Sabtu, Januari 16, 2021

HMI yang Independen

[Masih Soal] Perppu Ormas dan Problem Kesewenang-wenangan Hukum

Kita semua mafhum, jika demokrasi pasca reformasi 1998 selain menghasilkan iklim kebebasan sipil yang ekspresif, juga menghasilkan pertumbuhan jamur politik identitas yang begitu banyaknya....

Kenaikan Gatot

Siapa yang tak kenal lagi dengan Gatot? Dia seorang panglima tentara nasional Indonesia. Kenaikan nama beliau mencuat ketika nonton bareng dan gratis diadakan di...

Menteri Nasir dan Wacana Dosen lulusan S1, Masalah atau Solusi?

Akhir – akhir ini, kita dikagetkan dengan wacana kebijakan kemenristekdikti tentang pengangkatan dosen lulusan S1. Wacana tersebut disampaikan oleh Menristekdikti, Mohammad Nasir di kompleks...

Ridwan Kamil, Ahok dan Sentimen Anti-Tionghoa

Ridwan Kamil, pemilik sapaan akrab Kang Emil, tidak henti-hentinya dikaitkan dengan sosok Basuki Tjahaja Purnama dan situasi politik di Jakarta terkait Pilkada DKI lalu....
Dhiya Muhammad Dzaki
Manusia yang mengikhtiarkan proses kemanusiaan

Kepada siapakah keberpihakan organisasi  HMI? Seperti yang telah tertera dalam BAB III Pasal 6 Anggaran Dasar (AD): “HMI bersifat independen”.

Independen merupakan satu sifat yang tidak berpihak pada golongan serta pihak manapun. Kecuali hanya kepada kebenaran. Sifat independen juga merupakan bukti dari penilaian yang objektif serta kemerdekaan berpikir dan bertindak dalam suatu ikhtiar.

Sifat independensi HMI terbagi menjadi dua, yaitu indepensi etis dan independensi organisatoris. Independensi etis adalah ketidak berpihakan suatu individu kepada kelompok tertentu. Kader HMI haruslah berpihak kepada sesuatu, yakni kebenaran yang telah diuji dan bernilai. Maka kader HMI tidak boleh ikut serta dan terjun kedalam partai politik.

Dengan demikian melaksanakan independensi etis bagi setiap kader HMI berarti pengaktualisasian dinamika berpikir dan bersikap dan berprilaku baik “hablumminallah” maupun dalam “hablumminannas” hanya tunduk dan patuh dengan kebenaran.

Independensi organisatoris dalam tafsir independensi HMI diartikan bahwa: “Dalam keutuhan kehidupan nasional HMI secara organisatoris senantiasa melakukan partisipasi aktif, kontruktif, korektif dan konstitusional agar perjuangan bangsa dan segala usaha pembangunan demi mencapai cita-cita semakin hari semakin terwujud”.

Organisasi HMI tidak boleh berpihak kepada suatu kepentingan pihak manapun dan kelompok maupun golongan manapun kecuali hanya kepada kebenaran dan objektifitas.

Dengan sifat dan garis independen ini organisasi HMI haruslah menjadi watak kader serta organisasi agar ikhtiar dalam pecapaian tujuan organisasi dapat terwujud.

Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT. Semoga.

Dhiya Muhammad Dzaki
Manusia yang mengikhtiarkan proses kemanusiaan
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Fisika dan Kemajuan Teknologi Bidang Transportasi

Era globalisasi telah mengubah kehidupan manusia di muka bumi ini akibat dari Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan penemuan internet pada akhir–akhir Revolusi Industri...

Menilik Proses Pembentukan Hukum Adat

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dikaruniai Tuhan Yang Maha Kuasa kekayaan yang begitu melimpah di segala bidang. Segala jenis tumbuhan maupun binatang...

Milenial Menjawab Tantangan Wajah Baru Jatim

Tahun berganti arah berubah harapan baru muncul. Awal tahun masehi ke-2021 terlihat penuh tantangan berkelanjutan bagi Jawa Timur setelah setahun penuh berhadapan dengan Covid-19...

Menghidupkan Kembali Pak AR Fachruddin

Buku Pak AR dan jejak-jejak bijaknya merupakan buku biografi yang ditulis oleh Haidar Musyafa. Buku ini dicetak pertama kali pada bulan April 2020 dengan...

Menata Kinerja Buzzer yang Produktif

  Buzzer selalu hadir membingkai perdebatan carut-marut di ruang media sosial atau paltform digital lainnya. Seperti di twitter, facebook, instagram, dan media lainnya. Buzzer memiliki...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Bagaimana Menjadi Muslim Moderat

Pada tahun 2017 saya pernah mengikuti Halaqah Ulama ASEAN yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Kampanye yang digaungkan Kemenag masih seputar moderasi beragama. Dalam sebuah diskusi...

Narkoba Menghantui Generasi Muda

Narkoba telah merajalela di Indonesia .Hampir semua kalangan masyarakat positif menggunakan Narkoba. Bahkan lebih parahnya lagi adalah narkoba juga telah merasuki para penegak hukum...

“HUTRI72 – Makna ‘Dari Sabang sampai Merauke’: Pesan untuk Pemimpin dan Generasi Muda”

“HUTRI72 – Makna ‘Dari Sabang sampai Merauke’: Pesan untuk Pemimpin dan Generasi Muda” Oleh Ali Romdhoni   “…’Dari Sabang sampai Merauke’, empat perkataan ini bukanlah sekedar satu...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.