam pasal 156a KUHP disebutkan bahwa “Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.