Senin, Januari 18, 2021

Mengapa RUU Minol Harus Disahkan

Peraturan Kapolri dan Ancaman Bagi Satwa Liar

Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api Untuk Kepentingan olahraga tidak bisa dijadikan landasan untuk melakukan jerat hukum....

Saya Sudah Beragama, Tapi Kenapa Saya Masih Hidup Sengsara?

Banyak orang mengira bahwa agama menjanjikan kesenangan dan kebahagiaan. Sementara fakta yang kita lihat menunjukan bahwa beberapa kalangan dari umat beragama justru hidup sengsara...

Polemik Nasionalisme Rakyat Papua

Indonesia genap merakayakan kemerdekaan yang sudah tumbuh 73 tahun lamanya. Seperti harapan seluruh bangsa Indonesia, cita-cita bangsa adalah menjadi bangsa yang maju dan beradab. Dari...

The New Nexus to Tax Digital Business in Indonesia

The government of Indonesia has now drafted Government Regulation in Lieu of Law No. 1 of 2020 concerning State Financial Policies and Financial System...
ihsan ramadhan
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum di UIN Jakarta

Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini apa saja dapat dilakukan dan didapatkan dengan mudah karena teknologi sudah semakin canggih. Dahulu untuk mendapatkan dan membeli minuman minuman beralkohol diperlukannya biaya yang mahal dan waktu yang cukup lama untuk menanti import dari luar negeri dan harus bersembunyi sembunyi. namun pada saat ini sudah cukup untuk membeli di beberapa toko toko yang menjualnya atau dapat memesan secara online dengan mudah.

Dengan adanya kemudahan itu semakin tidak terkontrol pula penggunaan dari minuman-minuman beralkohol tersebut menjadikan banyak anak anak dibawah umur yang mengkonsumsi karena peredarannya yang semakin luas dan tidak dibawah pengawasan terutama seperti di Bali dan Lombok yang bebas menjual minuman minuman beralkohol untuk para wisatawannya.

Beberapa minggu terakhir ini terdapat sebuah wacana pemerintah akan membuat RUU Minol (Minuman beralkohol) yang mendapatkan berbagai reaksi dari para masyarakat terkait hal ini yang dirasa bahwa mengesahkan RUU Minol belum terlalu mendesak dan urgensinya belum terlalu penting.

Pada awalnya peraturan mengenai minuman alkohol akan berbentuk peraturan pemerintah atau peraturan peraturan dibawahnya yang akan diatur oleh masing masing kebutuhan daerah daerahnya sendiri karena pada masing masing daerah memiliki lingkungan yang berbeda terhadap konsumsi dan penjualan minuman alkohol.

RUU Minuman beralkohol diusulkan oleh 21 anggota DPR dari berbagai macam partai pengusung dengan alasan bahwa sebagai wakil rakyat haruslah melindungi masyarakatnya dari dampak dampak negatif yang ditimbulkan akibat dari mengkonsumsi minuman beralkohol apabila dikonsumsi dengan bebas dan tanpa takaran. Menurut beberapa anggota DPR bahwa RUU Minuman beralkohol merupakan suatu amanah dari konstitusi dan agama yang berbunyi bahwa tiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir batin dan mendapatkan lingkungan yang layak.

RUU Minuman beralkohol dibahas demi kepentingan generasi muda yang akan datang untuk menciptakan ketertiban kenyamanan dan keamanan dalam bermasyakarat serta menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa minuman beralkohol merupakan minuman yang berbahaya bagi kesehatan dan merugikan untuk jangka waktu yang panjang.

Pada rencana pembahasannya menurut para pengusul (anggota DPR) minuman beralkohol tetap dapat untuk dikonsumsi namun dengan takaran tertentu dan untuk kepentingan yang diperbolehkan. Tentu dengan adanya isu akan disahkannya RUU Minol ini menjadikan suatu pro dan kontra karena tetap memiliki dampak negatif dan positif.

Dampak positifnya telah jelas dapat dilihat langsung bahwa akan memberikan kenyamanan ketentraman keamanan dan ketertiban dalam hidup bermasyarakat, menghindari penyakit penyakit yang dapat ditimbulkan akibat dari terlalu banyaknya mengkonsumsi minuman beralkohol tersebut. Dampak negatifnya yaitu pada daerah daerah tertentu seperti bali tentu akan dapat merugikan dan menurunkan pendapatan apabila minuman beralkohol akan dibatasi penggunaannya.

Pemerintah sedang menyiapkan alokasi dana untuk merehabilitasi orang orang kecanduan minuman beralkohol dan menyiapkan aturan mengenai cukai dan pajak yang berasal dari kepentingan untuk sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya dari minuman beralkohol dan mengerahkan tim satuan tugas dalam beberapa bulan pertama untuk mengontrol lingkungan lingkungan yang rawan.

RUU Minuman beralkohol ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan baik. RUU ini telah mendapatkan persetujuan dan dukungan dari beberapa pejabat dan walikota walikota, karena menurut mereka bahwa dampak yang ditimbulkan lebih banyak positifnya daripada negatifnya.

ihsan ramadhan
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum di UIN Jakarta
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

China-Indonesia, Lahir dari Rahim Bulutangkis

Olahraga bukan sekedar cara untuk menjaga kesehatan, juga bukan sebagai hobi yang dinikmati dan sebuah kewajiban rutinitas untuk mencegah berbagai penyakit. Lebih dari itu,...

Penguatan Kebijakan Pelaksanaan Akreditasi RS di Masa Covid-19

Kasus Pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kian meningkat dan telah memengaruhi berbagai aspek kesehatan termasuk memengaruhi upaya dalam meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan....

Memaknai Syair Lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

Lagu yang diciptakan oleh musisi terkenal di Indonesia yaitu Ahmad Dhani, melahirkan Sebuah mahakarya lagu yang begitu indah dan memiliki makna yang dalam. Lagu...

Soe Hok Gie, Perihal PKI dan Humanity

Soe Hok Gie sendiri adalah salah satu tokoh kunci dalam gerakan anak muda yang kemudian berujung dengan kejatuhan Orde Lama. Ia memainkan peran yang...

Ihwal Teori Keadilan John Rawls

Keadilan merupakan salah satu diskursus dalam filsafat yang paling banyak dibahas, bahkan menjadi topik utama dalam dunia global saat ini. Para filsuf sejak zaman...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Mengapa Banyak Abdi Negara Muda Pamer di Media Sosial?

Apakah kamu pengguna Twitter yang aktif? Jika iya, pasti kamu pernah melihat akun @txtdrberseragam berseliweran di timeline kamu. Sebagaimana tercantum di bio akun ini,...

Narkoba Menghantui Generasi Muda

Narkoba telah merajalela di Indonesia .Hampir semua kalangan masyarakat positif menggunakan Narkoba. Bahkan lebih parahnya lagi adalah narkoba juga telah merasuki para penegak hukum...

Ihwal Teori Keadilan John Rawls

Keadilan merupakan salah satu diskursus dalam filsafat yang paling banyak dibahas, bahkan menjadi topik utama dalam dunia global saat ini. Para filsuf sejak zaman...

Soe Hok Gie, Perihal PKI dan Humanity

Soe Hok Gie sendiri adalah salah satu tokoh kunci dalam gerakan anak muda yang kemudian berujung dengan kejatuhan Orde Lama. Ia memainkan peran yang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.