OUR NETWORK

Duet Prabowo-Salim Segaf Al-Jufri Masih Perlu Sosialisasi Extra

Nah, dengan biografi singkat Salim Segaf Al-Jufri diatas, apakah bisa dikatakan merupakan seorang cawapres yang ideal Prabowo untuk meghadapi Jokowi?

Hasil Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) merekomendasikan dua nama untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 (29/7/18). Dua nama tersebut adalah Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri dan Ustad Abdul Somad.

Berselang beberapa jam setelah pengumuman rekomedasi tersebut keluar. UAS melalui akun media sosialnya “menolak” secara halus dengan mendukung duet Prabowo – Salim Segaf Al-Jufri. Lalu siapakah Salim Segaf Al-Jufri tersebut?

Dilansir dari medan.tribun.com (29/7/18) Salim Segaf Al-Jufri pernah menjabat sebagai menteri sosial pada Kabinet Indonesia Bersatu II masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya ia adalah Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan Kesultanan Oman.

Dalam pendidikan, Salim sudah menyelesaikan hingga S3. Riwayat pendidikan dari S1 sampai S3 yang seluruhnya ditempuh di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Untuk pendidikan S1 (1976), S2 (1980) dan S3 (1986) untuk bidang Syariah. Salim juga tercatat mengajar sebagai dosen di beberapa tempat. Misalnya, dia mengajar dosen pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah. Salim juga pernah menjabat dosen Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA).

Nah, dengan biografi singkat Salim Segaf Al-Jufri diatas, apakah bisa dikatakan merupakan seorang cawapres yang ideal Prabowo untuk meghadapi Jokowi? Prabowo sampai saat ini membutuhkan cawapres yang mampu mendongkrak elektabilitasnya. Karena dari beberapa survey elektabilitas Prabowo masih tertinggal jauh dari Jokowi.

Survei terbaru Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terhadap elektabilitas bakal calon presiden 2019. Dalam survei yang dilakukan pada 25-31 Maret 2018 itu elektabilitas Jokowi berada di angka 51,9 persen, sedangkan Prabowo di urutan kedua dengan 19,2 persen, detik.com (04/5/18).

Sementara itu nama Salim Segaf Al-Jufri masih jarang didengar oleh masyarakat. Nama beliau baru mencuat dan ramai diperbincangkan pasca pengumuman rekomendasi Hasil Ijtima’ Ulama dan Tokoh GNPF (29/7/18).

Jadi melihat analisis diatas maka dapat disimpulkan Duet Prabowo – Salim Segaf Al-Jufri, Masih Perlu Sosialisasi Extra. Koalisi dan tim sukses pasangan ini harus bekerja keras dalam mensosialisasikan pasangan ini untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas yang cukup jauh dibandingkan Jokowi.

Pemerhati Dinamika Pemerintahan dan Sospol.

TINGGALKAN KOMENTAR

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.