Sabtu, Oktober 31, 2020

Elektabilitas PAN Anjlok, Saatnya Amien Rais Mundur?

PROFESI MULIA tapi HATI BAK NERAKA

Di Indonesia ada banyak profesi yang bisa dikategorikan sebagai profesi mulia, salah satunya adalah Dokter. Dokter adalah salah satu pekerjaan yang bertugas untuk menyembuhkan...

Beda Agama, Satu Visi Kemanusiaan

Pernah suatu ketika saya ditanya oleh seorang murid ngaji di pelosok kampung sana perihal kebaikan. Anak usia SD yang menjadi murid ngaji saya bertanya,...

Elegi Pekerja Rumah Tangga Migran

Tahun 2017, 55 persen penempatan pekerja migran asal Indonesia didominasi oleh pekerja sektor informal. Data yang dirilis BNP2TKI ini juga menunjukkan penempatan yang didominasi...

Politik Identitas di Indonesia Kini

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, oleh karena itu pasti terjadi interaksi di antara sesama. Setiap individu pasti menginginkan kesejahteraan, yang...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Sejarah kejayaan politik Amien Rais lenyap sudah bersama segudang pernyataannya yang nyeleneh dan kontroversial. Dulu, Amien Rais sempat menjadi idola publik, ketika Presiden Soeharto tumbang (ada juga sebagian pihak yang meragukan perjuangan politik Amien Rais di era reformasi). Konon kabarnya, saat itu Amien Rais disebut-sebut sebagai salah satu tokoh reformasi yang mampu membawa perubahan politik nasional bersama mahasiswa tahun 1998 silam.

Sekarang, nama Amien Rais tinggal kenangan dan nyaris tamat dalam peta politik nasional. Ini terjadi karena ulahnya yang provokatif dalam setiap kampanye mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Bukannya mendapat pujian dan dukungan dari elite politik PAN dan sejumlah parpol pengusung Prabowo-Sandi, Amien Rais justru dinilai menjadi biang keladi atas semakin keruhnya situasi politik nasional jelang pilpres 2019 mendatang.

Sebelumnya, lima orang pendiri PAN meminta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais untuk mundur dari kepengurusan partai dan politik praktis. Lima pendiri PAN itu ialah Goenawan Muhammad, Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Toeti Heraty, dan Zumrotin. Mereka menuding sejumlah pernyataan Amien tidak menumbuhkan kerukunan antar umat beragama dan berbangsa. Akhir-akhir ini, kiprah politik Amien Rais memang semakin kacau dan tidak memiliki etika politik santun. Amien Rais menjelma menjadi trouble maker bagi pasangan Prabowo-Sandi.

Elektabilitas PAN Anjlok

Keterlibatan Amien Rais dengan kelompok ‘mendadak’ ulama di forum Ijtima Ulama, PA 212 dan FPI juga menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan elektabilitas PAN anjlog. Sejumlah elite parpol pengusung Prabowo-Sandi (Gerindra, PKS dan Demokrat) juga gerah dengan manuver politik provokatif yang dilakukan Amien Rais.

Perlahan tetapi pasti, suara para caleg dari kubu parpol oposisi dan PAN, diduga kuat akan ikut tergerus oleh kelakuan Amien Rais. Bila saja Amien Rais tetap ngotot bertahan di posisinya, maka nasib caleg PAN, Gerindra, PKS dan Demokrat akan semakin ‘membusuk’ dalam kontestasi pileg 2019.

Tak ada yang istimewa dengan manuver politik Amien Rais dalam dua tahun terakhir ini. Kelakuan ‘minor’ Amien Rais malah membuat beberapa elite PAN mundur. Amien Rais dicap telah merusak citra PAN dan tidak bisa ditoleransi lagi. Hal lainnya lagi yang juga membuat elite PAN kecewa berat ialah empat orang anak Amien Rais mencalokan diri dalam kontestasi pileg 2019.

Mereka adalah Ahmad Hanafi Rais, Hanum Salsabiela Rais, Ahmad Mumtaz Rais, dan Ahmad Baihaqy Rais. Keempatnya maju dalam ajang kontestasi anggota legislatif untuk DPR RI dan DPRD DIY dengan daerah pemilihan (dapil) yang berbeda-beda. Ada kesan Amien Rais dan keluarga sangat serakah dan rakus dengan jabatan politis.

Manuver politik buruk lainnya yang dilakukan Amien Rais ialah dia secara terang-terangan memaksa ormas PP Muhammadiyah untuk terjun ke politik praktis mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Namun, langkah Amien Rais ini langsung dijegal Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Awal perpecahan antarelite politik PAN, sebenarnya sudah terjadi ketika Amien Rais secara terbuka mendukung Prabowo. Sedangkan, saat itu Ketum PAN, Zulkifli Hasan belum menentukan sikap politik PAN dalam pilpres 2019. Perpecahan semakin memuncak, saat Amien Rais melontarkan pernyataan partai setan dan partai Allah. Elite politik PKS, Demokrat dan Gerindra kecewa berat dengan pernyataan Amien Rais itu.

Warganet Kecam Amien Rais 

Amien Rais tak layak lagi disebut sebagai politisi senior berkualitas. Amien Rais lebih cocok mendapat julukan sebagai propagandis perusak nalar politik publik. Rakyat semakin antipati terhadap Amien Rais.

Bahkan, sejumlah komentar warganet di sosial media sungguh mengerikan, mereka menyebut Amien Rais sebagai Sengkuni, salah satu tokoh pewayangan yang kontradiktif. Namun, di sisi lain masih ada elite politik PAN yang justru enjoy dengan gaya provokatif Amien Rais.

Cepat atau lembat, bila Amien Rais tidak mau mengubah kampanye politiknya dan menolak mundur dari kepengurusan PAN, maka elektabilitas caleg PAN dan parpol pengusung Prabowo-Sandi dipastikan tenggelam. Bukan itu saja, elektabilitas Prabowo-Sandi juga akan semakin terperosok karena ditinggalkan rakyat.

Kita tinggal menunggu saja, apakah Amien Rais mau mundur dengan cara terhormat atau dipaksa mundur dengan cara-cara tidak terhormat oleh PAN dan sekutunya. Salam seruput teh tubruknya kawan…

 

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Menjaga Kesehatan Tubuh dari Covid-19

Menjaga kesehatan menjadi hal yang penting dilakukan semua kalangan. Apalagi dengan kondisi alam yang semakin merabahnya virus covid 19. Terkadang hal sederhana yang rutin...

Kesehatan Mental dan Buruh

Kerja adalah cerminan kesehatan jiwa. Semakin baik tempat kerja, semakin kecil kemungkinan kita mengalami masalah kejiwaan. Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nation secara...

Charlie Hebdo, Emmanuel Macron, dan Kartun Nabi Muhammad

Majalah satir Charlie Hebdo (CH) yang berkantor di Paris kembali membuat panas dunia. CH merilis kartun Nabi Muhammad untuk edisi awal September 2020. Padahal...

Imajinasi Homo Sapiens Modern dalam Menguasai Dunia

  Foto diatas ini mewakili spesies lainnya yang bernasib sama, tentu bukan hanya Komodo, masih ada dan masih banyak lagi hewan yang bernasib sama sebut...

TBC Mencari Perhatian di Tengah Pandemi

Pada awal Maret, Indonesia melaporkan kasus Coronavirus Disease-2019 yang dikenal sebagai COVID-19, terkonfirmasi muncul setelah kejadian luar biasa di Wuhan, Cina. Penyakit ini disebabkan...

ARTIKEL TERPOPULER

Sandiwara Dibalik Pernikahan Raja Majapahit Bali

Belakangan di Bali ramai pemberitaan mengenai acara pertunangan Raja Majapahit Bali bernama lengkap Abhiseka Ratu Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Pandangan 2 Mazhab Hukum Terhadap Putusan MA Soal Eks Napi Koruptor

Pertengahan tahun 2018 ini publik dikagetkan dengan hadirnya PKPU No. 20/2018 yang dalam Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa Pengajuan daftar bakal calon anggota...

KDRT Saat Pandemi

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama COVID-19 adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.