Minggu, April 11, 2021

Corona dan Pembudayaan E-Learning

Perubahan Iklim, Kolonisasi Mars, dan Hikmah Berpuasa

Ramadan selalu datang dan pergi setiap tahun. Iklim juga terus menerus berubah. Lantas hikmah apa yang bisa kita pelajari dari puasa sebulan penuh di...

Rokok, Pulsa, dan Gizi

Isu swasembada pangan selalu menarik untuk diulas, dan  krusial ketika  jadi bagian tema pada momentum debat capres tahap kedua pada Minggu malam (17/2) lalu....

Alasan Sulitnya Mendatangkan Tim Sepak Bola Internasional

Laga Pra Musim menjadi laga bagi tim-tim top dunia melakukan uji tanding sebelum persiapan di liga masing-masing. Beberapa liga top Eropa dan dunia seperti...

Setelah Nonton Film Sexy Killer, Haruskah Golput?

Sexy Killers adalah sebuah film dokumenter yang sedang banyak diputar di beberapa kota di Indonesia. Film ini disutradarai oleh Dandhy Laksono dan digarap bersama...
Rohmatulloh
Penulis, Bergiat di Komunitas Sekolah Sadar Energi

Virus corona atau coronavirus disease (COVID-19) ditetapkan World Health Organization (WHO) sebagai pandemi atau wabah global. Pemrintah menetapkan sebagai sebagai bencana nasional. Berbagai kebijakan dikeluarkan pemerintah dan lembaga pengelola pendidikan dan pelatihan seperti kegiatan belajar mengajar jarak jauh dari rumah dengan metode e-learning.

UNESCO dalam lamanya menyarankan solusi bagi sekolah yang ditutup untuk menggunakan pembelajaran jarak jauh. Banyak lembaga pendidikan dan pelatihan yang telah memiliki portal untuk pembelajaran e-learning, bahkan beberapa diantaranya sudah cukup maju dan banyak program yang ditawarkannya. Institusi masyarakat nirlaba banyak juga yang sudah memiliki program e-learning dan ditawarkan secara gratis seperti yang penulis pernah ikuti.

Pembudayaan Belajar E-Learning

Namun berdasarkan pengalaman penulis mengikuti workshop dan menjadi fasilitator sekaligur sebagai peserta pelatihan e-learning, nampaknya metode ini belum begitu membudaya atau menjadi kebiasaan dalam kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran. Oleh karena itu, dengan adanya kejadian wabah COVID-19, e-learning diharapkan menjadi budaya atau kebiasaan baru dalam belajar dan mengajar yang efektif dan efisien.

Tetapi yang namanya budaya atau kebiasaan baru tentu saja tidak seperti membalikan telapak tangan langsung berubah. Perlu sebuah proses yang secara perlahan-lahan agar menjadi budaya atau kebiasaan e-learning dari sebelumnya kegiatan pembelajaran dilakukan dengan metode klasikal yang sudah terbiasa diikuti.

Cecilia A. Mercado (2008) dalam artikelnya membahas dari perspektif kesiapan dalam implementasi pembelajaran e-learning (readiness assessment tool for an e-learning environment implementation). Dua pemain utama yang disebutkan dapat mendorong kesuksesan pembelajaran e-learning, yaitu peserta pendidikan dan pelatihan serta guru atau fasilitator. Indikatornya meliputi kesiapan akses teknologi, keterampilan teknologi yang dimiliki guru atau fasilitator dan peserta pendidikan dan pelatihan, sikap atau perilaku guru atau fasilitator dan peserta pendidikan dan pelatihan, serta kesiapan institusi.

Dari indikator keterampilan teknologi, tentu saja bagi para milenial tidak terlalu memiliki banyak hambatan. Karena generasi milenial sudah populer dan terbiasa sekali dengan penggunaan teknologi informasi dan komputer (TIK). Adapun indikator lainnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah kesiapan peserta pendidikan dan pelatihan menyangkut sikap dan perilaku seperti kebiasaan, kemampuan, motivasi dan manajemen waktu untuk mengikuti proses pembelajaran.

Ini tantangan yang sebenarnya harus dilakukan dengan niat dan latihan yang sungguh-sungguh. Dalam beberapa kesempatan penulis memfasilitasi dan melakukan pengamatan pada saat pelatihan e-learning maupun blended learning bagi aparatur pemerintah daerah dan pusat pada beberapa mata pelatihan, pada umumnya peserta cukup antusias mengikuti prosesnya. Hanya ada beberapa yang tidak selesai mengikuti mata pelatihan dengan tidak mengumpulkan tugas-tugas dalam bentuk studi kasus dan esay sederhana karena kesibukan tugas lain.

Hasil ini tentu saja tidak sepenuhnya akibat ketidaksiapan peserta pendidikan dan pelatihan. Karena seperti disebutkan dalam artikel Cecilia A. Mercado (2008) disebutkan bahwa kedua pemain utama keberhasilan e-learning, yaitu guru atau fasilitator dan peserta pendidikan dan pelatihan.

Dari sisi guru atau fasilitator juga perlu melakukan evaluasi. Beberapa masukan dari peserta pelatihan yang berhasil diperoleh dari penelitian penulis misalnya terkait dengan terlalu lama dalam memberikan umpan balik untuk perbaikan, bahan ajar dan pembelajaran belum interaktif, kurang memberikan ruang bagi peserta untuk diskusi dan tanya jawab, kurang aktif, dan banyak lainnya. Hasil ini mencerminkan belum berubahnya budaya atau kebiasaan pelatihan e-learning.

Kendati demikian hasil ini dapat menjadi masukan bagi guru atau fasilitator untuk melakukan perubahan kebiasaan agar memiliki kesiapan dalam melakukan pembelajaran e-learning seperti yang dilakukan secara klasikal.

Harapannya dengan terwujudnya budaya baru yang baik ini dapat mendorong peserta pendidikan dan pelatihan agar dapat termotivasi belajar secara mandiri sesuai dengan prinsip pembelajaran kontruktivisme yang menjadi paradigma alternatif dalam pembelajaran saat ini.

Semoga kebijakan pemerintah dalam pencegahan wabah Covid-19 dengan memberlakukan belajar jarak jauh dari rumah dengan metode e-learning mencapai hasil yang baik.

Sehingga dua tujuan besarnya dapat tercapai, yaitu menjaga masyarakat agar selalu sehat dari berbagai segala virus penyakit, tetapi di sisi lain tidak menghentikan usaha pendidikan dan pelatihan yang menjadi kewajiban bagi semua warga negara dalam rangka mewujudkan negara yang memiliki peradaban maju melalui SDM nya yang berdaya saing. Wallahu a’lam.

Rohmatulloh
Penulis, Bergiat di Komunitas Sekolah Sadar Energi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang...

Laporan Keuangan? Basi?

Berbicara soal laporan keuangan, tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang ekonomi, apalagi yang bergelut dalam dunia akuntansi. Secara singkat, laporan keuangan adalah...

Mengenang Hans Küng (1928-2021), Tokoh Dialog Antar Agama

Bagi para pegiat dialog antar agama, sosok dan pemikiran Hans Küng tak asing lagi. Namanya kerap disebut seiring dengan pemikirannya tentang upaya mewujudkan perdamaian...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Kudeta Militer Myanmar, Asumsi Media Tentang Posisi Indonesia

Pada awal tahun 2021 dunia internasional dikejutkan dengan peristiwa yang terjadi di salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yakni Myanmar. Negara yang dulunya...

ARTIKEL TERPOPULER

Jihad Versi Kristen?

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata jihad sebagai usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan. Mengamati definisi ini paling tidak kita memiliki pengertian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Remaja dan Zona Nyaman

Remaja pada umumnya selain terlihat fisiknya yang berubah, tetapi juga mengubah perlahan tentang pola pikirnya. Pola pikir ini berhubungan dengan sebuah tahanan sesorang remaja...

Presiden Joe Biden: Gesture pada Islam dan Dunia Muslim

Joe Biden telah empat bulan lalu dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke 46 pada 20 Januari 2021. Joe Biden bersama pasangan wakil presiden Kamala...

Stop Propaganda Anti Syiah, Bersatulah Sunni dan Syiah

Apabila kita search dengan kata kunci Syiah, entah itu di youtube, google, instagram, dan lain sebagainya. Kita pasti akan menemui berbagai gambar atau video...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.