Kamis, Maret 4, 2021

Kalau Terpilih, Ini Program Utama Prabowo Subianto

Unlogical Order

Landasan Ototritas Firman Allah : Lukas 6 : 35 Tetapi kamu, KASIHILAH MUSUHMU dan BERBUATLAH BAIK kepada mereka dan PINJAMKAN dengan tidak mengharapkan BALASAN,...

Ali Shariati: Tokoh Sosiologi Islam Revolusioner (1)

Qabil dan Habil dalam mitologi drama kosmik adalah seorang anak Adam, yang mempunyai saudara kembar. Qabil maupun Habil mempunyai adik perempuan. Ali Shariati melihat...

Ayat-Ayat Dilan: Dari Surayah ke Tren Hijrah

Sebelum menulis novel Dilan, Pidi Baiq menulis berbagai buku humor satir semisal Drunken Monster, Drunken Molen, Drunken Mama, Drunken Marmut, Al-Asbun, dan at-Twitter. Dia adalah Imam...

Cita-Cita Menjadi Seorang Pewarta

Seniorku memiliki profesi sebagai wartawan di salah satu media massa. Sudah beberapa bulan ini aku memperhatikan pekerjaannya. Rasanya aku mulai jatuh cinta pada pekerjaan...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Sejak masa kampanye pilpres 2019 digelar kemudian dilanjutkan dengan tayangan debat capres di TV, sampai hari ini rakyat masih terus bertanya-tanya apa sih sebenarnya program utama capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, kalau dia terpilih menjadi presiden?

Pertanyaan yang sama juga bergelayut di pikiran saya, apa sesungguhnya yang telah disiapkan Prabowo untuk membangun bangsa ini? Penjabaran visi dan misi Prabowo dalam berbagai medium kampanye terasa masih sangat ngambang dan sulit dicerna.

Dari hari ke hari semua yang disampaikan Prabowo masih berupa konsep dan sekadar janji. Jujur saja, hanya ada dua sikap Prabowo yang sangat jelas yaitu dia tidak pernah bosan untuk mengkritisi kebijakan ekonomi dan politik capres nomor urut 01 Joko Widodo. Prabowo juga rajin mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mencengangkan publik.

Kritik Tanpa Solusi

Bila ditinjau dari fakta yang ada, saya melihat Prabowo justru belum memiliki program kongkret untuk membangun negara ini. Kebanyakan yang keluar dari mulut Prabowo saat kampanye cuma program berkonsep usang, tidak terintegrasi, normatif, dan over komprehensif. Prabowo hampir tidak pernah menjabarkan programnya secara teknis dan praktis. Padahal, seorang presiden wajib membeberkan program kerjanya secara mendetail kepada rakyat. Program presiden bukan dinilai dari setumpuk rencana, tetapi proses operasionalisasi dan eksekusi program kerja secara nyata.

Seorang presiden wajib mempunyai kebijakan politik dan ekonomi yang ditujukan bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Jadi, kehebatan seorang presiden bukan diukur dari pidato yang berapi-api, janji yang muluk-muluk, membuat pernyataan kontroversial dan gemar mengeritik tetapi tidak memberikan solusi.

Namun demikian, saya mencoba memprediksi apa yang menjadi program utama Prabowo bila kelak dia terpilih menjadi presiden. Sedikitnya ada delapan program yang siap digelontorkan Prabowo yaitu :

Pertama, Prabowo akan melindungi dan membela ormas dan kelompok-kelompok islam radikal yang ada di Indonesia seperti FPI dan FUI. Bahkan, diduga kuat Prabowo akan membolehkan ormas HTI kembali melakukan aktivitasnya di Indonesia. Prabowo pernah mengatakan bahwa satu hari setelah dia terpilih jadi presiden, dia akan menjemput Rizieq Shihab dan membebaskan para habib dan tokoh ormas yang dipenjara.

Kedua, Prabowo akan melakukan sweeping, mapping, penangkapan dan penculikan terhadap aktivis sosial dan aktivis kampus yang mengkritisi kebijakannya. Peristiwa penculikan aktivis ini merupakan bentuk pengulangan penculikan aktivis di masa Orde Baru.

Sentralisasi Infrastruktur

Ketiga, kebijakan politik dan ekonomi Prabowo akan tersentralisasi di pulau Jawa. Prabowo akan memprioritaskan infrastruktur ekonomi, kesehatan, pendidikan dan pembangunan di pulau Jawa. Bagi Prabowo, membangun di luar pulau Jawa membutuhkan biaya besar dan menurutnya negara harus menghemat anggaran. Prabowo menolak utang luar negeri untuk membangun infrastruktur di luar pulau Jawa.

Keempat, Prabowo secara sadar akan memainkan perannya sebagai pemimpin yang memiliki aroma militerisme dan otoriterisme karena latar belakannya sebagai mantan militer.

Kelima, dukungan dari Partai Berkarya pimpinan Tommy Soeharto akan mewarnai kebijakan politik dan ekonomi Prabowo. Capres nomor urut 02 ini akan mengembalikan kebijakan politik-ekonomi model Orde Baru.

Keenam, kebebasan pers akan diawasi secara ketat oleh Prabowo. Capres nomor urut 02 ini memang dikenal sebagai tipikal pemimpin yang tidak suka dengan kritik pers. Prabowo diyakini akan kembali melakukan pembredelan pers seperti zaman Orde Baru.

Ketujuh, Prabowo akan menaikkan pajak yang sangat tinggi kepada seluruh pengusaha WNI keturunan China tanpa kecuali. Kelompok nonmuslim juga akan diawasi secara ketat dalam aktivitas keagamaannya. Prabowo akan menggunakan instrumen ormas islam pendukungnya untuk mengawasi aktivitas nonmuslim.

Kedelapan, Islam moderat seperti Nahdlatul Ulama dan islam rasional modern seperti Muhammadiyah juga tidak luput dari perhatian. Prabowo akan mengawasi semua aktivitas yang berbau politis dari dua ormas islam terbesar di Indonesia ini.

Namanya juga prediksi, bisa salah tetapi bisa juga benar. Saya sangat berharap semua prediksi ini salah. Saya yakin bangsa ini sudah cerdas dan paham bagaimana harus bersikap politik terhadap capres nomor urut 02. Semua hak pilih di tangan Anda, nyobloslah dengan tenang, kritis dan teliti agar bangsa ini mampu melahirkan presiden yang bukan hanya bermoral baik, tetapi juga berkualitas serta berintegritas terhadap kepentingan bangsa dan negara. Selamat nyoblos kawan…

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Tanah dan Transmigrasi

Peliknya urusan pertanahan dipadukan dengan samarnya transmigrasi di Indonesia menjadikan perpaduan masalah yang sulit diurai. Pasalnya permasalahan terkait tanah bukan sekedar konflik kepemilikan dan...

Idealisme Mati Sejak Mahasiswa, Apa Jadinya Bangsa?

Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Tampaknya sudah sangat sering mahasiswa mendengar slogan perjuangan tersebut. Apalagi mahasiswa dengan cap "organisatoris" dan "aktivis". Organisatoris dan aktivis adalah...

Demitologisasi SO 1 Maret

Menarik bahwa ada kesaksian dari Prof. George Kahin tentang SO 1 Maret 1949. Menurutnya, SO 1 Maret bukanlah serangan balasan pertama dan terbesar dari...

Polwan Yuni Purwanti yang Terjebak Mafia Narkoba

Publik terkejut. Jagad maya pun ribut. Ini gegara Kapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi terciduk tim reserse antinarkoba Polda Jabar....

Stop Provokasi, Pelegalan Miras? Mbahmu!

Lampiran Perpres yang memuat izin investasi miras di daerah tertentu, baru saja dicabut oleh Presiden. Ini disebabkan karena banyak pihak merasa keberatan. Daripada ribut...

ARTIKEL TERPOPULER

Ziarah Ke Media Sosial

Meminjam istilah masyarakat industrial Kuntowijoyo dalam masyarakat tanpa masjid (2001), merupakan kondisi masyarakat yang terkungkung oleh rasionalisasi, komersialisasi dan monetisasi. Mengutip pendapat Robert Bala,...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Common Sense dalam Filsafat Ilmu

Ilmu filsafat selalu merumuskan tentang pertanyaan – pertanyaan kritis atas kemapanan jawaban yang sudah dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Pada zaman sekarang ilmu pendidikan tidak...

Artidjo Alkostar, Sebuah Kitab Keadilan

Gambaran apa yang muncul di benak Anda setiap mendengar profesi pengacara dan kepengacaraan? Apapun citra itu, Artidjo Alkostar menghancurkannya berkeping-keping. Sebagai pengacara hingga akhir 1990an,...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.