Banner Uhamka
Jumat, September 25, 2020
Banner Uhamka

Esemka dan Jokowi

Meneguhkan Spirit Perjuangan Pemuda

Ungkapan heroik di atas merupakan sebuah kata bijak dari seorang sastrawan Indonesia bernama Pramoedya Ananta Toer. Melalui kata tersebut, Pram ingin menggambarkan betapa peran...

Joker Adalah Sengkuni Ala Eropa

Ada gelombang cuitan yang hebat selepas ditayangkannya film Joker dua hari yang lalu. Ada yang mengatakan betapa tak terduganya film itu, ada yang mengatakan...

Kado Istimewa Gie untuk Bung Fahri Hamzah

Ketika ribuan Mahasiswa bergerak untuk melakukan pergerakan demonstrasi di berbagai wilayah, saya langsung teringat dengan sosok aktifis yang mati muda itu, namanya Soe Hok...

Fashion, Penderitaan Buruh Meningkat?

Sering kita dengar bahwa pakaian akan mempercantik wujud wanita dan mempertampan wujud pria, sering pula kita rasakan kebahagiaan itu saat kita mendapat baju lebaran...
Bayu Susena
Staf Badan Penjaminan Mutu

PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) telah resmi meluncurkan mobil pada Jumat 6 September 2019. Sebenarnya Esemka mulai booming dan dikenal publik pada tahun 2012.

Jokowi saat itu sebagai Walikota Solo memberikan dukungan penuh pengembangan mobil Esemka. Jokowi memakai mobil Esemka untuk mobil dinas. Walaupun tidak digunakan lama karena mobil Esemka belum berijin dan belum layak digunakan di jalan ketika itu.

Menurut data Badan Pusat Statistik jumlah mobil penumpang Tahun 2017 yaitu 15.493.068 dan mobil barang 7.523.550. Mobil Esemka dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan mobil di Indonesia.

Mobil Esemka yang diluncurkan bukan mobil penumpang. Mobil ini disiapkan untuk niaga ringan dan bukan mobil penumpang. Mobil Esemka ini diberi nama Mobil Bima. Mobil Bima ini dijual dengan harga dibawah Rp 150.000.000. Target pasar mobil Bima didaerah pinggiran Jawa. Apakah mobil Bima bisa bersaing dengan merk mobil lain?

Masyarakat seluruh Indonesia mendukung mobil Esemka dan kehadirannya sangat ditunggu-tunggu. Dan kemarin sudah sudah diluncurkan walaupun baru satu varian. Tetapi dukungan masyarakat masih setengah hati. Ketertarikan untuk membeli mobil Bima masih tanda tanya. Biasanya konsumen pemakai mobil selalu memperhatikan risiko-risiko ketika akan membeli mobil.

Mobil Esemka dengan mobil Bimanya merupakan produk baru dan belum mampu memberikan bukti kualitas mobil produksinya. Ketahanan mesin mobil juga belum bisa teruji.

Masyarakat pasti masih mempercayakan kebutuhan mobilnya kepada mobil-mobil yang sudah mempunyai merk bagus dan sudah teruji kualitas ketahanan mesinnya serta mempunyai suka cadang yang mudah dibeli. Sehingga perawatannya mudah dan tidak mengeluarkan biaya mahal.

PT Solo Manufaktur Kreasi harus mempertimbangkan berbagai hal agar mobil produksinya dapat bersaing dengan merk lain.

Seperti mempertimbangkan jumlah kapasitas produksi, jumlah permintaan mobil, nilai inflasi, harga mobil pesaing atau merk lain, sumber daya manusia, bahan baku, investasi. Kesemuanya ini harus diramu sehingga dapat mengoptimalkan keuntungan jika mobil Esemka menjadi mobil nasional.

Harapannya mobil Esemka dapat bersaing dengan gempuran mobil dari Jepang, Korea, China dan Eropa. Maka dukungan dalam negeri dan masyarakat sangat diperlukan. Semoga mobil Esemka bukan mobil “politik”. Muncul dalam pemberitaan hanya ketika ada kebutuhan pencitraan Jokowi saja. Sebab mobil Esemka sudah identik dengan Jokowi.

Bayu Susena
Staf Badan Penjaminan Mutu
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Opsi Menunda atau Melanjutkan Pilkada

Perhelatan akbar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan bergulir. Pilkada yang sejak era reformasi pasca amandemen UUD 1945 telah memberi ruang...

Peran Civil Society dalam Perang Melawan Wabah

Perkembangan wabah korona semakin mengkhawatirkan. Epidemiologi Pandu Riono menyebut puncak kasus Covid-19 di Indonesia baru mencapai puncak pada awal semester pertama hingga pertengahan tahun...

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan...

Menjarah Mahkota Kemuliaan MK

Revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang disahkan pada 1 September lalu menjadi hadiah sekaligus menjadi dilema bagi kesembilan hakim konstitusi di usianya yang ketujuh belas...

Memahami Kembali Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru telah memasuki bulan ke-6 sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Per tulisan ini...

ARTIKEL TERPOPULER

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.