Senin, April 12, 2021

Akhlak al-karimah bermula dari Hati

Mengenang Kepergian Maestro Jurnalistik Indonesia

Kabar duka menghampiri dunia jurnalistik Indonesia. Jakob Oetama, Pendiri Harian Kompas yang juga tokoh besar dunia jurnalistik Indonesia wafat pada hari ini, 9 September...

Pendukung Pemindahan Ibu Kota dari Data Statistika

Setelah saya mengikuti pelajaran Statistika, Membahas tentang penjelasan dan pengertian Statistika, Dan Apa saja yang punya hubungan dengan Statistika. Dengan metode ugal-ugalan para mahasiswa...

Mengapa Kita menjadi buas…?

akhir-akhir ini media sosial gonjang-ganjing, arena jenaka, bahagia suka cita berubah menjadi lahan pertempuran sengit antara kaum Bani Serbet dan Pentul Korek Api. suhunya...

Polemik Punya Mobil-Ajakan Hidup Sederhana

Banyak orang yang mendambakan ingin punya mobil. Tapi semuanya itu tergantung daripada kebutuhan kita masing-masing. Tapi banyak juga orang yang membeli bukan karena kebutuhan...
Amartya
Born in Jogja Occupation : Student

Hati atau dalam bahasa arab disebut dengan قلب diambil dari fi’il kolaba-yaklubu yang beraarti tebolak-balik.Yang dimaksud dengan terbolak-balik disini bukanlah posisi dari hati tersebut bukan posisi dari hati tersebut,bukan.Akan tetapi yang  dimaksud dengan terbolak-balik adalah perasaan seperti contoh : senang,sedih,gembira,marah, dll.Tidak ada perasaan yang selamanya menetap di dala diri kita ibaratkan roda peraasaan pasti akan berubah-ubah.Di samping itu hati merupakan hal yang berperan penting dalam tubuh kita,selain sebagai pembuat empedu yang menetralisirkan racun dalam diri kita hati mempengaruhi kondisi batiniah dan juga spiritualitas kita.Satu tahun yang lalu saya menghadiri acara Cak Nun atau juga dikenal sebagai Kyai Kanjeng yang berjudul “SInau Bareng”Diwaktu itu Cak Nun berkata bahwa “Hidup ini hanya masalah menata hati”Jadi hati merupakan organ penting yang sangat berpengaruh disamping otak kita.Rasulullah saw. bersabda

**عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ ».

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada rupa dan harta kalian. Namun yang Allah lihat adalah hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564)

Hati adalah sumber dari segala amalan,niat dan juga perbuatan kita semuanya berasal dari hati.Jika hati kita bersih Insyallah semua yang kita lakukan akan mengalir dengan lancar dan akan bersih,akan tetapi jika misalkan hati kita kotor ibaratkan segelas air yang tercampur oleh tinta air itu akan berubah menjadi hitam dan tinta pun akan menyebar.Perbuatan kita juga akan otomatis mengikuti suci tidaknya hati kita.

Rasulullah saw. pernah bersabda

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ

“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan keshalihan akhlak.” (HR. Al-Bayhaqi dalam al-Sunan al-Kubrâ

Akhlak itu adalah perbuatan kita yang berasal dari hati dan dilakukan dengan spontan atau “tanpa perlu pikir panjang” istilahnya jadi akhlak itu adalahsuatu kebiasaan perbuatan yang kita lakukan secara berulang-ulang.

Dari sinilah kita mengetahui bahwa hati itu bukanlah hanya organ pencipta empedu tetapi juga sumber dari semua akhlak/tabiat kita dalam keseharian.

Amartya
Born in Jogja Occupation : Student
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Bertahan Disegala Kondisi

Pandemi COVID-19 membawa beragam nilai positif. Bagi dunia pendidikan, selain orangtua mengetahui betapa susahnya Pendidik (guru/dosen) mengajar anak didik, pendidik juga bisa belajar secara...

Bagaimana Cara Mengatasi Limbah di Sekitar Lahan Pertanian?

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani. Pada bidang pertanian terutama pertanian konvensional terdapat banyak proses dari penanaman hingga pemanenan,...

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Kebebasan Berpendapat Masih Rancu

Kebebasan berpendapat merupakan sebuah bentuk kebebasan yang mutlak bagi setiap manusia. Tapi belakangan ini kebebasan itu sering menjadi penyebab perpecahan. Bagaimana bisa kebebasan yang...

Laporan Keuangan? Basi?

Berbicara soal laporan keuangan, tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang ekonomi, apalagi yang bergelut dalam dunia akuntansi. Secara singkat, laporan keuangan adalah...

ARTIKEL TERPOPULER

Jihad Versi Kristen?

Kamus Besar Bahasa Indonesia menuliskan arti kata jihad sebagai usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan. Mengamati definisi ini paling tidak kita memiliki pengertian...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Umat Kristiani Bukan Nashara [Kaum Nasrani]

Dalam bahasa Arab, kata "nashara" merupakan bentuk jamak dari "nashrani". Sebutan "umat Nasrani" secara salah-kaprah digunakan untuk merujuk pada umat Kristiani, penganut agama Kristen....

Terorisme dan Paradoks Keyakinan

Jika Brian May, gitaris grup band Queen, menulis lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You", dalam terorisme barangkali judul yang lebih tepat, "Too...

Mengenang Hans Küng (1928-2021), Tokoh Dialog Antar Agama

Bagi para pegiat dialog antar agama, sosok dan pemikiran Hans Küng tak asing lagi. Namanya kerap disebut seiring dengan pemikirannya tentang upaya mewujudkan perdamaian...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.