Rabu, Desember 2, 2020

Arti Karakter Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal

Mendamaikan Fundamentalisme Islam dan Sekulerisme

Dinamika politik kontemporer, seolah menciptakan benturan antara Pancasila sebagai narasi kebangsaan, dan Islam sebagai narasi agama. Bagi mereka yang menggunakan Pancasila sebagai alat politik,...

Zonasi: Tidak Rugi Tak Masuk Sekolah Favorit

Dengan berkembangnya dunia pendidikan ada beberapa macam pembaharuan di dunia pendidikan salah satunya sistem pendaftaran berbasis zona di mana sekolahan negeri menerima siswa dari...

Strangers from Hell, Tapera, dan Problema Perumahan Kita

Jika Anda adalah penggemar film dengan genre psychological thriller, mungkin Strangers from Hell bisa masuk ke dalam daftar tontonan Anda. Saya sendiri terhitung cukup...

Konspirasi dan Strategi Dakwaan KPK

Terdakwa Setya Novanto melalui kuasa hukumnya mempertanyakan tentang hilangnya beberapa nama politisi dalam dakwaan. Hilangnya nama-nama ini bagi penasehat hukum menjadi salah satu argumentasi...
Cahyadi Nurdin
Pejuang Media Sosial

Kearifan lokal terdiri dari dua kata, yaitu kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan, dan lokal (local) atau setempat. Jadi arti kearifan lokal secara sederhana bias dipahami sebagai gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.

Pengertian kearifan local sepadan dengan identitas budaya bangsa, yang dapat menjadikan suatu bangsa mampu memiliki jati diri dan berpengaruh terhadap watak dan karakter masyarakatnya.

Selanjutnya, kearifan lokal juga dapat dibagi menjadi dua, yaitu segala nilai, konsep dan teknologi yang telah dimiliki sebelum mendapat pengaruh asing; serta daya yang dimiliki suatu bangsa untuk menyerap, menafsirkan, mengubah dan mencipta sepanjang terjadinya “pengaruh asing”.

Berdasarkan teori di atas, dapat dipahami bahwa karakter berbasis kearifan lokal merupakan karakter yang berlandaskan dan bernapaskan gagasan, atau pandangan hidup yang berasal dari budaya lokal. Karena itu, kearifan lokal sesungguhnya mengandung banyak sekali keteladanan dan kebijaksanaan hidup.

Dalam konteks otonomi daerah, misalnya kita bisa melihat kebijakan pendidikan karakter di Kabupaten Purwakarta. Pendidikan Berkarakter yang tertuang di dalam Perbup Purwakarta Nomor 69 Tahun 2015 Tentang Pendidikan Berkarkater, yang di gagas (Kang Dedi Mulyadi) ini merupakan upaya mempertahankan kearifan lokal disatu sisi, dan disisi lain sebagai piranti dalam menyiapkan dan melihat kehidupan masa yang akan datang.

Pendidikan berkarakter diselenggarakan dengan berpedoman kepada nilai kesundaan, 7 (tujuh) Poe Atikan Pendidikan Purwakarta Istimewa, atau 7 (tujuh) Hari Ajaran Pendidikan Purwakarta Istimewa.

Adapun implementasi kurikulum itu tertuang dalam 7 (tujuh) Poe Atikan Pendidikan Purwakarta Istimewa atau 7 (tujuh) Hari Ajaran Pendidikan Purwakarta Istimewa meliputi nilai sebagai berikut :

hari Senin, ajeg nusantara, mengandung makna menumbuhkan rasa kebangsaan atau cinta tanah air.
hari Selasa, mapag di buana, mengandung makna memperluas wawasan terhadap dunia.
hari Rabu, maneuh di sunda, mengandung makna kembali pada jati diri sebagai orang sunda.
hari Kamis, nyanding wawangi, mengandung makna memberikan ruang untuk kebebasan berekspresi.
hari Jum’at, nyucikeun diri, mengandung makna mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.
hari Sabtu dan Minggu, betah di imah, mengandung makna mencintai rumah sebagai tempat bernaung keluarga.

Kita dapat rasakan perkembangan dari kebijakan pendidikan berkarakter di Purwakarta, pelajar lebih disiplin dari segi waktu, waktu tidur pun tidak larut malam karena harus bangun lebih pagi, melaksanakn sholat subuh lalu mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah pukul 06.30 WIB.

Cahyadi Nurdin
Pejuang Media Sosial
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Mengapa RUU Minol Harus Disahkan

Pada zaman yang serba modern seperti sekarang ini apa saja dapat dilakukan dan didapatkan dengan mudah karena teknologi sudah semakin canggih. Dahulu untuk mendapatkan...

Pay It Forward Merespon Dampak Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Pay It Forward Pay It Forward merupakan sebuah film asal Amerika Serikat yang sarat pesan moral. Film ini dirilis pada tahun 2000, yang...

Senyum Ekonomi di Tengah Pandemi

Pandemi tak selamanya menyuguhkan berita sedih. Setidaknya, itulah yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Berita apa itu? Sri Mulyani, menyatakan, kondisi ekonomi Indonesia tidak terlalu...

Dubes Wahid dan Jejak Praktek Oksidentalisme Diplomat Indonesia

Pada 5 Oktober 2000 di Canberra dalam forum Australian Political Science Association, pakar teori HI terkemuka Inggris, Prof. Steve Smith berpidato dengan judul, “The...

Gejala ‌Depresi‌ ‌Selama‌ ‌Pandemi‌ ‌Hingga‌ ‌Risiko‌ Bunuh Diri

Kesehatan mental seringkali diabaikan dan tidak menjadi prioritas utama seseorang dalam memperhatikan hal yang di rasakannya. sementara, pada kenyataannya kesehatan mental sangat mempengaruhi banyak...

ARTIKEL TERPOPULER

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.