OUR NETWORK

Mencari Presiden “Abu-abu” Indonesia

Pemilu merupakan jalan memilih pemimpin negara

Tahun 2019 yang sering disebut tahun politik. Pemilihan umum semakin dekat. Rabu 17 April 2019 pelaksanaan pemilu, apakah anda sudah terdaftar sebagai pemilih? Setiap warga negara harus saling mengingatkan pentingnya pemilu sebagai hak dan tanggung jawab sebagai warga negara (Robert F. Kennedy).

Pemilu merupakan jalan memilih pemimpin negara. Maka saat pelaksanaan pemilu, peran kita penting sekali sebagai warga negara yaitu dapat mewarnai kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemimpin terpilih.

Keberhasilan pemimpin terpilih tergantung pastisipasi seluruh masyarakat. Semakin tinggi partisipasi dalam pemilu maka tujuan pembangunan Indonesia akan tercapai. Partisipasi politik perlu ditingkatkan. Indonesia pemiliknya adalah rakyat Indonesia.

Setiap pemilih akan menentukan warna, dinamika ehidupan dan nasib Indonesia untuk masa depan. Jangan golput karena akan lebih banyak mudharatnya.

Pemilih akan mendapat lima surat suara ketika datang di tempat pemungutan suara. Masing-masing surat suara berbeda warnanya. Ini dilakukan agar pemilih dapat dengan mudah membedakan. Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, Biru untuk DPRD provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota dan abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden.

Warna abu-abu untuk surat suara pemilihan Presiden berukuran 22 x 31 cm dengan 80 gram. Berbentuk lembaran empat persegi panjang terdiri atas dua bagian yaitu luar dan dalam.

Menurut Leastrice Eisman (konsultan warna), arti warna abu-abu adalah serius, bisa diandalkan dan stabil. Abu-abu merupakan warna alam dan warna yang permanen. Abu-abu warna yang kuat dan praktikal.

Maka sudah pas dan cocok warna ini digunakan dalam warna kartu suara pemilihan presiden. Sosok presiden memang harus kompeten, dapat diandalkan, serius dan terpenting mempunyai psikologis yang baik.

Presiden di Indonesia mempunyai dua tugas dan jabatan yaitu kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden terpilih akan memgang jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia selama lima tahun penuh dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama tetapi hanya untuk satu kali masa jabatan.

Jadi pastikan dan luangkan waktu 17 April 2019 untuk datang ke tempat pemungutan suara. Salurkan aspirasi anda sesuai renungan dan mantapkan pilihan dari sekarang. Buktikan kita semua sebagai warga negara yang baik untuk memilih dan berpartisipasi dalam pemilu. Masa depan negara Indonesia ada ditangan kita semua.

Staf Badan Penjaminan Mutu Universitas Aisyiyah Yogyakarta

TINGGALKAN KOMENTAR

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

    Processing files…