Jumat, Februari 26, 2021

Depresi dan Bunuh Diri

Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Pemimpin?

Rasanya baru beberapa bulan kita melewati hiruk pikuk perpolitikan yang melelahkan dalam menentukan calon presiden beserta anggota dewan. Sekarang suhu politik akan mulai kembali...

Menjaga Magnet Pesta Demokrasi

Tahapan formal Pemilu yakni kampanye telah ditunaikan. Meski tapal awal baru dikayuh, namun suasana kampanye terasa cukup riuh bahkan semakin gaduh. Terutama di jagad...

Geliat Pilpres, Masyarakat Lupa Harus Memilih Legislatif

Gemerlap kampanya baik di media massa maupun aksi lapangan cukup mendebarkan menjelang pesta demokrasi Indonesia di 2019 ini. Semua stakeholder penting mengambil perannya dengan...

Infrastruktur Simalakama

Pembangunan infrastruktur yang santer terdengar beberapa tahun belakangan ini agaknya merupakan frasa yang cukup pelik untuk dipahami. Secara praktis infrastruktur diafiliasikan dengan fasilitas-fasilitas yang...
hati suci ramadhan
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan di UIN Jakarta

Dewasa ini, setiap orang pasti akan mengalami depresi dan juga adanya berbagai masalah. Bersamaan dengan itu, ditambah dengan berbagai macam rintangan yang datang hidupnya. Depresi sendiri dapat ditandai dengan keadaan seseorang yang sudah dalam fase dimana hidupnya dirasa tidak ada asa, sehingga mereka tak lagi kuat menghadapi masalah hidupnya.

Biasanya orang tersebut bisa mengalami berbagai bentuk stress dan depresi yang mana nantinya bisa membuat mereka menjadi stress. Depresi sendiri merupakan salah satu kesehatan mental yang penting untuk di pahami karena ini bukan saja dialami oleh orang dewasa namun sekarang justru anak-anak juga bisa mengalami depresi, dan depresi tidak pernah membatasi dari kelas sosial.

Depresi sendiri terdiri dari berbagai macam faktor yang menyebabkan seseorang menjadi terpuruk. Bahkan, dilansir beberapa sumber sendiri ini merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri (suicide). Di Indonesia sendiri ada hampir 40% penderita depresi, dan semuanya itu sudah berpikiran untuk bunuh diri. Sedihnya lagi, 15% sukses melakukannya.

Oleh WHO dilansirkan bahwa pada tahun 2020 nantinya akan menjadi salah satu gangguan mental yang paling mengganggu dan banyak dialami. Bahkan untuk mereka yang mengalamai depresi berat akan menjadi penyebab kedua terbesar kematian setelah serangan jantung.

Kini bahkan, 20 pasien rumah sakit sudah mengalami gangguan mental emosional seperti depresi. Ini merupakan bentuk dari gangguan emosional atau suasana hati yang buruk. Biasanya dimulai dari ditandainya beberapa tanda yaitu dimulai dengan kesedihan yang berkepanjangan, putus harapan, dan perasaan bersalah hingga tidak berarti. Depresi dapat mempengaruhi motivasi.

Mungkin kini, sebagian besar orang berpikir sepele karena stress dan depresi dianggap bukanlah benar-benar suatu gangguan mental. Masih banyak dari kita yang menganggap bahwa sesuatu yang sepele, dimana nantinya bisa hilang. Apa yang mereka tidak pahami padahal sebenarnya merupakan bentuk suatu gangguan dimana ini lebih dari sekadar perubahan emosi sementara.

Maka dari itu, hal ini bukanlah kondisi yang mudah diubah. Karena kini, bahkan setiap orang pasti mengalami berbagai masalah dan seseorang dalam hidupnya menambah jumlah penderita depresi dimana wanita mendapat hormone yang membuat depresi akan terjadi dua kali lebih banyak dari pria. Namun wanita tidak terlalu berkecederungan bunuh diri ketimbang pria yang lebih ada keinginan untuk bunuh diri. Di dunia, jumlah penderita saat ini lebih dari 25 juta orang yang memiliki depresi sehingga depresi kini merupakan salah satu masalah kesehatan mental dan sebaiknya ini mendapat perhatian serius.

Depresi dan stress yang dibiarkan terus akan mengganggu kehidupan manusia. Bahkan, depresi dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, karena jika kita berada pada fase depresi maka emosi yang negatif contohnya adalah sedih, benci, putus asa, iri, kecemasan, kurang bersyukur dan membuat sistem kekebalan kita menjadi lemah. Setelah itu maka akan adanya stress dan kesulitan dalam berkooperasi dalam dan kehidupan sehingga depresi merupakan penyakit yang tragis.

Dengan memiliki depresi sendiri, banyak orang yang memikirkan kalau hidup mereka ini tidak berarti dan bersalah sehingga mereka menarik diri dan juga tidak dapat tidur. Lebihnya mereka akan kehilangan selera, minat dalam aktivitas sehari-hari. Maka depresi sendiri sudah menjadi gejala gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental dan menjadi salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan.

Ada beberapa gangguan fisik dari depresinya adalah gangguan pola tidur, sulit tidur (insomnia) atau tidur berlebihan, sehingga akan menurunnya tingkat aktivitas, mereka akan kehilangan minat, kesenangan atas hobi atau aktivitas yang sebelumnya disukai, bahkan mereka tidak ingin makan.

Sehingga nantinya ada penyakit fisik yang tidak hilang seperti sakit kepala, masalah pencernaan, sakit lambung dan nyeri kronis. Hati mereka terkadang merasa berat karena merasa lemah, kelelahan, menjadi lamban karena mereka hampa yang terus – menerus. Jika depresi itu psikotis sifatnya, maka disebut melankholi.

hati suci ramadhan
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan di UIN Jakarta
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Buntara Kalis

Oleh: Queen Vega Latiefah, SMAN 76 Jakarta Esai favorit lomba: Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita Seperti cahaya rembulan di malam hari, seperti itu bayangan orang orang...

Sejarah Palestina dan Hubungannya dengan Kita

Usai Kekalahan Ottoman pada perang dunia 1 yakni pada (1914 - 1918) wilayah Palestina - Israel sejak 1922 berada di bawah mandat Inggris. Peluang...

Asesmen dan Metode Wawancara dalam Psikologi Klinis

Seperti yang kita tahu, bahwa psikologi merupakan sesuatu yang sangat identik dengan kehidupan manusia, karena psikologi berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Psikologi yang kurang baik...

Kajian Anak Muda Perspektif Indonesia

Sejak awal, perkembangan kajian anak muda dalam perspektif Indonesia telah menjadi agenda penting dan strategis. Sebagai bidang penelitian yang relatif baru, tidak dapat dipungkiri...

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

ARTIKEL TERPOPULER

1000 Hari Teddy Rusdy Cucu Kiai Digulis

Teddy Rusdy—orang yang tepat di belakang Benny Moerdani, sosok yang disebut sejarawan militer David Jenkins salah satu orang paling berkuasa di Indonesia pada 1980-an—punya...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Revitalisasi Bahasa Daerah Melalui Tradisi Santri

Bahasa daerah merupakan bahasa awal yang digunakan manusia dalam berkomunikasi. Melihat bahasa daerah di Indonesia sangat banyak ragamnya dan merupakan kekayaan budaya Indonesia, seiring...

Kajian Anak Muda Perspektif Indonesia

Sejak awal, perkembangan kajian anak muda dalam perspektif Indonesia telah menjadi agenda penting dan strategis. Sebagai bidang penelitian yang relatif baru, tidak dapat dipungkiri...

Menilik Pencekalan Panglima Gatot

Insiden diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia terjadi hari Sabtu lalu, (21/10/2017) di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kejadiannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicekal untuk...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.