OUR NETWORK

Ahok Bukan Tuhan, Dia Manusia Biasa

BTP bebas

Beberapa hari yang lalu ahok sudah bebas dari masa penahanannya di Mako Brimob, ia kini sudah bisa kembali melihat kota jakarta yang dahulu dipimpinnya. Ahok yang sepertinya ingin merubah citra dirinya meminta dipanggil dengan sebutan BTP ( Basuki Tjahaja Purnama).

Dari perubahan nama panggilan tersebut kita melihat bahwa BTP ingin memulai sesuatu yang baru. Ia ingin meninggalkan citra ahok yang lama. Saya berfikir bahwa apa yang dilakukan itu adalah sesuatu hal yang wajar.

Para pendukung ahok yang biasa disebut ahoker, mungkin saja berganti nama menjadi BTPer, BTP Mania, atau mungkin BTPisme. Tapi sebenarnya bukan masalah nama yang akan saya bahas, tetapi bagaimana para pendukung BTP melihat seorang BTP atau ahok. Saya melihat sesuatu yang tidak wajar dalam barisan pendukung BTP ini. Sepertinya mereka melihat BTP sebagai malaikat yang turun dari langit atau yang lebih ekstrem lagi yaitu melihat BTP sebagai Tuhan.

Pandangan yang salah

Dimata garis keras pendukung BTP banyak sekali saya lihat di media sosial yang menyatakan pendapat seolah-olah BTP adalah bukan manusia. Banyak sekali kalimat yang membuat saya tidak respect. Banyak sekali tulisan yang seakan-seakan BTP adalah TUHAN, tidak pernah salah.

Saya bukanlah pembenci BTP, saya juga tidak tergabung dalam alumni 212, saya juga bukan pendukung paslon nomor 2, tapi saya juga bukan AHOKER. Saya menyukai kerja-kerja yang dilakukan oleh BTP semasa ia menjabat. Tapi bukan berarti ketika dia bekerja dengan bagus, ia juga bagus dalam semua aspek, tidak seperti itu.

Dalam perspektif saya, BTP seharusnya tidak akan masuk penjara jika ia bisa mengontrol perkataannya. Mulutnya terlalu serampangan dalam berbicara, ia juga terkadang tidak bisa mengontrol emosinya.

Walaupun sebenarnya ada faktor lain yang membuat dia mendekam di balik jeruji besi semisal demo berjilid-jlid, video pidatonya yang diedit oleh Buni Yani, dan faktor lainnya, tapi setidaknya hal-hal sepele seperti perkataan yang serampangan itulah yang menjadi gerbang masuknya. Seperti yang saya katakan tadi, kerjanya bagus belum tentu dia bagus dalam aspek lainnya.

Ahok masih rendah dalam hal-hal yang berkaitan dengan sopan santun. Sesuatu yang hal yang beberapa kali ia akui setelah masuk penjara melalui tulisan-tulisan orang-orang yang menjenguknya atau dari berita di media massa.

Kalian para pendukung dan fans pak BTP harus mengakui hal-hal ini, kalian harus berani menasehati pak BTP agar hal tersebut tidak terulang kembali. Jangan malah menganggap bahwa pak BTP itu benar dan pihak sebelah yang salah, itu bisa saja benar tapi bukan itu soal utamanya, soal utamanya adalah kalian harus sadar bahwa pak BTP mempunyai keburukan atau kekurangan. Jangan menganggap pak BTP sebagai malaikat atau Tuhan yang selalu benar dan Maha benar, Ia Manusia biasa, sama seperti kalian!

Jangan Mengkultuskan seorang manusia

Kita sebagai manusia boleh dan sah-sah saja mengidolakan seseorang, itu hal lumrah. Tapi kita harus tahu batasnya, jangan sampai kita berada pada tahap mengkultuskan idola kita. Hal-hal seperti ini yang berbahaya, baik bagi yang mengidolakan ataupun yang diidolakan.

Bagi yang di idolakan ini bisa menjadi berbahaya karena bisa saja ia terlena dan kemudian malah semakin yakin bahwa segala sesuatu yang ia lakukan pasti akan selalu didukung dan dianggap benar, bisa saja kemudian ia memanfaatkan para pendukungnya untuk meraup keuntungan pribadi, karena sudah dianggap sebagai Tuhan oleh para pendukung dan fansnya.

Tapi saya yakin pak BTP tidak akan sampai seperti itu, karena ia telah mengakui bahwa ada hal-hal yang salah dari dirinya, terutama soal perkataan yang keluar dari mulutnya. Nah, untuk yang mengidolakan tentu saja akan berbahaya karena pasti ia akan selalu mendukung idolanya baik uang ataupun bentuk lainnya, bahkan pada tingkat yang lebih ekstrem ia rela mati demi idolanya, ngeri! Itulah mengapa kita tidak boleh mengkultuskan seseorang.

Apakah ada pendukung BTP yang sudah sampai pada tahap mengkultuskan beliau? Banyak! Oleh karena itulah saya menulis tentang ini. Saya melihat fenomena ini berkembang di media sosial dan kehidupan nyata di sekitar saya.

Oleh karena itu, pak BTP harus selalu mengingatkan pendukungnya bahwa ia adalah manusia biasa bukan Tuhan, dan kalian para pendukungnya pun harus mulai sadar bahwa Pak BTP adalah manusia biasa dengan segala kekurangan dan kelemahannya, kalian dan pak BTP harus saling memberi masukan.

Perubahan

Semoga setelah bebasnya pak BTP, ia lebih bisa mengontrol emosi dan perkatannya, ia menjadi manusia yang lebih kalem dan tenang. Banyak tokoh yang pernah merasakan jeruji penjara setelah keluar malah semakin hebat, semisal Nelson Mandela, Soekarno dan Che Guevara. Mereka semua menjadi pejabat penting di negaranya masing-masing setelah keluar dari penjara, pak BTP bisa saja seperti mereka. Tentunya dengan merubah terlebih dahulu sikap-sikap yang saya utarakan diatas.

Harapan

Jika itu bisa dilakukan, bukan tidak mungkin 2024 nanti BTP menjadi sosok yang ideal sebagai calon presiden. Tentunya dengan catatan bahwa statusnya sebagai mantan narapidana tidak menjadi halangan. Walaupun sebenarnya masih banyak jabatan yang bisa dipegang oleh pak BTP, misalnya menteri atau direktur BUMN.

Tapi harapan besar saya adalah pak BTP tidak kapok dalam berpolitik, dia harus berani kembali ke dunia politik, jiwa anti korupsinya masih sangat kita butuhkan, program – program yang sudah dia lakukan di jakarta terlihat bisa menutup ruang-ruang korupsi.

Terlepas dari apapun partai politiknya nanti, yang terpenting adalah dia berani kembali dan mengambil segala resikonya sekali lagi sebagai politikus. Pekerjaan yang membuatnya masuk penjara kemarin. Semoga pak BTP kembali mengeluarkan Tjahajanya yang lama terhalang jeruji besi. Tentunya dengan tidak serampangan lagi ya pak BTP. Hehehe.

Akhir kata dari saya, semoga pak BTP sehat selalu dan Semoga rencana pernikahannya segera terlaksana ya pak!

Semua info ada di instagram @RajaRogate

TINGGALKAN KOMENTAR

Loading...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.