Senin, November 30, 2020

Kaum Zionis dan Muslim Aswaja, Ada Apa?

Reformasi Dikorupsi, Bergerak dan Melawan

Putaran demi putaran diskusi telah dijalankan, aneka protes baik di media sosial maupun nyata telah digalakkan. Mulai dari tolak revisi UU Ketenagakerjaan, revisi UU...

Film “Joker” dan Mimpi Kaum Anarkis

Sudah banyak sebenarnya ulasan tentang film “Joker” tahun 2019, yang cukup fenomenal ini. Tulisan ini ingin mencoba memahami film tersebut dari sudut pandang yang...

Benarkah PRRI dan Orde Baru yang Menghancurkan Minangkabau?

Pertanyaan tentang kenapa Minang tidak seperti dulu lagi, telah menjadi beban tersendiri bagi orang Minang. “Dulu” di sini mengacu pada masa-masa kejayaan orang Minang....

Kecerdasan Buatan dan Kemanusiaan Kita

Pada mulanya, mesin diciptakan sebagai alat pembantu manusia. Ngeri, ketika melihat mesin yang seharusnya membantu manusia, kini menggantikan manusia. Dibekali dengan akal budi, manusia menjadi...
Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal

Hingga detik ini, musuh kaum Muslim terus bergelora di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim. Di Indonesia sampai hari ini kelompok-kelompok intoleransi radikal berbasis agama semakin kencang bertebaran dalam kehidupan sosial dan sosial media dengan menebarkan wabah khilafah, wahabi dan salafi yang bermuara kepada HTI. Musuh-musuh Muslim bergerilya cepat melakukan berbagai tindakan batil dalam seluruh aspek kehidupan muslim Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Tak akan pernah habis musuh kaum Muslim dalam bentuk gerakan Zionisme Internasional untuk membombardir muslim Aswaja dengan seluruh kekuatannya. Zionisme secara kejam dan sadis mengeksploitasi kekayaan sumber daya alam dan sumber daya sosial negara-negara berpenduduk muslim. Modus mereka ialah menyesatkan pemikiran ajaran Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin. Salah satu keberhasilan mereka adalah mengadu domba umat muslim.

Mata Uang Zionis

Untuk memperkuat jaringannya, Zionisme Internasional telah mengeluarkan mata uang Zionis yang dicetak dengan gambar menara Israel dan peta Israel Raya. Dalam peta itu terdapat negara Lebanon, Yordania, dua pertiga wilayah Suriah, tiga perempat wilayah Irak, dan seperempat wilayah Saudi Arabia, bahkan sampai ke Madinah dan Makkah. Daerah atau negara-negara yang ada dalam peta itu, hingga kini masih terus berusaha dikuasai dan direbut ISIS (kelompok teroris yang berkedok agamis dengan akidah Wahabi).

ISIS diduga kuat merupakan kaki tangan Zionis yang dibiayai kerajaan Saudi Arabia dan ini telah tercium oleh PBB, maka secara tegas PBB meminta kerajaan Saudi Arabia untuk segera menarik mundur 20.000 tentara bayarannya dari Suriah dan Irak.

Walaupun ISIS membabi-buta melakukan penyerangan terhadap kaum muslim di negara-negara Timur Tengah, muslim Aswaja terus melakukan perlawanan sengit. Hal ini sangat berbeda jauh dengan Indonesia. Pemerintah terkesan melakukan pembiaran terhadap kelompok intoleransi radikal berbasis Agama.

Seharusnya, Pemerintah secepatnya melakukan tindakan tegas terhadap kelompok intoleransi berbasis agama sesuai dengan hukum yang berlaku. Indonesia bukan negara agama, tetapi negara hukum dengan falsafahPancasila. Jangan biarkan kelompok intoleransi berbasis agama mengakar kuat dan mengembangkan diri di bumi pertiwi.

Dendam Zionisme

Di sejumlah negara-negara Eropa dan Timur Tengah, kaum Zionis menulis kalimat Lailaaha illallah di celana dalam, menuliskan lafdzul Jalalah di alas kaki, dan mencetak surat awal Maryam di kertas pembungkus barang-barang belanjaan. Hal ini dilakukan kaum Zionis sebagai pelampiasan dendam kesumat terhadap kaum muslim Aswaja.

Di Palestina kelompok Zionis diduga kuat menghancurkan bangunan-bangunan bersejarah warisan kebudayaan Islam. Kelompok ISIS juga melakukan tindakan yang sama dan lebih keji lagi yaitu menghancurkan kota-kota kuno, bangunan dan artefak bersejarah Islam. Mereka juga menghancurkan pusat-pusat informasi dan membakar kepustakaan Islam yang berisi dokumen-dokumen bersejarah Islam yang langka.

Bahkan, disinyalir pada tahun 1924, Kerajaan Saudi Arabia membakar perpustakaan Maktabah Arabiyah di Makkah al-Mukarramah yang berisi sekitar 60.000 kitab-kitab langka dan 40.000 manuskrip yang sebagiannya merupakan hasil diktean sahabat Nabi Muhammad SAW.

Dari sejumlah buku-buku yang dibakar masih ada yang berupa kulit kijang, tulang belulang, pelepah kurma, pahatan dan lempengan-lempengan tanah. Tidak puas sampai di situ mereka juga menyerang perpustakaan di Hadramaut Yaman dan membakar seluruh kitab di perpustakaan itu.

Kaum Zionis melakukan itu semua karena tingkat kebencian dan kedengkian mereka yang super dahsyat terhadap muslim Aswaja, Hingga saat ini kemurkaan mereka terhadap muslim Aswaja masih berlangsung. Mereka menghalalkan darah kaum muslim yang menentang mazhab Wahabi dan menolak khilafah. Mereka ingin menghapus keberadaan muslim Aswaja dari muka bumi.

Sumber Referensi: 

  1. http://mahkota77.hexat.com/beritaku/__xtblog_entry/11229669-arab-saudi-bukan-negara-islam-tapi-pedagang-dan-juragan-islam?__xtblog_block_id=12.
  2. https://web.telegram.org/#/im?p=@arrahmahnews.com

 

Wawan Kuswandi
Pemerhati komunikasi massa, founder blog INDONESIAComment, mantan editor Newsnet Asia (NNA) Jepang dan penyuka sambal
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Nostalgia Dinasti Politik Pemimpin Negara

Pasca bergulirnya reformasi 1998, khususnya dengan terbitmya UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah dan Pemerintahan Daerah serta peraturan-peraturan pemerintah yang...

Tebet, Megamendung, dan Petamburan

Pandemi corona makin liar. Jika sebelumnya cluster penyebaran corona menyeruak di rumah sakit, perkantoran, sekolah, pesantren, perumahan, restoran, dan RT/RW -- kini tengah ramai...

Messi Adalah Nabi dan Maradona Adalah Tuhan

Paus Francis tersenyum. Ia juga berasal dari Argentina. Saat itu Ia mengunjungi klub sepokbola di Buienes Aires, Argentina: the Sportivo Pereyra de Barracas FC. Di...

Pentingnya Vitamin bagi Tubuh Di Era New Normal

Daya tahan tubuh atau imunitas menjadi benteng untuk mencegah virus masuk dan menyerang tubuh kamu. Dengan dimulainya aktivitas di luar rumah lagi di masa...

Saatnya Mempertanyakan Amatiran Politik Sumatera Barat

..."Kami simpulkan sedikit inti tulisan sebelumnya. Menurut data BPS, Sumatera Barat hari ini memiliki kue ekonomi kecil, produktivitasnya rendah, dan kesejahteraannya yang tidak sedang...

ARTIKEL TERPOPULER

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Bukankah Allah Menegaskan Dunia Ini Tak Akan Pernah Sama?

Kenapa ada orang yang bersikeras mengharuskan umat manusia berada di bawah satu panji atau berprilaku dengan satu cara (manhaj). Apakah demikian yang diajarkan Al-Quran?...

Luasnya Kekuasaan Eksekutif Menurut Undang-Undang

Proses demokrasi di Indonesia telah memasuki tahap perkembangan yang sangat penting. Perkembangan itu ditandai dengan berbagai perubahan dan pembentukan institusi atau lembaga baru dalam...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.