Banner Uhamka
Jumat, September 25, 2020
Banner Uhamka

Mencari Penerus Christiano Ronaldo

Ambiguitas Pemaknaan Taaruf dengan Pacaran Versi Syariat

Ada kerisauan dalam hati para kawula muda mana kala masih saja bertahan dalam kesendirian tanpa seorang pasangan. Terutama bagi yang sudah cukup usia untuk...

Ospek, Wadah Senioritas atau Sekedar Formalitas

Bagi saya ospek adalah suatu kegiatan yang tidak perlu dilakukan oleh seorang mahasiswa baru. Bagaimana tidak, standar kegiatan ospek tidak jauh-jauh pada tindakan diskriminatif...

Menanti Narasi Besar Jokowi

Pelaksanaan Pilpres sudah memasuki hitungan mundur, kurang lima bulan lagi menuju hari pencoblosan. Penantian yang panjang bagi rakyat untuk mendapatkan kepala negara periode lima...

Secercah Harapan Petani Garam Rawaurip

Ditengah hiruk pikuk persiapan pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali pada bulan Oktober nanti, petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon tengah berupaya...
Aditya Mahyudi
Penulis Lepas di berbagai Media dan Alumni Unikom.

Pada tahun 2009 silam, ada seorang pemain Manchester United yang ingin menemui Florentino Perez untuk melamar pekerjaan sebagai pemain Real Madrid. Tujuan dia bermain di Real Madrid sebenarnya adalah untuk menambah pengalaman serta berambisi mencetak rekor yang belum pernah terpecahkan di Real Madrid.

Siapa sangka, lamaran pemain berambut klimis tersebut langsung diterima oleh Opa Perez usai melihat rekam jejaknya selama memperkuat Manchester United dengan membawa segudang prestasi. Setelah ditelusuri lebih mendalam, dia adalah Christiano Ronaldo sang pemain haus gol yang berambisi menaklukkan lawan-lawannya lewat permainan cantik. Sejak bergabung di Real Madrid, nama Ronaldo mulai diperhitungkan sebagai pemain terganas Eropa yang siap mengguncang sepakbola dunia.

Seiring berjalannya waktu, Ronaldo mengumumkan keputusan yang sangat mengegerkan publik yaitu dia memantapkan diri untuk hijrah ke Juventus di awal musim 2018/19. Walaupun terasa berat, Ronaldo tetap pada pendiriannya karena bermain di sepakbola Italia jauh lebih menantang dan penuh dengan dukungan suporter yang menggila tanpa batas.

Apabila dia terus-terusan bertahan di Real Madrid, dia khawatir kalau suatu saat nanti ada pemain yang cemburu sama kehadirannya lalu ujung-ujungnya malah berakhir hengkang ke klub besar yang lebih menjanjikan. Demi mencegah kejadian serupa, dia lebih baik mencari petualang baru di negeri orang daripada menyusahkan rekan timnya yang sedang berjuang dalam menemukan performa terbaiknya.

Seolah menanggapi kepergian Ronaldo yang terbilang mendadak, Real Madrid merasa kehilangan sosok pemain penting yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri. Saking sedihnya, Real Madrid seakan mulai kesulitan saat mencari pemain bertipikal striker murni seperti Ronaldo padahal dia sedang dalam masa perpanjang kontrak di Real Madrid. Oleh karena itu, mereka berniat menggelar audisi terbuka untuk menentukan siapa yang pantas menduduki posisi Ronaldo sebagai penyerang depan.

Mengenai (calon) pengganti Ronaldo, setiap pemain wajib memiliki kriteria khusus diantaranya:  Pertama, selalu rajin mencetak gol ke gawang lawan lewat teknik rahasia apa saja asalkan bukan prank apalagi lewat handball. Kedua, daya tahan tubuhnya diusahakan lebih kuat dan sehat  tanpa mengalami cedera sedikitpun.

Dalam persyaratan yang sudah disebutkan di atas, Gareth Bale sempat memenuhi kedua kriteria tersebut karena dia memiliki penampilan yang cukup beringas dan sangar di lapangan sejak awal kepindahannya ke Real Madrid. Sayangnya, dia kerapkali tampil di luar ekspetasi yang berakhir mengecewakan sehingga membuat Zinedine Zidane dan Opa Florentino Perez sedikit geram.

Belum berhenti sampai di situ, dia pernah merasakan puasa gol selama beberapa pertandingan dengan performa kurang maksimal alias selalu tampil loyo di suatu kesempatan. Berbagai kejadian tak terlupakan seperti cedera dadakan, indispliner, gimmick, atau sulit keluar dari zona nyaman menjadi alasan utama mengapa dia kurang tampil meyakinkan saat tampil di lapangan. Konsekuensinya adalah dia harus bersedia ditempatkan di bangku cadangan sampai benar-benar menemukan sentuhan magisnya. Tetap semangat ya Gareth Bale!

Selanjutnya, salah satu pemain Real Madrid yaitu Karim Benzema layak digadang-gadang menjadi kandidat kuat pengganti Ronaldo di masa depan. Dengan fisiknya yang bugar serta jarang mengalami cedera parah, Benzema perlahan-lahan mulai tampil sangar lewat aksinya dalam menerobos pertahanan lawan yang super kokoh. Selain itu, gol ala Benzema ini rata-rata berasal dari sundulan kepala maupun penalti berkelas demi mengecoh pandangan kiper.

Aksi Benzema ini seolah menembus kesalahannya di musim lalu dimana dia pernah mengalami krisis gol secara berkepanjangan akibat selalu berada di bawah bayang-bayang Christiano Ronaldo. Lebih membanggakan lagi, jumlah gol yang dihasilkan oleh Benzema semakin bertambah menjadi sekitar 26 gol di La Liga selama 3 musim terakhir.  Hebat sekali bukan kiprah anggota “Los Galacticos” jilid 2 ini!

Secara mengejutkan, kedua pemain tersebut bukanlah tipe yang diharapkan Real Madrid untuk mengganti Ronaldo karena mereka sering tampil inkosisten alias kerapkali naik-turun performanya selama bertanding. Sebagai gantinya, Real Madrid lebih memercayakan pada kombinasi antara pemain muda dan pemain berpengalaman dengan menggunakan strategi yang bernama false nine atau tidak memasang striker murni.

Walaupun kontribusinya sempat diremehkan oleh para Madridista di awal pertandingan, para pemain Real Madrid seolah membuktikannya lewat kerjasama apik serta permainannya yang atraktif. Hasil kerja keras mereka selama ini yang sungguh melelahkan terbilang cukup luar biasa karena mereka sukses membangkitkan Real Madrid yang awalnya sering babak belur saat berhadapan dengan tim medioker tiba-tiba berubah sekejap menjadi tim yang mulai ditakuti di Eropa sehingga mereka selalu optimis meraih kemenangan di setiap pertandingan La Liga 2019/20 tanpa tergelincir satupun.

Jadi bisa dibilang Real Madrid tidak melulu bergantung pada satu pemain seperti halnya Barcelona dengan Lionel Messi melainkan mereka lebih mengutamakan kekompakan antar tim yang berujung juara La Liga 2019/20 bagi Real Madrid setelah mengarungi perjuangan berat. Hal ini membuktikan bahwa Real Madrid bisa menghasilkan prestasi tanpa bantuan Ronaldo. Wah luar biasa sekali pencapaian Real Madrid ini!

Memang harus diakui, sebagian fans sepak bola masih mengenang Ronaldo sebagai malaikat penyelamat Real Madrid jika ingin meraih jaminan gelar juara entah di La Liga maupun Liga Champions Eropa. Jangan lupakan juga aksi kecepatan lari Ronaldo yang bagaikan kilat serta tendangannya yang spektakuler hingga melambung ke angkasa sangat dirindukan oleh para Madridista.

Belum lagi ditambah dengan gol fenomenalnya ke gawang Sevilla lewat tendangan pisang yang bikin tim lawan terasa tak kuasa menahan gempuran bolanya. Bagi Madridista, Ronaldo layak sepatutnya menjadi sosok pemimpin yang paling dihormati dengan sepenuh hati meski telah melalangbuana ke klub lain.

Maka dari itu, mencari pemain pengganti Ronaldo terbilang susah-susah gampang karena belum ada penggantinya yang sepadan. Seandainya ada pemain yang menyamai aksi Ronaldo, itupun mereka harus dibarengi dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah dalam bermain sepakbola.

Aditya Mahyudi
Penulis Lepas di berbagai Media dan Alumni Unikom.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Peran Civil Society dalam Perang Melawan Wabah

Perkembangan wabah korona semakin mengkhawatirkan. Epidemiologi Pandu Riono menyebut puncak kasus Covid-19 di Indonesia baru mencapai puncak pada awal semester pertama hingga pertengahan tahun...

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan...

Menjarah Mahkota Kemuliaan MK

Revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang disahkan pada 1 September lalu menjadi hadiah sekaligus menjadi dilema bagi kesembilan hakim konstitusi di usianya yang ketujuh belas...

Memahami Kembali Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru telah memasuki bulan ke-6 sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Per tulisan ini...

Pandemi Dapat Membunuh Populis, Tidak Populisme

Demokrasi atau otoriter? Masa awal pandemi diwarnai dengan perdebatan mengenai tipe rezim mana yang paling efektif dalam menghadapi wabah Covid-19. Namun memasuki kuartal ketiga...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.