Sabtu, Maret 6, 2021

Gaduh Soal Tubuh

Ratna Sarumpaet dan Wajah Hoaks Elite Negeri

Baru-baru ini kita semua digemparkan oleh datangnya berita mengenai penganiayaan yang menimpa aktivis besar kemanusiaan, Ratna Sarumpaet. Bagaimana tidak? Berita penganiayaannya ini datang begitu...

Budaya dan Agama Kemanusiaan

Belakangan ini banyak ajakan hijrah, dari terbuka menuju tertutup, baik itu pakaian maupun pikiran. Doktrin-doktrin yang tak mampu membedakan antara agama dan budaya berkeliaran,...

Pesan-Pesan Politik Ahmad Syafii Maarif

Dunia politik Indonesia dalam 10 tahun terakhir dihantui oleh gelombang populisme agama dan politik identitas. Populisme agama ditandai oleh adanya gerakan Aksi Bela Islam...

Kontroversi Valentine dan Cinta yang Frustasi

14 Februari telah tiba. Dan kita disuguhkan kembali tentang kontroversi tentang hari Valentine. Kontroversi yang telah lama menghiasi dinding media sosial, dan diskusi sosial...
Iip Rifai
Penikmat Kopi | Alumnus : ICAS Paramadina University, SPK VI CRCS UGM Yogyakarta, Pascasarjana UIN SMH Banten, Sekolah Demokrasi Serang 2014.

Warta “itu” sebenarnya tak terlalu mengejutkan publik, warta terbongkarnya jaringan prostitusi daring yang melibatkan artis berinisial VA dan AS. VA seorang artis yang namanya sempat menghiasi layar kaca dengan membintangi sejumlah sinetron dan juga sebagai presenter acara televisi. Sedangkan AS adalah seorang model majalah pria dewasa, Popular dan FHM, (detikhot, 2018) telah “berpartisipasi” meramaikan tahun politik 2019.

VA dan AS adalah topik berita yang paling banyak dibicarakan media minggu ini berupa berita, opini, pembelaan, hinaan hingga humor bergambar dan lain-lain. Dalam konteks ini VA dan SA seolah dipaksa untuk menjawab serta meresponnya agar publik mendapatkan warta yang objektif langsung dari sumber aslinya.

Dalam kasus di atas polisi sebagai pihak yang berwenang juga menangkap seorang tersangka laki-laki bernama JS, kemudian menyita uang sebesar Rp6 juta, bukti transfer, HP, bill hotel dan dua kondom bekas sebagai barang bukti.

Yang mengejutkan bukan soal artis dan kasus penggerebekannya, tapi soal tarif. Menurut informasi yang beredar di media dan masyarakat, tarif yang dibanderol keduanya berbeda. Ada yang dibanderol 25 juta rupiah sekali kencan, ada pula yang dibanderol di angka 80 juta rupiah. Harga yang fantastis di tengah ekonomi masyarakat yang serba pas-pasan.

Angka-angka banderolan di atas dibayar hanya untuk memuaskan hasrat dan birahi si laki-laki terhadap tubuh molek sang perempuan. Bukankah tubuh juga merupakan materi yang berfungsi untuk merepresentasikan diri setiap individu melalui citra personalitasnya masing-masing?

“Manusia bukan sekedar tubuh, tapi sekaligus jiwa”. Begitu kata Samuel Todes dalam Body and The Word. Manusia hanya mesin biologis jika tanpa jiwa. Tanpa tubuh, manusia juga tidak menjadi manusia, karena ia hanya entitas imaterial yang mengambang tanpa basis empiris. Dengan demikian tubuh merupakan aspek penting bagi manusia, baik secara biologis maupun filosofis.

Setiap orang hendaknya memahami dan menghargai tubuhnya. Dengan memahami maka akan muncul penghargaan terhadapnya. Setelah memahami dan menghargai tumbuhlah kemudian penghayatan. Penghayatan merupakan media untuk mengenali diri sepenuhnya, di samping sebagai alat untuk meraih otentisitas. Bagi para filosof tubuh harus dianalisis hingga sampai keakar-akarnya.

Konsep tubuh’ menjadi bahan perbincangan dan kajian filsafat sejak masa mitologis hingga kini, era revolusi industri 4.0. Plato, misalnya, berkata bahwa tubuh adalah kubur bagi jiwa dan jiwa bagaikan terpenjara dalam tubuh. Sedangkan ucapan Sokraketes yang terkenal adalah  “kenalilah dirimu (tubuhmu) sendiri. Kaum Epicureanpun menyoal tubuh dengan mempercayai bahwa kebahagiaan tubuh di atas segala-galanya, namun kebahagiaan mental adalah lebih utama.

Menyoal tubuh tak akan pernah habis untuk dibahas selama manusia masih menjadi makhluk yang bertubuh. Apalagi jika kita menganalisis tubuh perempuan. Tubuh perempuan kerap menjadi objek metafor dari sebuah keindahan. Perempuan adalah rangkaian bunga yang indah nan sedap dipandang pula wangi memancar dari seluruh bagian tubuhnya. Ia adalah mawar, dahlia, anggrek, melati dan sejumlah bunga semerbak lainnya yang terawat rapi di taman.

Karena tubuh perempuan menjadi sentral perhatian, maka kaum perempuan berlomba untuk memperindah tubuhnya secara maksimal. Macam-macam produk kecantikan dibelinya untuk merawat tubuhnya agar terlihat halus, mulus dan cantik di mata lawan jenisnya. Tubuh yang hanya satu jumlahnya, tak ada yang bisa menjaganya kecuali kita sendiri. Kesehatan menjadi problem, jika tidak dijaga dengan baik,. Keuangan menjadi taruhan untuk mengembalikan kesehatan tubuhnya seperti semula.

Sebagian kaum perempuan meyakini dengan mempercantik diri maka kualitas tubuhnyapun menjadi tinggi dan otomatis banyak lawan jenis yang tertarik serta memperebutkannya.

Persis seperti adagium dalam ekonomi “ada barang ada harga”. Semakin barang tersebut bernilai mutu tinggi maka harganya akan mengikutinya. Maka wajar harga yang ditawarkan kepada pelanggangpun beragam; 25 juta, 40 juta, dan sejumlah tarif lainnya tergantung pada kualitas tubuh perempuan  tersebut.

Tubuh juga telah melahirkan perdebatan panjang sehingga muncul teori-teori mutakhir di masyarakat. Bahkan ditengarai, tubuh pada kaum perempuanlah yang sebenarnya telah melahirkan gerakan besar sejarah feminisme dan teori gender yang hingga kini masih hangat untuk diperdebatkan. Namun, ekses konstruksi budaya patriaki yang justru mengikat dan merendahkan kedudukan perempuan sebagai pribadi manusia.

Di samping fungsi organik, tubuh juga memiliki sebuah nilai dan menjadi identitas sosial tersendiri bagi pemiliknya terutama tubuh perempuan. Dalam konteks ini ada dua hal yang menjadi menarik terhadap kajian tubuh dan perempuan.

Pertama, tubuh termasuk dalam ranah seksualitas dan perempuan kemudian mengalami paradoks dan ironi. Saat ini perempuan masih belum sepenuhnya menerima hak yang seharusnya ia dapatkan sehingga terdapat pihak lain baik individu, kelompok, norma atau aturan mengikat yang mempunyai kewenangan untuk memberikan makna, mengikat dalam aturan, bahkan melakukan kontrol penuh atas tubuh perempuan itu sendiri.

Kedua, saat ini konstruksi atau pemaknaan perempuan baik dalam ranah publik maupun privat menjadikan perempuan pada posisi subordinat sehingga menyebabkan kerentanan sosial baik secara fisik, reproduksi dan eksistensi perempuan (Kapitalisasi Tubuh Perempuan: Shinta Nurani, Jurnal Muwazah, Juni 2017)

Menurut Synnott (2007: 52) yang dikutip Shinta Nurani arti tubuh dapat diidentifikasi dalam beberapa ciri. Pertama, tubuh merupakan sesuatu yang komunal, dengan bagian-bagian yang dapat digonta-ganti, jantung, pankres, ginjal, kornea, dan sumsum tulang dapat ditransplantasikan sendiri-sendiri atau dalam kombinasi yang beragam.

Kedua, tubuh yang direkayasa, dalam dunia kedokteran tentang penciptaan suatu genetika, sel-sel reproduksi, batas kuman, dan pengkloningan manusia. Ketiga, tubuh dipilih sebagai sebuah teknologi reproduksi baru, termasuk fertilisasi in vitro, inseminasi buatan, ibu pengganti, pembekuan embrio, dan penelitian atas kandungan buatan.

Tubuh menjadi suatu hal penting yang sangat mempengaruhi kehidupan seseorang terutama perempuan, hal ini karena tubuh perempuan lebih rumit dan lebih kompleks berbeda dengan tubuh laki-laki yang relatif tetap dan terintegrasi (Candraningrum, 2015: 85). Dengan demikian tubuh perempuan mendapatkan perhatian yang lebih karena keunikannya, sehingga banyak laki-laki terjebak di dalam tubuhnya.

Iip Rifai
Penikmat Kopi | Alumnus : ICAS Paramadina University, SPK VI CRCS UGM Yogyakarta, Pascasarjana UIN SMH Banten, Sekolah Demokrasi Serang 2014.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Ranking Kampus Dunia: Jangan Salah Kaprah

Baru-baru ini dunia pendidikan tinggi kita mendapatkan gabar gembira. Lima perguruan tinggi (PT) asal Indonesia menempati 10 universitas Islam terbaik dunia. Bahkan salah satunya...

Rock and Roll, Budaya yang Terusir

Penyebaran virus Rock and roll tidak hanya datang dari radio luar negeri, tapi juga dari rekaman piringan hitam yang dibawa dari luar negeri dan...

Cantik Hemat dari Dapur

Cantik adalah impian bagi setiap perempuan. Sejak umat manusia tercipta, kecantikan menjadi sebuah patok keindahan. Terbukti dari kisah dua orang putra nabi Adam yang...

Apa Hubungannya Toleransi dan Kearifan Lokal?

“Hai seluruh manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya...

Lubang Hitam Narasi Teroris Selama Pandemi

Sudah lima hari sejak saya terkonfirmasi positif Covid-19. Rasanya begitu berat, alih-alih sekedar menyerang fisik, rupanya virus ini juga menyerang mental. Untuk itu, saya...

ARTIKEL TERPOPULER

Pendidikan yang Berkebudayaan, Mencipatakan Manusia Kreatif dan Otonom

Review Buku: Yudi Latif, Pendidikan yang Berkebudayaan: Histori, Konsepsi dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif, (Jakarta: Gramedia Pustaka, 2020). Pendidikan nasional sudah seharusnya tidak meninggalkan akar-akar...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Serial Non-Muslim Bisa Masuk Surga. Siapa Mereka?

Apa pendapat para ulama dan cendekiawan dulu dan sekarang tentang keselamatan penganut agama-agama selain syariat Nabi Muhammad Saw? Apakah orang yang biasa disebut “non-Muslim”...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Perbedaan; Pendidikan Karakter, Moral dan Akhlak

Kita lihat bila Secara filosofis, terminologi pendidikan karakter, pendidikan moral, pendidikan etika, dan pendidikan akhlak memiliki perbedaan. Terminologi pendidikan moral (moral education) lebih cenderung...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.