OUR NETWORK

Menjaga Keutuhan Perusahaan Dengan Memperhatiakan CSR, Etika Bis

Csr atau biasa disebut dengan Corporate Social Responsibility adalah sebuah tangung jawab organisasi maupun perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan sekitar organisasi atau perusahaan itu berada, hal tersebut dilakukan sealur dengan pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran masyarakat. jadi, CSR merupakan kepedulian dari pihak perusahaan kepada masyarakat sekitar yang mengalokasikan sebagian keuntungan perusahaan kepada masyarakat baik secara langsung maupun melalui  lembaga kemasyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. dengan adanaya crs masyarakat terbantu dalam bidang pemenuhan kebutuhan yang bersifat pribadi maupun umum, selain itu pengalokasian dana CSR juga berdampak baik kepada perusahaan itu sendiri mengapa demikian, karena perusahaan yang mengadakan sistem CSR, maka akan mendapatkan pujian dari masyarakat dan menyelamatkan perusahaan dari cacian masyarakat pula. Dengan begitu maka perusahaan akan berjalan secara lancar tanpa adanya cacian dan hujatan dari masyarakat. apabila permasalahan yang ditimbulkan oleh masyaraka sekitar terhadapa jalannya sebuah perusahaan sudah dapat dinetralisi maka perusahaan akan fokus dalam menjalankan usahanya. sedangkat menurut perspektif islam CSR adalah suatu praktik bisnis yang memiki tanggung jawab terhadap kemaslahatan masyarakat, dengan menerapkan nilai dan norma-norma yang sudah di tetapkan dan menjahui apa-apa yang dilarang oleh agama islam, seperti halnya riba, maisir, gharar. Sesuai dengan sabdah Rasulullah SAW, yang artinya; “memenuhi kebutuhan atau keperluan mukmin yang lain, Allah lebih mencintai dari pada melakukan dua puluh kali haji dan pada setiap hajinya menginfakkan ratusan ribu dinar dan dirham”. Dari hadist diatas menjelaskan betapa penting dan utamanya melakukan kegitan-kegitan sosial. Dan sangat menganjurkan lebih mendahulukan kepentingan orang lain dari pada kepentingan dirisendiri. Adapun hadist lain yang menjelaskan dan menekankan hal tersebut adalah sebagai berikut, Nabi Muhammad SAW bersabdah, “jika seorang muslim berjalan memenuhi kebutuhan seorang muslim, itu lebih baik baginya dari pada melakukan tujuh puluh kali thawaf di baitullah.

Adapun kaitanya antara csr dengan etika bisnis islam dalam melakukan usaha, etika bisnis islam sudah mengatur semuanya tentang kegiatan perekonomian baik dibidang perdagangan maupun dibidang muamalah yang lain lain dan semua itu suda dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Hadirnya etika bisnis dalam bidang usaha adalah mengatur kegiatan-kegiatan usaha atau berbisnis yang sesuai dengan koridor-koridor yang telah ditetapkan oleh agama islam, seperti halnya dalam berbisnis kita dituntut untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai seperti berikut ini; siddiq, fatonah, amanah dan tabliq. Dengan adanya nilai-nilai diatas seorang pengusaha, pembisnis dan pihak perusahaan dituntut untuk berperilaku profesional dalam berusaha, profesiaonal bukan berarti hanya tepat waktu dalam bekerja melainkan sesuatu hal yang baik itu tercakup didalam sikap profesional. Sikap sidiq bukan berarti hanya benar perkataannya saja melainkan juga benar perbuatannya, banyak perilaku ekonomi yang bicaranya benar tapi perilakunya dalam berekonomi masih melenceng dari koridor yang telah ditetapkan. Kaitannya sikap fatonah dengan csr yaitu sebagai pimpinan dari sebuah perusahan kita harus cerdas, bukan hanya cerdas dalam mengatur jalannya usaha tapi juga pintar atau cerdas dalam mencari solusi bagaimana masyarakat yang ada disekitar perusahaan kita ikut merasakan apa yang diperoleh oleh perusahaan dan bagaimana, dengan adanya perusahaan yang kita bangun, masyarakat semakin sejahtera. Sikapa amanah dalam kata lain adalah tanggung jawab, dalam berbisnis atau berusaha kita dituntut untuk bisa memegang sebuah tanggung jawab dengan baik. Selain dari sikap-sikap yang telah di sebutkan diatas, juga ada sikap yang namanya al-adl atau biasa disebut dengan adil. Maksud adil disini adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya atau juga tidak berat sebelah dalam melakukan sesuatu. Sebagai perilaku ekonomi atau perilaku usa dituntut untuk untuk bisa mengamalakan sikap-sikap diatas dalam berbisnis. Dengan tujuan meminimlisir kesenjangan yang timbul di era perekonomian.

Dan adapun kaitannya anatara Csr, Etika Bisnis dengan lingkungan hidup, dari kedua elemen tersebut antara anatara Csr dengan Etika bisnis akan menghasilkan sebuah kehidupan yang baik apabila kedua elemen tersebuta baikpula. Dana Csr yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, dan dialokasiakan kepada masyarakat baik sesuai dengan kepentingan individu masyarakat maupun kepentingan bersama. Pengalokasia dana Csr yang diberiakan kepada lembaga kemasyarakatan dan direalisasikan kepada pembangunan di daerah tersebut dan dari hasil pembangunan tersebut akan meningkatkan taraf lingkungan yang lebih baik, Dengan demikian masyarakat setempat juga merasakan dampak baik dari perusahaan tersebut. Secara tidak langsung dengan adanya perusahaan didaerah tersebut masyarakat sekitar lebih makmur dan sejahtera. Dana Csr buakan hanya diaolokasikan kepada pembangunan daerah saja melaikan juga dialokasikan dibidang pendidikan, dengan cara menjamin atau memberi sebuah dana pendidikan kepada pelajar-pelajar yang ada disekitar daerah tersebut, bukan itu saja melainkan dana tersebut juga bisa dialokasikan kepada mereka-mereka yang tidak mamapu untuk membayar biaya sekolah, dengan demikian fungsi dana Csr bukanhanya mensejahterakan lingkungan dan sosial didaerah btersebut tetapi juga meningkatkan taraf pendidikan masyarakat setempat.

Mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis islam iain jember

TINGGALKAN KOMENTAR

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…