OUR NETWORK

Hitler Dibenci dan Jalan Tol yang Disukai

Proyek Pembangunan Autobahn juga selaras dengan janji Hitler untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Proyek ini membuka lowongan hingga 130.000 pekerja yang kondisional bertambah hingga 270.000 pekerja
Ilustrasi dari penulis

Adolf Hitler, lahir 20 April 1889 di Desa Baranau di wilayah Austria yang dekat sekali dengan perbatasan Jerman. Ia adalah Pemimpin Nazi Jerman rentang waktu 1933 hingga kematiannya 30 April 1945.

Pada masa kepemimpinannya, Hitler lebih dikenal akan kekejamannya pada bangsa Yahudi dengan Holocaust dan kebijakan berperang yang menimbulkan Perang Dunia II, sebagai perang dengan kerugian terbesar yang pernah dialami umat manusia.

Kediktatoran Hilter memang tidak diragukan lagi. Pada film berlatar kisah nyata, Der Untergang yang disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel, memperlihatkan Hitler sangat mendikte para Jendral Besarnya dalam merancang strategi berperang.

Hitler yang pada dasarnya merupakan Veteran Kekaisaran Jerman pada Perang Dunia I dengan pangkat Gefreiter atau setara Kopral, dengan sangat berani pada masa kepemimpinanya mengatur dan tidak percaya kepada para Jendral Besarnya.

Dalam film tersebut juga mengutip kalimat merendahkan para Jendral Besarnya dengan berkata “Kalian hanya mengaku Jendral di Akademi, saya tidak pernah masuk Akademi, tapi saya menaklukan Eropa dengan kedua tangan saya”.

Hitler memiliki antusias pada melukis, bahkan ia pernah menjadi pelukis jalanan. Benar, Hitler tidak pernah masuk Akademi atau Sekolah Tinggi. Selama hidupnya ia ditolak dua kali oleh Akademi Seni Rupa di Wina, Austria.

Disamping latar belakang ia yang kejam, diktator, seorang tentara berpangkat rendah, dan seorang pelukis amatir, Adolf Hitler merupakan seorang pemimpin yang hebat. Salah satu karyanya yang sangat dikagumi bahkan hingga saat ini banyak pihak yang menggunakannya adalah pembangunan Jalan Tol sebagai akses interaksi antar daerah. Hitler yang saat itu menyatukan daerah berbahasa Jerman dengan mencaploknya, juga menyediakan akses transportasi jalan penghubung antar daerah tersebut dengan Jerman sendiri.

Jalan tersebut dikenal dengan nama Autobahn. Ide membangun jalan khusus kendaraan di Jerman merupakan sebuah bentuk keluhan karena pada masa itu jalanan banyak dijumpai kereta kuda dan sepeda yang menyulitkan mobil dan kendaraan bermotor lainnya.

Proyek Pembangunan ini mulai direalisasikan pada masa Republik Weimar pada tahun 1920an, namun pengerjaan sangat lambat. Proyek Pembangunan tersebut akhirnya diambil alih dan dipercepat pengerjaannya saat Hitler naik ke puncak kekuasaan pada 1933. Ia pun berjanji akan membangung 1.000 km jalan setiap tahunnya.

Proyek Pembangunan Autobahn juga selaras dengan janji Hitler untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Proyek ini membuka lowongan hingga 130.000 pekerja yang kondisional bertambah hingga 270.000 pekerja. Meskipun pada masa perang para pekerja ini dijadikan Tentara, Proyek Pembangunan terus berlanjut dengan para pekerjanya merupakan tawanan perang.

Autobahn hingga hari ini masih digunakan, dilansir Wikipedia.org, jaringan jalan tol Jerman ini memiliki panjang sekitar 12.800 km (tahun 2010), yang menempati peringkat jalan tol keempat di dunia setelah Interstate Highway System di Amerika Seriakt, National Trunk Highway System (NTHS) di Republik Rakyat Tiongkok dan National Highway di India.

Disamping sisi buruknya, Hitler memiliki kualitas positif tersendiri sebagai seorang pemimpin negara. Proyek Pembangunan Jalan Tol karya Hitler merupakan sebuah pioner di dunia transportasi untuk membangun jalur bebas hambatan.

Karya itulah yang digunakan oleh banyak negara di dunia pada saat ini termasuk Indonesia. Autobahn adalah nenek moyang dari Tol Cipali, Tol Jagorawi, dan Tol lainnya.

Sumber:

Krisna Wicaksono. Kisah Hitler dan Jalan Tol Tercepat di Dunia. Otomotif-Viva.co.id

Wikipedia. Adolf Hitler. wiki/id.wikipedia.org, 2020.

Wikipedia. Autobahn. wiki/en.wikipedia.org, 2020.

Wikipedia. Autobahn di Jerman. wiki/id.wikipedia.org, 2019.

P.K. Ojong. Perang Eropa-Jilid I.

Penerbit Buku Kompas, Jakarta, Oktober 2009.

TINGGALKAN KOMENTAR

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.