Rabu, Maret 3, 2021

Memaknai Syair Lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

Munazarah, Sebuah Tradisi yang Hilang….

Membaca karya Prof Hasan tentang sejarah tradisi intelektual yang telah menghilang membuat saya terkagum-kagum, ternyata pernah  ada tradisi yang  mampu membuat ummat ini  disegani...

Nasib Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Mengapa Tiongkok sangat provokatif terhadap Indonesia di perairan Laut Natuna Utara dengan resiko mengganggu hubungan bilateral mereka? Di satu sisi, Tiongkok menunjukkan keseriusannya sebagai negara...

Menilai Tata Kelola Anggaran Pemerintah

Laporan pertanggungjawaban APBN 2017 baru saja ditetapkan menjadi undang-undang pada akhir bulan Juli. Tercatat, realisasi penerimaan negara dan hibah mencapai Rp 1.666,37 triliun atau...

Menjadi Perempuan di Era Revolusi Industri

Kehidupan perempuan dewasa ini seolah tercebur dalam proses menuju pemulihan mitos feminisme yang sebenarnya sedang gencar menyatakan diri. Keinginan untuk menjadi setara dengan jenis...
arthur calvin
Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya

Lagu yang diciptakan oleh musisi terkenal di Indonesia yaitu Ahmad Dhani, melahirkan Sebuah mahakarya lagu yang begitu indah dan memiliki makna yang dalam. Lagu ini keluar pada tahun 2004 dalam album “Senyawa” milik mendiang Almarhum Chrisye ini menceritakan seberapa besar seorang hamba menyembah dengan tulus dan ikhlas kepada tuhannya sebagai bentuk berserah diri dalam seluruh jiwa dan raga yang  dimiliki.

Pesan yang disampaikan dari lagu ini dimunculkan dari lirik yang terkandung di dalamnya. Lirik yang dibuat dirangkai semakna dan seindah mungkin ini seolah mengajak pendengar untuk merenungkan sejenak makna dan tujuan mereka selama hidup di dunia. Syair yang dirangkai ini berorientasi dengan kalimat-kalimat yang mempertanyakan sehingga mengajak para pendengar untuk merenungkan arti dari segala kehidupan ini dengan nada yang melow seakan lagu ini merasuki jiwa bagi pendengarnya.

Kata demi kata  yang tersusun menjadi sebuah lirik ini terinsipirasi dari doa cucu Nabi Muhammad SAW yang bernama Robiah Al-Adawiyah, doa tersebut berbunyi “Ya Allah, jika aku menyembahMu Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya…Dan jika aku menyembahMu Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya… Tetapi, jika aku menyembahMu Demi Engkau semata, Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu Yang abadi padaku”. Doa yang ia panjatkan itu berisi curahan hati ia dari lubuk hati terdalam bahwa ia menyembah-Nya dengan tulus dan tidak mengharapkan imbalan yang didapat yang ia inginkan hanyalah kasih sayang dari Tuhan Seluruh Alam.

Doa tersebut tertuang dalam lirik lagu “Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada” memberi tamparan keras kepada para pendengar bahwa jika bila apa yang dilakukan sepanjang hidup ini dilakukan hanya dilandasi rasa takut kepada neraka dan hanya inginkan surga maka celakalah orang tersebut. QS al- An’am ayat 162, Nabi Muhammad SAW berkata, “Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam.”

Sebagaimana perkataan Rasulullah merupakan sebuah janji hidup bahwa segala yang ia lakukan ialah murni ketaatan kepada Tuhan. Lalu bagaimana dengan kita, apakah semua yang dilakukan semata-mata hanya untuk memenuhi kewajiban dari Tuhan dan menghindari larangan karena takut siksaan dan bagaimana dengan hubungan kita dengan Tuhan, apa hanya sebatas tindakan yang dilakukan secara paksaan? Atau hanya karena kita mengikuti ajaran agama yang dianut turun menurun? Semua jawaban itu hanya kita yang tahu dan hanya kita sajalah yang dapat menjawab pertanyaan tersebut karena semuanya kembali ke hati masing-masing setiap manusia.

Sebagaimana banyak para tokoh agama berkata apakah beribadah yang kita lakukan untuk menjauhi neraka adalah ibadah para budak karena takut dengan siksaan yang didapat  dan ibadah yang dilakukan untuk menginginkan surga adalah ibadah para pedagang karena dari apa yang telah dilakukan harus mendapatkan ganjaran yang imbas. Apakah kita termasuk dari salah satu ataupun malah keduanya?

Ibadah yang benar ialah ibadah yang tulus mengharap ridho-Nya karena semua yang dilakukan berdasarkan niat bahwa kita mencintai-Nya melebihi cinta kita yang ada di seluruh alam semesta. Rasa cinta inilah seharusnya dijadikan salah satu landasan kita dalam ibadah menyembah kepada-Nya.

Syair lagu ini juga memuat jika kedua tempat akhir kehidupan yang dijanjikan tidak pernah ada, apa diri kita masih tetap bersujud dan menyebut nama-nya dengan sepenuh hati karena tidak ada imbalan yang diganjar dari setiap perbuatan yang dilakukan. Apa kita masih sudi menyembah kepadanya atau kita malah  bebas untuk melakukan hal yang kita senangi? Bila memang hamba sahaja yang benar pasti mereka akan tetap ikhlas sujud dan menyebut nama-Nya hingga ajal menjemput karena itulah yang dinamakan tingkat berserah diri yang begitu tinggi di dalam hati seorang hamba yang bersahaja.

Lagu ini merupakan sebuah karya lagu yang diciptakan oleh Ahmad Dhani dan dinyanyikan Almarhum Chrisye untuk memberikan peringatan kepada masyarakat tentang hubungan antara manusia dengan Tuhan. Hubungan yang terjadi itu semestinya dilandasi dengan rasa ikhlas dan cinta kepada Tuhan seperti pesan salah satu tokoh sufi yaitu Yahya bin Mu’adz yang berpesan ”Cinta seberat biji sawi lebih kusukai daripada ibadah selama tujuh puluh tahun tanpa disertai cinta.”

Arti dari pesan yang disampaikan beliau ialah Tuhan lebih menyukai seorang hamba yang melakukan ibadah berdasarkan rasa cinta kepada Tuhan daripada seorang hamba yang melakukan ibadah yang didasarkan pamrih. Dialah yang pantas dipuja dan disembah, maka dari itu apa kalian ikhlas untuk selalu memuja dan menyembah-Nya dengan hati yang ikhlas dan tulus?.

arthur calvin
Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Stop Provokasi, Pelegalan Miras? Mbahmu!

Lampiran Perpres yang memuat izin investasi miras di daerah tertentu, baru saja dicabut oleh Presiden. Ini disebabkan karena banyak pihak merasa keberatan. Daripada ribut...

Beragama di Era Google, Mencermati Kontradiksi dan Ironi

Review Buku Denny JA, 11 Fakta Era Google: Bergesernya Pemahaman Agama, dari Kebenaran Mutlak Menuju Kekayaan Kultural Milik Bersama, 2021 Fenomena, gejala, dan ekspresi...

Artijo dan Nurhadi di Mahkamah Agung

In Memoriam Artijo Alkostar Di Mahkamah Agung (MA) ada dua tokoh terkenal. Artijo Alkostar, Hakim Agung di Kamar Pidana dan Nurhadi, Sekjen MA. Dua tokoh MA...

Gangguan Jiwa Skizofrenia

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan social sehingga individu tersebut menyadari kemampuan diri sendiri. Dapat mengatasi tekanan,...

Mencermati Inflasi Menjelang Ramadhan

Beberapa pekan lagi, Bulan Ramadhan akan tiba. Bulan yang ditunggu-tunggu sebagian umat muslim ini adalah bulan yang istimewa karena masyarakat muslim berusaha berlomba-lomba dalam...

ARTIKEL TERPOPULER

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.