Rabu, Oktober 21, 2020

Generasi Baru PPIT Cabang Nanchang

Nurcholish Majid Alasanku Menjadi HMI

Beliau lahir pada tanggal 17 Maret 1939 dari sepasang suami-istri bernama Abdul Majid dan Fatonah di Mojoanyar, Jombang, Jawa Timur. Cak Nur adalah sosok...

Koperasi dan Pemberantasan Rentenir

Apabila ditanyakan secara acak kepada masyarakat tentang koperasi, tidak jarang banyak yang menjawab bahwa koperasi adalah simpan pinjam, rentenir, berbunga tinggi, dan investasi bodong....

Kiai dan Muslim Jawa

Mayoritas masyarakat Jawa adalah penganut agama Islam, yakni sekitar 95%. Muslim di tanah Jawa sendiri juga memiliki dua kategori, yakni Kaum Santri dan Abangan....

WHO AM I? WHO ARE THEY?

                                           Keterangan Gambar: Karya...
PPI Tiongkok
Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok

Sama seperti organisasi-organisasi pengkaderan lainnya, PPIT Nanchang pun setiap tahunnya melakukan regenerasi, dimana regenerasi ini merupakan kebutuhan internal organisasi yang wajib dilakukan.

Layaknya sebuah hukum alam, ada proses perputaran dan pergantian disana. Bung Hatta juga pernah mengatakan “…Bahwa kaderisasi sama artinya dengan menanam bibit untuk menghasilkan pemimpin bangsa di masa depan, pemimpin pada masanya harus menanam.”

Dari proses kaderisasi inilah sebuah organisasi dapat menemukan bibit-bibit unggul yang mampu menawarkan visi-misi baru, memikat serta menawarkan romantika dinamika organisasi, sehingga mereka dengan senang hati mencurahkan segenap potensinya dalam memajukan organisasi.

Rapat Umum

Sebanyak 31 dari total 63 mahasiswa Indonesia yang tersebar di empat kampus yang berada di Kota Nanchang, yang diantaranya adalah Universitas Nanchang, Universitas Normal Jiangxi, Universitas Chinese Traditional Medical dan Jiangxi University of Finance and Economics, berkumpul di lantai lima Gedung Lisheng Universitas Nanchang untuk menghadiri rapat umum yang ke VI pada tanggal 12 Mei 2018.

Rapat Umum kali ini terlambat tiga jam dari jadwal yang sudah dijadwalkan karena peserta rapat umum belum mencapai quorum yaitu 37 dari 63 total anggota yang ada di Nanchang. Dengan berbagai usaha yang dilakukan secara maksimal oleh panitia pelaksana untuk menghadirkan peserta rapat umum, pada akhirnya Rapat Umum pun bisa dimulai.

Rapat Umum ini kemudian mendemisionerkan pengurus lama setelah menerima Laporan Pertanggung Jawaban pengurus dengan beberapa persyaratan dan mengangkat ketua baru dari hasil pemungutan suara yaitu Itsna Rahma Fitriani dari Jiangxi University of Finance and Economics yang mempunyai Visi: Bersama dalam keberagaman dengan Harmoni Kekeluargaan serta Misi: Sharing, Caring, Inspiring, Regenerating. Melalui pemungutan kali ini sdri Itsna berhasil mendapatkan 24 suara, sementara sdr. Vandy Hoswar dari Universitas Normal Jiangxi berhasil mendapatkan  6 suara dan 1 suara abstain.

Pelantikan 

Tiga minggu kemudian tepatnya pada Tanggal 2 Juni 2018, setelah pembentukan pengurus dan SK Ketua umum telah diterbitkan oleh Pengurus Pusat, PPIT Nanchang kembali mengadakan pelantikan pengurus dan rapat program kerja.

Berbeda dengan Rapat Umum, kegiatan ini tidak mewajibkan untuk menghadirkan 2/3 anggota PPIT Nanchang tetapi hanya dihadiri oleh pengurus, pembina dan beberapa anggota atau warga. Pengurus dilantik langsung oleh Ketua Umum PPIT 2018-2020, sdr. Fadlan Muzakki dengan membacakan sumpah pengurus, penandatangan berita acara pelantikan dan penyerahan SK Ketua terpilih.

Setelah jeda shalat duhur, acara kemudian dilajutkan dengan rapat program kerja pengurus. Dengan  menerima masukan dari peserta rapat serta merujuk pada rekomendasi program kerja yang disahkan pada Rapat Umum, maka berbagai proker andalan telah dicetuskan,  salah satunya adalah melaksanakan Upgrading dan TOT untuk pengurus dengan mengusung tema “Meningkatkan Semangat Kreativitas dan Profesionalitas dalam Organisasi”.

Upgrading

Tujuh tahun sejak PPIT Nanchang berdiri, ini adalah kali pertama Upgrading dan TOT dilaksanakan untuk memberikan pelatihan dan bekal kepada pengurus untuk menjadi bekal untuk menjalankan tupoksinya sebagai pengurus PPIT  Nanchang selama satu periode.

Proses kaderisasi PPIT Nanchang yang masih terus berlanjut hingga sekarang ini tidak terlepas dari peran para pendiri PPIT Nanchang dan para Ketua serta pengurus-pengurus sebelumnya yang telah menurunkan ilmu kepada generasi penerus, sehingga ilmu-ilmu keroganisasian tidak terputus hingga hari ini.

Sampai saat ini masih terdapat enam orang pengurus lalu sekaligus para saksi berdirinya PPIT Nanchang pada tahun 2012 yang masih berada di Nanchang.

Mereka diantaranya adalah Sitti Marwah (Ketua Umum PPIT Nanchang 2015-2017, Sekretaris Jenderal PPI Tiongkok 2017-2018), Dwiwanti Riza (Sekretaris Umum PPIT Cabang Nanchang 2015-2017, anggota dewan pembina PPIT Nanchang 2017-2018 dan ketua dewan pembina PPIT Nanchang 2018-2019), Arini Junaeny (koordinator Devisi Sosial Infokom PPIT Nanchang 2014-2015, wakil ketua PPIT Nanchang 2015-2017, anggota devisi sosbud PPI Dunia 2017-2018), Marvilo J. N jacob (Kordinator sosial Infokom PPIT Nanchang 2015-2017), Elvira Septevany (koordinator Divisi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan PPIT Nanchang Periode 2015-2017), terakhir Muh. Riezal Adam (Koordinator wirausaha PPIT Nanchang 2015-2017).

“Merasakan kehidupan 5 tahun di Tiongkok bukan perjalanan yang sederhana. Menduduki organisasi yang berbeda membawa nuansa yang berbeda, dan telah mengubah diri saya menjadi lebih baik. Bergabung bersama PPIT Nanchang sejak didirikannya 7 tahun yang lalu hingga saat ini dan bergabung dengan PPI Dunia menjadikan pengetahuan saya semakin luas, pengalaman makin bertambah dan kekurangan saya semakin menipis. PPI memperlihatkan saya bahwa tidak semua organisasi itu sama persis, tetapi perbedaan inilah yang selalu menambah dan memperbaiki kualitas diri,” ungkap Arini Junaeny.

Dengan adanya Upgrading dan TOT ini diharapkan dapat memberikan inspirasi serta bekal cukup dan membangun keberanian hati para bibit-bibit baru ini untuk menjalankan estafet kepengurusan sehingga mampu berkarya secara maksimal dan berkomitmen untuk menjalankan visi-misi organisai, karena jatuh bangunnya organisai terletak pada sejauh mana komitmen dan keterlibatan kita secara intens dalam dinamika organisasi.

Oleh karena itu diperlukan tanggungjawab  untuk melanjutkan perjuangan organisasi yang telah dirintis oleh para pendahulunya. Kegiatan ini pun mengakhiri tugas kami sebagai generasi “lama” yang ada di Nanchang.

Selamat berkarya adik-adikku tetap semangat menjaga nilai-nilai kesederhanaan, kekeluargaan dan kebermanfaatan yang selama ini menjadi roh PPIT Nanchang. Karena kita tidak perlu sempurna dan besar untuk bisa bermanfaat terhadap sesama.

PPI Tiongkok
Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Banyak Abdi Negara Muda Pamer di Media Sosial?

Apakah kamu pengguna Twitter yang aktif? Jika iya, pasti kamu pernah melihat akun @txtdrberseragam berseliweran di timeline kamu. Sebagaimana tercantum di bio akun ini,...

Flu Indonesia

“Indonesia sedang sakit, tapi cuma flu biasa....” Di pojok gemerlapnya kota metropolitan, jauh dari bising suara knalpot kendaraan, dan bingar-bingar musik dugem, tentu ada masyarakat...

K-Pop dalam Bingkai Industri Budaya

Budaya musik Korea atau yang biasa kita sebut K-Pop selalu punya sisi menarik di setiap pembahasannya. Banyak stigma beredar di masyarakat kita yang menyebut...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Mahasiswa Dibutakan Doktrin Aktivisme Semu?

Aktivisme di satu sisi merupakan “alat” yang bisa digunakan oleh sekelompok orang untuk melakukan reformasi atau perbaikan ke arah baru dan mengganti gagasan lama...

ARTIKEL TERPOPULER

Tanggapan Orang Biasa terhadap Demo Mahasiswa dan Rakyat 2019

Sudah dua hari televisi dihiasi headline berita demonstrasi mahasiswa, hal yang seolah mengulang berita di TV-TV pada tahun 1998. Saya teringat kala itu hanya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Cara Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi selalu mengalami perubahan-perubahan seakan tidak pernah ada ujungnya. Seperti halnya saat ini teknologi sudah sangat berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi informasi...

Hitam Putih Gemerlap Media Sosial

“Komunikasi adalah inti dari masyarakat kita. Itulah yang menjadikan kita manusia.” Setidaknya begitulah yang dikatakan Jan Koum, pendiri aplikasi Whatsapp yang kini telah mencapai...

Jangan Bully Ustazah Nani Handayani

Ya, jangan lagi mem-bully Ustazah Nani Handayani “hanya” karena dia salah menulis ayat Al-Qur’an dan tak fasih membacakannya (dalam pengajian “Syiar Kemuliaan” di MetroTV...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.