Senin, Oktober 26, 2020

Komunis Pertama dalam Tubuh Organisasi Islam Di Indonesia

Mereduksi Laju Radikalisme di Indonesia

Situasi keagamaan di Indonesia belakangan ini sudah semakin mirip dengan situasi keagamaan negara-negara di Timur Tengah yang mempertontonkan intoleransi, kekerasan, dan teror. Ketika agama...

Cara Kuntowijoyo Membela “Yang Bukan Manusia”

Negara punya tata, desa punya cara, dan pasar punya aturan. Begitu yang terus digemakan Kuntowijoyo lewat tokoh Pak Mantri, dalam novelnya “Pasar”. Ikat pinggang...

Keyakinan yang Goyah

Tulisan ini mohon dibaca dengan keyakinan tinggi dan kemantapan jiwa. Mengapa? Karena dengan adanya sedikit keraguan, maka akan timbul bara api yang memunculkan tindak...

Spirit Asian Games dalam Kontestasi Politik

Demam Asian Games 2018 sedang melanda bangsa Indonesia selaku tuan rumah, apalagi banyak kontingen berhasil meraih prestasi memuaskan yang melampaui target yang dicanangkan. Kejuaraan...
Avatar
nanto28
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah di FKIP UHAMKA dan Filsuf

Pada tahun 1913 H. J. F. M. Sneevliet (1883-1942) tiba di Indonesia. Dia memulai karirnya sebagai seorang pengamut mistik Katolik tetapi kemudian beralih ke ide-ide sosial demokratis yang revolusioner dan aktivisme serikat dagang. Pada tahun 1914 dia mendirikam Indische Social- Democratische Vereniging (ISDV: Perserikatan Sosial Demokrat Hindia) di Surabaya.

Partai beraliran kiri ini dengan mudah berkembang menjadi Partai Komunis di Asia yang berada di luar negeri Soviet. Anggota ISDV ini adalah orang-orang Belanda, tetapi Organisasi ini ingin merangkul rakyat Indonesia, karenanya ISDV menjalin persekutuan dengan Insulinde (Kepulauan Hindia). Partai ini sebagian besar anggotanya Indische Partjj yang berkebangsaan Indo-Eropa yang radikal, anggota Insulinde berjumlah 6000 orang termasuk beberapa orang jawa terkemuka.

Oleh karena itu perhatian ISDV mulai teralihkan kepada Sarekat Islam, organisasi perdagangan yang memiliki jumlah pengikut yang besar dari rakyat Indonesia. Karena ISDV masuk ke tubuh SI maka SI pecah menjadi SI Putih dipimpin H. Agus Salim berhaluan Kanan berpusat di Yogyakarta, dan SI Merah dipimpin Semaoen  berhaluan kiri berpusat di Semarang.

Dengan pecahnya Sarekat Islam yang merupakan organisasi dagang Islam terbesar yang tujuan utamanya untuk menyaingi dan menahan lajunya perdagangan orang-orang China karena akan merugikan penduduk pribumi Indonesia, yang terjadi perpecahan antara golongan tua dan muda.

Golongan tua yaitu SI Putih menginginkan organisasi ini berjalan sesuai kesepakatan bersama dan musyawarah, pemikiran golongan tua cenderung konservatif, sedangkan golongan muda yaitu SI Merah menginginkan organisasi ini berjuang secara revolusioner untuk membela kaun yang tertindas serta bertindak terburu-buru, pemikiran golongan muda cenderung revolusioner dan menginginkan revolusi.

Pada tahun 1916 SI sudah terpecah di Minangkabau karena adanya perbedaan doktrin. Kaum Islam Modern menyebut diri mereka sebagai ‘SI kartu putih’, sedangkam kelompok-kelompok agama yang tradisional yang dipimpin oleh kaum sufi disebut ‘SI kartu merah’.

Sangat jelas bahwa perpecahan dalam suatu organisasi apapun disebankan oleh perbedaan doktrin dan perbedaan pandangan politik. Sebenarnya perbedaan merupakan Sunnatullah (Kebiasaan) yang memang wajar adanya akan tetapi ini semua bisa dikalahkan pleh politik manusia itu sendiri (Vested Interest)

Sumber: Ricklefs, M.C. (2005). Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hlm 260-261 dan 267.

Avatar
nanto28
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah di FKIP UHAMKA dan Filsuf
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Reformasi Kewenangan Legislasi DPD

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai anak kandung reformasi telah berusia 16 tahun. Lembaga negara buah amandemen ketiga UUD 1945 mengalami banyak goncangan. Isu pembubaran...

Mencari Petunjuk Kekebalan Covid-19

Orang yang telah pulih dari Covid-19 mungkin khawatir tentang efek kesehatan yang masih ada, tetapi beberapa mungkin juga fokus pada apa yang mereka lihat...

Sastra, Dildo dan Evolusi Manusia

Paling tidak, berdasarkan catatan tertulis, kita tau bahwa sastra, sejak 4000 tahun lalu telah ada dalam sejarah umat manusia. Hari ini, catatan yang ditulis...

Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia

Di dalam buku Huntington yang 600-an halaman yang berjudul Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia mengatakan bahwasanya masa depan politik dunia akan...

Di Bawah Erdogan Turki Lebih Tidak Demokratis dari Indonesia

Turki di bawah kepemimpinan Erdogan sering dibanding-bandingkan dengan Indonesia di bawah Jokowi. Perbandingan dan penghadap-penghadapan antara Erdogan dan Jokowi yang sering dilakukan oleh kelompok...

ARTIKEL TERPOPULER

Tamansiswa, Ki Hadjar Dewantara, dan Sistem Pendidikan Kolonial

Setiap 2 Mei kita dihadapkan pada kesibukan rutin memperingati Hari Pendidikan Nasional. 2 Mei itu merupakan tanggal kelahiran tokoh pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara,...

Pemuda Pancasila Selalu Ada Karena Banyak yang Memeliharanya

Mengapa organisasi ini masih boleh terus memakai nama Pancasila? Inikah tingkah laku yang dicerminkan oleh nama yang diusungnya itu? Itulah pertanyaan saya ketika membaca...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Di Bawah Erdogan Turki Lebih Tidak Demokratis dari Indonesia

Turki di bawah kepemimpinan Erdogan sering dibanding-bandingkan dengan Indonesia di bawah Jokowi. Perbandingan dan penghadap-penghadapan antara Erdogan dan Jokowi yang sering dilakukan oleh kelompok...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.