Rabu, Oktober 21, 2020

Liverpool, Biarkanlah Semesta Bekerja

Pengaruh Dedi Mulyadi di Jawa Barat

Semenjak beredarnya surat rekomendasi bodong DPP Partai Golkar, yang mengusung Walikota Bandung Ridwan Kamil berpasangan dengan Danil Muttaqien Syafiudin, untuk maju di Pilgub Jabar...

Anak, Pendidikan, dan Kebinekaan

Sidik Nugroho*) Beberapa waktu lalu kita memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan yang sudah berlangsung sejak 1984 ini adalah momen untuk menengok kembali, sampai sejauh...

Ustad Ignatius adalah Wajah Inferior Kita

Jagad Twitter dibuat heboh dengan pengakuan seorang ustad mualaf yang mengaku sebagai anak semata wayang seorang Kardinal. Tidak hanya itu dia juga mengaku sebagai...

Pilpres 2019, Upaya Menjaga Ideologi!

Gong Pemilihan Presdien dan wakil Presiden 2019 sebagai tanda dimulainya kontes perpolitikan dinegeri ini belum ditabuh. Periodesasi kampanye baru akan dimulai 23 September Mendatang....
Avatar
Ilhamfhrza
Mahasiswa Psikologi

Di luar sedang hujan deras, tak lama terdengar kumandang panggilan ibadah shalat ashar. Kata guru mengaji saya, hujan deras dan waktu adzan shalat fardu adalah waktu-waktu dimana doa akan lebih diijabah.

Di saat itu juga, saya langsung menundukkan kepala dan mulai memanjatkan doa didalam hati, dengan khusyuk saya berdoa kepada Tuhan untuk akhirnya berbaik hati memberikan Liverpool gelar juara di musim ini. Sesuatu yang tidak pernah lagi kami rasakan dalam beberapa tahun belakangan.

Bahkan jika bicara gelar liga, terakhir kali Liverpool meraih trofi terjadi pada 28 April 1990. Ya, kurang lebih sekitar dua puluh sembilan tahun yang lalu :) Disaat Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Soeharto. Pak Jokowi saat itu sepertinya masih menjadi tukang kayu, dan hingga saat ini beliau menjadi Presiden, Liverpool juga masih belum bisa meraih kembali gelar tersebut.

Menjadi seorang penyabar dan setia saya rasa adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seluruh fans Liverpool, kami semua adalah penceramah terbaik saat bicara tentang kesabaran dan kesetiaan.

Setiap tahunnya, kami selalu mengulangi tindakan bodoh, berharap dan berucap musim ini akan menjadi milik kita, hingga menjelang akhir musim kami harus merenovasi kembali harapan tersebut dan melakukan hal yang sama lagi pada musim berikutnya.

Kami tetap akan meyakini penggalan lirik “At the end of the storm there’s a golden sky” akan terjadi meskipun tim kami dipimpin dan diisi oleh pelatih dan pemain kelas medioker. Hampir sedekade ini dukungan kami tidak pernah padam meskipun harus mendukung pelatih dan pemain sekelas Roy Hodgson, Brendan Rodgers, Ricky Lambert, Paul Konchesky, Andy Carroll dan sederet pemain lawak lainnya.

Musim ini berjalan agak berbeda, pada awalnya. Sampai akhirnya menjelang garis finis, sepertinya semuanya akan berakhir sama seperti musim-musim sebelumnya, Liverpool akan tetap tanpa gelar.

Peluang menjuarai Champions League saya rasa sudah selesai ketika tendangan bebas spektakuler Lionel Messi menambah skor 3–0 untuk kemenangan Barcelona, belum lagi Salah dan Firmino yang harus absen pada laga leg ke 2. Hanya orang tidak waras yang masih percaya Liverpool akan lolos ke final.

Begitupun dengan peluang merengkuh gelar liga, Liverpool masih harus mengalahkan tim pembunuh raksasa musim ini, Wolverhampton Wanderers seraya berharap keajaiban terjadi, tim peringkat 17 Brighton Hove & Albion mampu mengalahkan atau setidaknya menahan imbang pemuncak klasemen, Manchester City.

Hanya ada 3 skenario tersisa untuk Liverpool. Skenario pertama, secara mengejutkan Liverpool akan meraih double winner Premier League dan Champions League. Kedua, Liverpool memenangkan gelar diantara Premier League atau Champions League. Skenario ketiga dan yang paling pahit, Liverpool tidak memenangkan apapun.

Jika yang terjadi adalah yang ketiga, saya rasa Liverpool telah dikutuk, atau jangan-jangan kami telah menukar seluruh keberuntungan yang kami punya kepada iblis saat 14 tahun lalu secara ajaib meraih gelar Champions League di Istanbul.

Bayangkan saja, pada musim ini Liverpool hanya kalah 1 kali di liga dan jika berhasil menang di pertandingan terakhir, Liverpool akan jadi satu-satunya tim dalam sejarah Premier League yang berhasil mengumpulkan 97 poin tanpa memenangi gelar. Bahkan Arsenal era invincible dan Manchester United era Ferguson pun tidak bisa mencapai perolehan poin tersebut.

Entah musim ini akan berakhir seperti apa, berharap dan percaya keajaiban akan terjadi adalah bagian lain yang tak terpisahkan sebagai fans Liverpool. Dini hari nanti saya akan tetap menonton leg kedua Semifinal Champions League dengan keyakinan Liverpool akan mencetak tiga gol atau lebih dan berhasil menyingkirkan Barcelona, biarlah saya menjadi salah satu orang yang tidak waras tersebut.

Dan di tanggal 12 Mei nanti, saya akan menonton pertandingan terakhir Liverpool di Liga dengan penuh keyakinan Liverpool akan menang dan City akan terpeleset, dan kami semua akan menyeka air mata masing-masing melihat kapten kami, Jordan Henderson mengangkat piala dan mengakhiri puasa gelar Liga selama puluhan tahun.

Saya percaya semesta pada akhirnya akan membantu dan mengabulkan keinginan jutaan fans Liverpool seluruh dunia dan mengakhiri segala penderitaan yang kami rasakan selama ini. Persis seperti kutipan buku favorit saya, The Alchemist “And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”

Dan jika skenario pertama atau kedua tidak terjadi, saya tetap akan mencintai Liverpool dengan sepenuh hati dan kembali mengucapkan mantra sakti kami, “Next Year Will Be Our Year”, entah sampai kapan.

I love You 3000, Liverpool.

Avatar
Ilhamfhrza
Mahasiswa Psikologi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Banyak Abdi Negara Muda Pamer di Media Sosial?

Apakah kamu pengguna Twitter yang aktif? Jika iya, pasti kamu pernah melihat akun @txtdrberseragam berseliweran di timeline kamu. Sebagaimana tercantum di bio akun ini,...

Flu Indonesia

“Indonesia sedang sakit, tapi cuma flu biasa....” Di pojok gemerlapnya kota metropolitan, jauh dari bising suara knalpot kendaraan, dan bingar-bingar musik dugem, tentu ada masyarakat...

K-Pop dalam Bingkai Industri Budaya

Budaya musik Korea atau yang biasa kita sebut K-Pop selalu punya sisi menarik di setiap pembahasannya. Banyak stigma beredar di masyarakat kita yang menyebut...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Mahasiswa Dibutakan Doktrin Aktivisme Semu?

Aktivisme di satu sisi merupakan “alat” yang bisa digunakan oleh sekelompok orang untuk melakukan reformasi atau perbaikan ke arah baru dan mengganti gagasan lama...

ARTIKEL TERPOPULER

Tanggapan Orang Biasa terhadap Demo Mahasiswa dan Rakyat 2019

Sudah dua hari televisi dihiasi headline berita demonstrasi mahasiswa, hal yang seolah mengulang berita di TV-TV pada tahun 1998. Saya teringat kala itu hanya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Jangan Bully Ustazah Nani Handayani

Ya, jangan lagi mem-bully Ustazah Nani Handayani “hanya” karena dia salah menulis ayat Al-Qur’an dan tak fasih membacakannya (dalam pengajian “Syiar Kemuliaan” di MetroTV...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.