Banner Uhamka
Jumat, September 25, 2020
Banner Uhamka

Menerapkan Sifat Fathonah Rasulullah Saw dalam Berbisnis

May Day, Saatnya Buruh Sejahtera

Hari Selasa bertepatan dengan tanggal 1 Mei 2018. Di belahan dunia, pula di Indonesia, seluruh buruh akan turun ke jalan merayakan May Day, Hari...

Perspektif Masyarakat terhadap Sarjana Hukum

“Eh.. Lu kan anak Hukum hafal dong undang-undang ini..”. Perkataan yang selalu menyasar kepada sarjana hukum. Perspektif yang tumbuh dimasyarakat adalah sarjana hukum berkaitan langsung...

Tiket Pesawat Mahal, Strategi Bisnis Kartel yang Tidak Manusiawi

Kenaikan harga tiket pesawat domestik terjadi dimulai dari insiden jatuhnya pesawat Lion Air pada Oktober tahun lalu, hingga akhir tahun 2018 harga tiket pesawat...

Tragedi Asmat dan Peran Aisyiyah Mewujudkan Indonesia Sehat

Baru-baru ini Harian Kompas melaporkan kondisi kesehatan anak-anak di Kabupaten Asmat, Papua. Masalah kesehatan yang membelit di Asmat adalah wabah campak dan gizi buruk...
Reza rizkiya
Mahasiswa IAIN jember
  1. Menerapkan Sifat Fathonah Rasulullah Saw dalam Berbisnis

Nabi Muhammad ialah utusan Allah yang patut kita teladani dari setiap yang ada pada diri Rasulullah. Termasuk juga sifat-sifat terpuji yang dimiliki Rasulullah. Oleh karena itu kita sebagai umatnya harus senantiasa memperbaiki akhlak kita setiap harinya. Akhalak kepada sesama manusia, akhlak kita kepada Allah, dan akhlak kita kepada alam. Kita sebagai umat muslim sudah menjadi kewajiban kita untuk meneladani dan mencontoh sifat-sifat terpuji Rasulullah yang  berhasil dalam melakukan bisnis diantaranya yaitu  Shiddiq (jujur), Amanah (dipercaya), Tabligh (menyampaikan), dan Fathonah (cerdas atau bijaksana), sifat-sifat tersebut harus bisa kita terapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Yang akan dibahas lebih dalam yaitu tentang fathonah. Sebelum membahas lebih jauh lagi, akan lebih baik kita mengetahui pengertian fathonah secara lengkap.

Fathonah adalah intelektual atau kata lain kecerdasan atau bijaksana. Untuk menjadi seorang pemimpin atau wirausahawan yang fathonah yaitu pemimpin yang bisa memahami dan mengerti apa yang menajadi tanggung jawabnya, tugas-tugasnya, dan kewajiban-kewajibannya serta bisa member contoh yang baik bagi para karyawannya.

Untuk menerapkan sifat fathonah dalam berbisnis yaitu segala aktivitas di dalam suatu perusahaan untuk memanajemenkan perusahaanya dengan keccerdasan serta mengoptimalkan potensi akal yang kita miliki untuk mencapai tujuan dan keberhasilan. Untuk mencapai kesuksesan itu sendiri tidaklah cukup dengan hanya memiliki sifat jujur, adil, benar dan bertanggung jawab untuk mengelola suatu perusahaan tersebut. Pebisnis muslim juga harus memiliki sifat yang fathonah agar usahanya tersebut bisa berjalan dengan seoptimal mungkin dan efeketif serta efisien untuk bisa menyaingi perusahaan-perusahaan lainnya.

Sifat fathonah disini bisa menjadikan pebisnis lebih kreatif, inovatif dalam menuangkan ide-idenya untuk bisa mengembangkan dan menciptakan suatu produk baik barang maupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kreatif dan inovatif bisa dimiliki oleh seorang pebisnis apabila orang tersebut bisa memberi ilmu pengetahuan serta informasi yang cukup baik dalam usahanya maupun secara umum.

Yaitu seperti halnya dahulu untuk bisa berkomunikasi dengan sanak saudara yang jauh kita harus memiliki uang yang cukup untuk bisa berkunjung ke rumahnya agar bisa mengobati rasa rindu kita. Akan tetapi degan berjalannya waktu teknologi sudah semakin canggih dan sangat membantu yaitu dengan adanya android. Dengan android kita bisa berkomunikasi dengan sanak saudara yang jauh sekalipun dengan hanya bermodalkan videocall, dengan itu kita sudah bisa menatap saudara kita yang jauh. Kecerdasan dalam menciptakan produk disini bisa menjadi solusi bagi masyarakat dan menjadi peluang untuk bisnis kita.

Dengan sifat fathonah kita sebagai seorang pebisnis dapat membuka pintu baru untuk bisa menyalurkan barang atau jasa kepada masyarakat dan medapatkan keuntungan juga. Dengan kecerdasaan yang kita miliki, kita harus bisa mencari suatu peluang yang dapat kita jadikan bisnis. Apa yang masyarakat butuhkan pada saat itu ? Agar dapat memecahkan masalah tersebut kita harus mencari solusi yaitu dengan menciptakan suatu produk barang atau jasa yang dibutuhkan masayarakat pada saat itu dengan teknologi komunikasi yang semakin canggih serta kemampuan dan dana yang mencukupi.

Pada saat kita melakukan mitra atau kerja sama dengan perusahaan asing di mancanegara kita bisa berkomunikasi melalui alat bantuan yaitu komputer. Jika kita melakukan transaksi kita tidak perlu bertatap muka secara langsug dengan klien yang ada di perusahaan asing tersebut melainkan kita cukup bertransaksi melalui komputer dengan tersambung interenet. Sifat fathonah disini berkedudukan sangat penting untuk masalah seperti ini. Dan sifat fathonah bisa kita kembangkan seoptimal mungkin.

Dan ada pula sifat fathonah yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis yaitu kecerdasaan spiritual. Kecerdasan spiritual disini diartikan sebagai suatu kemampuan dimana di dalam segala bentuk aktivitas maupun kegiatan dapat diniati sebagai ibadah kepada Allah. Yaitu semata-mata untuk mencari Ridhonya dan mencari keberkahan. Agar rezeki yang kita dapat bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri dan berkah.

Kunci bisnis kesuksesan menurut Nabi Muhammad Saw yaitu dengan pola fikir yang beretika di dalam bisnisnya.

1)Jujur dalam usahanya. Jujur disini tidak menipu para pelanggan dengan semata-mata mencari keutungan dengan sangat besar. Menutupi kekurangan yang ada di produk kita dengan mengatakan bahwa produk ini bagus dan asli.

2)Berpegang teguh akan nilai-nilai Syariat Islam.

3)Bertanggung jawab atas semua kegiatan yang dilakukan kepada Allah.

4)Keadilan dan keseimbangan. Adil dalam bisnis kita dan keseimbangan sosial, tidak hanya mencari keuntungan melainkan diniatkan atau membantu di dalam bisnisnya.

5)Di dalam berbisnis tidak hanya mencari keuntungan saja melainkan untuk menolong orang lain.

6)Menjaga nama baik dengan tujuan agar kita mendapatkan sebuah kepercayaan dari para pelanggan dan agar siapapun yang akan bekerja sama dengan kita tidak ragu.

Jadi kesuksesan bisnis Nabi Muhammad Saw penuh dengan rahasia-rahasia yang bisa kita contoh oleh kita semua dalam merintis bisnis sebagai bekal kita untuk menjadi pebisnis yang sukses dunia akhirat.

Reza rizkiya
Mahasiswa IAIN jember
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Peran Civil Society dalam Perang Melawan Wabah

Perkembangan wabah korona semakin mengkhawatirkan. Epidemiologi Pandu Riono menyebut puncak kasus Covid-19 di Indonesia baru mencapai puncak pada awal semester pertama hingga pertengahan tahun...

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan...

Menjarah Mahkota Kemuliaan MK

Revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang disahkan pada 1 September lalu menjadi hadiah sekaligus menjadi dilema bagi kesembilan hakim konstitusi di usianya yang ketujuh belas...

Memahami Kembali Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru telah memasuki bulan ke-6 sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Per tulisan ini...

Pandemi Dapat Membunuh Populis, Tidak Populisme

Demokrasi atau otoriter? Masa awal pandemi diwarnai dengan perdebatan mengenai tipe rezim mana yang paling efektif dalam menghadapi wabah Covid-19. Namun memasuki kuartal ketiga...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.