Senin, April 12, 2021

Jerman Unggul dari Spanyol di Masa Pandemi

Kredo Tauhid

Malam mulai gelap. Langit bertabur bintang-bintang. Ibrahim melihat sebuah bintang bersinar terang. “Inilah tuhanku,” ucapnya membatin. Tak lama, sinar bintang itu memudar, lalu hilang...

Melihat Makna Di Balik Ungkapan “Pribumi” Anies Baswedan

 Beberapa hari ini kita disibukan oleh hal-hal yang menggelitik, tiba-tiba istilah pribumi mendadak viral di jagat pertarungan dunia maya. Berawal dari pidato yang heroik...

Inkonstitusional, Treshold 20-25%.

Rancangan Undang-Undang Pemilu akhirnya diselesaikan setelah perdebatan panjang. Jumat lalu(21/7), UU pemilu disahkan dengan mekanisme vooting. Meskipun vooting ini diwarnai aksi walk out (WO)...

Perempuan dalam Kemelut Sejarah: Tribute to Nawal El Saadawi

Sejarah perempuan adalah sejarah kelam yang diliputi diskriminasi dan eksploitasi. Penuh kepedihan dan penderitaan. Peran mereka di ruang publik dibatasi, bahkan dipinggirkan. Begitu juga...
Avatar
ahmadmunif
Dosen di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, peminat kajian sosial

Pandemi virus covid-19 memaksa perhelatan Liga Champions Eropa tahun 2020 dilanjutkan tanpa penonton. Otoritas tertinggi sepak bola Eropa (UEFA) memilih Portugal sebagai tuan rumahnya. Cukup adil dan benar-benar netral. Sebab di sisa babak yang dimainkan tidak lagi nongol klub asal Portugal disana.

Di fase delapan besar, empat tim dari jerman dan spanyol saling berhadapan. Sesuatu yang jarang terjadi. Athletico Madrid bersua tim debutan RB Leipzig. Juga Bayern Muenchen sebagai klub paling mapan di Jerman ditantang Barcelona yang masih mengandalkan sang messiah Lionel Messi.

RB Leipzig vs Athletico

RB Leipzig yang baru saja ditinggal striker andalannnya, Timo Werner, lebih dahulu meladeni Athletico Madrid. Dua klub ini melaju ke perempat final usai mengandaskan dua tim asal Inggris. Athletico Madrid secara mengejutkan mendepak sang juara bertahan Liverpool. Sementara Leipzig mengandaskan finalis tahun lalu, Tottenham Hotspur.

Menilik tim yang di-KO oleh RB Leipzig dan Athletico, khalayak lebih menjagokan tim asal ibu kota Spanyol dan rival Real Madrid itu. Ditambah lagi, dalam satu dasawarsa terakhir Athletico termasuk tim yang konsisten tampil di liga champions. Pun mereka berhasil dua kali mencapai babak final pada tahun  2014 dan 2016.

Namun RB Leipzig menatap babak perempat final dengan penuh semangat. Ditopang sekuat muda yang enerjik dan pelatih yang juga masih kinyis-kinyis, Julian Nagelsmann yang baru berusia 33 tahun. Meski harus tanpa top scorer Timo Werner yang tidak sabar bergabung dengan Chelsea, semangat tim ini untuk melaju lebih jauh di liga champions tahun ini tidak surut.

RB Leipzig tidak gentar dengan nama besar Athletico Madrid. Hasilnya RB Leipzig mampu menang dengan skor tipis 2-1. Lesakan dua gol RB Leipzig oleh Olmo dan Adams hanya mampu dibalas oleh Felix melalui titik putih. Tak hanya unggul dari jumlah gol, RB Leipzig juga unggul dalam hal penguasaan bola dan percobaan mencetak gol.

RB Leipzig juga meninggalkan catatan menarik. Gol pertama yang diciptakan Olmo melibatkan sepuluh pemain RB Leipzig di lapangan dengan delapan beras operal bola. Lebih keren lagi, seluruh operan itu diperagakan di setengah lapangan wilayah Athletico Madrid. Gol yang juga menandai kedigdayaan operan keseluruhan RB Leipzig atas Athletico Madrid, 538 operan berbanding 391 operan.

Jerman unggul 1-0 atas Spanyol sementara. Publik Spanyol selanjutnya berharap pada Barcelona agar negeri Matador tetap memiliki wakil di babak semifinal liga champions. Klub-klub spanyo memang digdaya di pentas Eropa. Real Madrid masih memegang rekor terbanyak dengan memenangi dua belas titel. Pun dalam rentang lima belas tahun terakhir, selalu ada wakil Spanyol selalu mencapai babak semifinal.

Messi vs Neuer

Tahun 2013 saat Bayern Muenchen merengkuh juara liga champions, Barcelona dicukur dengan agregat 7-0 di babak semifinal. Lionel Messi yang menjadi andalan Barcelona tak berkutik dan tidak mampu menjebol gawang Muenchen yang dijaga Manuel Neuer. Muenchen melaju ke final dan mengalahkan klub sesama Jerman, Borussia Dortmund, di Stadion New Wembley London.

Messi tidak tinggal diam. Selang dua tahun Barcelona kembali bersua di semi final. Kali ini Barcelona yang keluar sebagai pemenang dan melaju ke babak final. Salah satu gol yang dilesakkan Messi merupakan gol yang terbilang ikonik. Setelah mengecoh Boateng dan membuatnya tersungkur, Messi melakukan tendangan chip ball yang tak mampu di hadang Neuer.

Tahun 2020 ini Barcelona harus kembali menghadapi Muenchen yang dihelat Portugal. Barcelona memiliki tugas berat menjaga marwah sepak bola Spanyol agar tetap memiliki suara di panggung liga champions. Tugas yang terbilang berat karena Muenchen tengah on fire. Dominan di lokal Jerman dan sebelumnya menghempaskan Chelsea dengan agregat 10-3.

Barcelona tak sanggup menanggung berat itu. Dengan gagah perkasa Tim Bavarian melumat el Barca dengan skor 8-2. Skor seperti ini biasanya merupakan agregat dari dua pertandingan, tapi ini hanya satu pertandingan saja. Neuer kembali berhasil membuat messi gagal mencetak gol ke gawangnya.

Keperkasaan Muenchen juga bisa ditengok dari statistik peluang yang diciptakan. Meski penguasaan bola berimbang, Barcelona hanya mampu mengkreasikan tujuh perluang. Berbanding jauh dengan peluang yang dihasilkan Muenchen, dua puluh enam peluang. Pengamat sepak bola mengibaratkan seolah Barcelona bermain PS dengan stik rusak.

Babak pertama menghasilkan skor 4-1 untuk Muenchen. Empat gol Muenchen dicetak Muller (dua gol), Perisic dan Gnabry. Gol untuk Barcelona dihasilkan oleh halauan tidak sempurna Alaba ke gawang sendiri. Skor babak kedua identik dengan babak pertama, 4-1. Suarez menyarangkan satu gol yang dibalas Muenchen lewat gol Kimmich, Lewandowski, dan pemain pinjaman Barcelona, Coutinho, (dua gol).

Neuer kembali mengungguli Messi. Jerman berhasil menambahkan keunggulan atas Spanyol menjadi 2-0. Kabar buruk lainnya, tradisi yang sudah bertahan hingga lima belas tahun pun runtuh. Tahun 2020 tidak ada wakil klub Spanyol di babak semi final Liga Champions Eropa. Terakhir la Liga tanpa wakil di liga champions terjadi di musim 2006/2007. Adiosla Liga, herzlichen gluckwunsch Bundesliga!

Avatar
ahmadmunif
Dosen di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, peminat kajian sosial
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan,...

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang...

Laporan Keuangan? Basi?

Berbicara soal laporan keuangan, tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang ekonomi, apalagi yang bergelut dalam dunia akuntansi. Secara singkat, laporan keuangan adalah...

ARTIKEL TERPOPULER

Jihad Versi Kristen?

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata jihad sebagai usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan. Mengamati definisi ini paling tidak kita memiliki pengertian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Mengenang Hans Küng (1928-2021), Tokoh Dialog Antar Agama

Bagi para pegiat dialog antar agama, sosok dan pemikiran Hans Küng tak asing lagi. Namanya kerap disebut seiring dengan pemikirannya tentang upaya mewujudkan perdamaian...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.