Selasa, Desember 1, 2020

Nasib Bola di Masa Pandemi Corona

Nasib Pendidikan Keagamaan (Islam) Kita

Jika dihitung berapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia, tentu jumlahnya sangat banyak. Misalnya saja mengambil salah satu bentuk pendidikan Islam madrasah, menurut data Emis (Education...

Tragedi, Refleksi atas Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610

“Ketika kita menemui tragedi nyata di dalam hidup, kita bisa bereaksi dalam dua cara; dengan kehilangan harapan dan jatuh ke dalam kebiasaan yang menghancurkan,...

Menyoal Optimis dalam Krisis Kapitalisme

Artikel tulisan ini adalah respon serius dari tulisan Airlangga Pribadi Kusman di Geotimes berjudul Dialektika Pembebasan Dan Penundukan Sains Dalam Kapitalisme. Genealogi tawaran dalam...

Ketika Berhaji Sekadar Berburu Huruf “H”

Dalam sejarah, paling tidak, ada tiga perjalanan yang sangat fenomenal dialami oleh Nabi Muhammad saw: Hijrah, isra mikraj dan haji. Hijrah adalah perjalanan Nabi...
Tegar Santoso
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD

Dalam beberapa bulan terakhir dunia berduka disebabkan adanya wabah virus Korona (Covid-19). Virus tersebut membuat seluruh warga dunia merasa terancam dan bahkan mengganggu aktivitas yang dilakukan para warga sekitar karena kehadirannya pandemi ini. Salah satunya yaitu juga mengancam sepak bola seluruh dunia yang harus ditunda, dan ada juga yang harus dibatalkan sampai hari yang tidak ditentukan, hal ini sangat disayangkan karena menimbulkan banyak kerugian.

Beberapa daftar liga yang ditunda atau dibatalkan karena adanya Covid-19 adalah sebagai berikut, pertama ada Liga Inggris. Liga ini masa liburnya kembali diperpanjang dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Sebelumnya sudah dua kali Premier League memberikan rehat saat ditengah pandemi ini sampai ditanggal 3 April kemarin, namun keputasan itu kembali diubahnya sampai tanggal 30 April, karena melihat dari kondisi saat ini yang semakin tidak membaik dan tidak aman. Liga Inggris harus menyesuaikan keadaan sampai semuanya pulih kembali. Pembatalan liga yang terjadi saat ini membuat gaji para klub-klub Premie League juga ikut terancam, yaitu dengan adanya pemotongan gaji hingga 30 persen.

Kedua, bukan hanya Liga Inggris saja, Liga Champions Asia pun juga harus ditunda. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) harus memikirkan berbagai cara untuk menghadapi persoalan tersebut. Covid-19 menjadi acaman keras bagi klub sepak bola,  hal ini yang mengakibatkan sebagian dari klub Tiongkok melakukan absen di bulan April kemarin.

Keberadaan virus Covid-19 juga merugikan berbagai pihak, seperti halnya pertemuan yang seharusnya dilakukan oleh kawasan timur dalam melakukan pertemuannya di Kuala Lumpur pada tanggal 2 maret silam, bahkan tidak hanya itu saja, pertandingan ini juga melibatkan beberapa klub Tiongkok yang harus diubah.

Ketiga, juga datang dari Liga Champions Asia Tenggara. Federasi sepak bola ASEAN menunda penyelenggaraan Piala AFF U-16 dan U-19 yang akan digelarkan di tahun 2020 ini di tanah air menanti, namun karena adanya Covid-19 ini, menjadikan adanya penundaan kegitan tersebut. Tak hanya itu saja AFF juga harus menunda penyelenggaraan ASEAN Club Champions (ACC) yang sudah sangat dinanti-natikan di tahun ini, penundaan penyelenggaraan ASEAN Club tersebut resmi ditunda sampai 2021 mendatang.

Semakin meluasnya wabah Covid-19, membuat nasib pertandingan sepak bola harus dibatalkan dan bahkan harus diberhentikan sampai semuanya pulih kembali. Selain itu klub-klub sepak bola pun juga ikut terancam dengan mengalami banyak kerugian yang harus ditanggung karena penyebab pandemi ini.

Adanya masalah karena Covid-19 tersebut juga mengakibatkan semua elemen yang tergabung dalam klub sepak bola tahun ini harus memutar otak untuk mencari jalan keluar agar bisa merealisasikan yang sudah tertunda, walaupun dengan banyak kerugian yang mereka sudah alami.

Namun, para suporter tak patah semangat dan mendoakan yang terbaik terkait persoalan yang melanda dunia sepak bola yaitu dengan harapan dapat terselesaikan dengan baik, dan bisa pulih kembali, sehingga kompetisi sepak bola pun juga bisa kembali berjalan seperti sediakala.

Tegar Santoso
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Pay It Forward Merespon Dampak Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Pay It Forward Pay It Forward merupakan sebuah film asal Amerika Serikat yang sarat pesan moral. Film ini dirilis pada tahun 2000, yang...

Senyum Ekonomi di Tengah Pandemi

Pandemi tak selamanya menyuguhkan berita sedih. Setidaknya, itulah yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Berita apa itu? Sri Mulyani, menyatakan, kondisi ekonomi Indonesia tidak terlalu...

Dubes Wahid dan Jejak Praktek Oksidentalisme Diplomat Indonesia

Pada 5 Oktober 2000 di Canberra dalam forum Australian Political Science Association, pakar teori HI terkemuka Inggris, Prof. Steve Smith berpidato dengan judul, “The...

Gejala ‌Depresi‌ ‌Selama‌ ‌Pandemi‌ ‌Hingga‌ ‌Risiko‌ Bunuh Diri

Kesehatan mental seringkali diabaikan dan tidak menjadi prioritas utama seseorang dalam memperhatikan hal yang di rasakannya. sementara, pada kenyataannya kesehatan mental sangat mempengaruhi banyak...

Eksistensi dari Makna Ujaran Bahasa Gaul di Media Sosial

Bahasa Gaul kini menjadi tren anak muda dalam melakukan interaksi sosial di media sosialnya baik Instagram, facebook, whats app, twitter, line, game online dan...

ARTIKEL TERPOPULER

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.