Banner Uhamka
Minggu, September 27, 2020
Banner Uhamka

Kebaikan antara Politik dan Tuhan

Farouq Gouida: Wajah Lain Nizar Qabbani

Membincang Nizar Qabbani di abad ini, tak ubahnya mengenang album foto yang telah lapuk dimakan usia. Kepenyairan Nizar Qabbani, yang pada akhir-akhir ini begitu...

Malaysia punya Proton, Indonesia Punya Apa?

Sekelompok anak muda skeptis mencibir Indonesia yang belum mampu membuat produk motor dan mobil sendiri. Kelompok anak muda skeptis ini mencibir Indonesia punya apa, sambil...

Fenomena Pemakzulan dan Konflik Kekuasaan Bupati Jember

Lembaga legislatif Kabupaten Jember menuai sejarah baru dalam jagat perpolitikanya. Sejak beberapa dekade lalu, sinergitas antara DPRD dan Bupati Jember selalu berjalan damai. Meski...

Perdamaian dan Infeksi Saluran Perasaan

Masyarakat majemuk bukanlah sesuatu yang sengaja diatur oleh manusia. Masyarakat majemuk mengada atas izin Tuhan, sehingga merupakan sebuah keniscayaan untuk manusia terima dengan lapang...
munir
Pengamat politik amatiran, tukang ngopi sana-sini, gak suka rasan-rasan

Pagi ini belum sempat menelan kopi panas kepalaku sudah diobok-obok oleh statement diatas dari presiden Jancuker, Mbah Tejo. Seperti biasanya setelah ucek-ucek mata yang pertama saya cari adalah smartphone untuk mengetahui kabar tentang Nusantara.

Menurut pandangan saya keliaran fikirannya menunjukkan kedalaman pengetahuan, tak sedikit para ilmuwan dan ahli filsafat ikut dan berperan dalam meramaikan konstelasi politik di negeri ini, tentunya ini adalah bagian dari hak setiap warga negara.”

Namun bagaimana jika kelebihan ilmu dipakai hanya untuk memenangkan calonnya saja tanpa mempertimbangkan kebaikan dan kemaslahatan?”Disinilah pendidikan itu akan diuji, para ahli akan dilabeli dan dibranding, bukan saja soal kecapakan ia berbicara dan berlogika namun juga pada kebaikan yang akan tersebar dan bisa dirasakan oleh semua khalayak.

Menurut Ibnu Aqil politik adalah hal-hal praktis yang lebih mendekati kemaslahatan bagi manusia dan lebih jauh dari kerusakan meskipun tidak digariskan oleh Rosulullah SAW.

Maka seyogyanya sebagai masyarakat yang bermartabat, sebagai individu yang berilmu dan sebagai mahkluk yang berakhlak, bentuk pilihan kita harus disandarkan pada nilai-nilai kemanfaatan dan kedekatan para calon kepada Tuhannya.”

Emang apa hubungannya?”

Jelaslah ada karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من يرد الله به خيراً يفقهه في الدين

“Barangsiapa yang Allah kehendaki dengannya kebaikan, maka ia akan difahamkan dalam masalah agama.”[Muttafaqun ‘alaihi].

Saya mencoba memaknai hadis di atas dalam konteks ajang politik yang sedang berjalan, lihatlah bagaimana para elit politik berspekulasi, berbagai macam cara yang putih, abu-abu bahkan hitam sekaligus diperankan.

Tak ketinggalan para preman yang kekar dan bringas, hingga preman berdasi dan berdahi hitam semuanya ikut andil dalam mensukseskan calon yang didukungnya, tanpa berpikir bagaimana pendidikan politik dan konsekuensinya terhadap generasi esok.Lihatlah bagaimana wong cilik berdebat dan saling memaki karena pesan dan ulah kalian sebagai publik figur, kalian seolah tutup mata dan hati tanpa merasa prihatin sedikitpun atas konflik sosial yang terjadi asal kalian dan partai kalian bisa lolos ke dewan atau Senayan saja.

Entahlah sudah berapa lama saya mengigau hingga habislah cerutu dalam sela jariku. Maka ijinkanlah sebagai orang biasa ini berpesan sebagai bentuk kegalauan yang semata-mata karena kecintaan kami pada ibu pertiwi, “silahkan dukung dan pilih calon sesuai pilihan kalian, namun gunakan hati dan logika juga untuk menganalisa, mengukur dan mempertimbangkan sebagai yang paling layak berdasarkan pada kecakapan dan kedekatan dengan Tuhannya, karena bentuk kekuasaan dan kekuatan yang maha dahsyat adalah dari Tuhan, bukan otak manusia…”

Semua pesta politik kali ini bisa memberikan pelajaran yang baik bagi segenap bangsa Indonesia dan menjadikan lebih maju dan sejahtera serta berkeadilan.

munir
Pengamat politik amatiran, tukang ngopi sana-sini, gak suka rasan-rasan
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Beberapa Khazanah dan Pemikir Islam

Abad ke-14 dunia Islam mengalami kelesuan, akan tetapi dari Tunisia lahirlah seorang pemikir besar yaitu Ibn Khaldun (Abdurrahman ibn Khaldun, w. 808 H/1406 M)...

Seharusnya Perempuan Merdeka Sejak Usia Dini

Gender memberikan dampak yang berarti sepanjang jalan kehidupan seorang manusia. Tetapi karena diskriminasi atas dasar jenis kelamin dalam awal kehidupan, konsep kesetaraan bahkan pengetahuannya...

Disleksia Informasi di Tengah Pandemi

Perkembangan teknologi yang sudah tak terbendung bukan hal yang tabu bagi semua orang saat ini. Penerimaan informasi dari segala sumber mudah didapatkan melalui berbagai...

Opsi Menunda atau Melanjutkan Pilkada

Perhelatan akbar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan bergulir. Pilkada yang sejak era reformasi pasca amandemen UUD 1945 telah memberi ruang...

Peran Civil Society dalam Perang Melawan Wabah

Perkembangan wabah korona semakin mengkhawatirkan. Epidemiologi Pandu Riono menyebut puncak kasus Covid-19 di Indonesia baru mencapai puncak pada awal semester pertama hingga pertengahan tahun...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.