Kamis, Oktober 29, 2020

Kerjasama UHAMKA dan UNDP

Memperkuat Kembali Moderatisme Muhammadiyah

MAARIF Institute (03 Maret 2020), menyelenggarakan diskusi dan peluncuran Jurnal MAARIF edisi ke-34 No.2 Desember 2019 dengan tema “Memperkuat Kembali Moderatisme Muhammadiyah: Konsepsi, Interpretasi,...
Redaksi
Redaksi

Situasi Covid 19 telah membawa dampak yang cukup besar terkait dengan jumlah anak dan perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan. Berbagai kebijakan yang diterbitkan dalam upaya menghentikan penyebaran virus tersebut melahirkan berbagai bentuk kebiasaan baru dan membutuhkan ketrampilan beradaptasi yang cukup tinggi.

Pada keluarga yang memiliki tingkat ketahanan yang baik, maka kondisi ini tidak menjadi problem begitu besar.  Namun sebaliknya, bagi keluarga yang rentan terhadap situasi ini, maka kerentanan terhadap ketahanan keluarga cukup mengkhawatirkan.

Pada keluarga yang rentan, perempuan dan anak seringkali menjadi korban yang pertama karena berbagai sebab. Maka untuk itu Universitas Muhammadiyah Prof. DR.Hamka bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk melaksanakan program Strengthening GBV Referral Pathway in the Context of COVID 19 Pandemic. Hal ini dilakukan untuk memperkuat mekanisme rujukan kasus kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Dalam Konteks Covid 19 Pandemi.

Disampaikan oleh Ketua Tim Prof. Dr. Suswandari penelitian ini menjangkau sembilan wilayah sasaran, yakni DKI Jakarta, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, Kota palu dan Kota Surabaya.

Lebih lanjut, tim penelitian ini pada tanggal 15 Oktober 2020 ketua tim  Prof. Dr. Suswandari, M. Pd bersam Riset koordinator Dr. Margaretha Hanita, SH, M. Si melakukan rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan di tiga wilayah sasaran, yaitu Renakta Polda  Papua, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota  Jayapura, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Jayapura beserta RSUD dan Polres setempat.

Dalam rapat koordinasi tersebut dipaparkan tentang aktivitas kegiatan yang dilakukan yaitu penyusunan SOP penanganan perempuan dan anak dengan menggunakan standar Covid-19 yang belum tersedia di tiga lokasi sasaran tersebut.

Di samping itu juga dibahas tentang rencana Bimtek untuk petugas layanan yang dilakukan secara daring. Dalam pendampingan penyusunan SOP yang dimaksud Lemlitbang UHAMKA bergandengan tangan dengan Project Officer setempat Ibu Anna Manyakori salah satu pemerhati masalah perempuan dan anak yang telah berpengalaman tinggi di Provinsi Papua. Kegiatan ini memiliki target legalized dari seluruh SOP yang disusun untuk dapat digunakan secara sah di masing-masing wilayah sasaran.

Redaksi
Redaksi
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan di Era Disrupsi (Catatan Karya Yudi Latif)

Yudi Latif lebih muda 10 tahun dari saya. Dan walau saya, tentunya, lebih awal menulis, Yudi jelas jauh lebih produktif. Dua bulan lalu, saya diminta...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Kelamnya Dunia Politik di Thailand

Apa yang kalian bayangkan tentang negara Thaiand? Ya, negara gajah putih tersebut sangat dikenal dengan keindahannya. Apalagi keindahan pantai yang berada di Krabi dan...

Anak Muda dan Partai Politik

Tak dapat disangkal, gelombang demokratisasi seiring dengan gerakan reformasi 1998 telah mengantarkan kita pada suatu elan kehidupan publik yang terbuka, egaliter, dan demokratis. Reformasi...

Machiavelli: Pemikir yang Banyak Disalah Pahami

Dalam kajian Ilmu Politik, nama Nicollo Machiavelli dipandang sebagai penggagas teori politik modern. Tentu hal tersebut sangat beralasan, mengingat posisi Machiavelli yang secara tegas...

ARTIKEL TERPOPULER

Sandiwara Dibalik Pernikahan Raja Majapahit Bali

Belakangan di Bali ramai pemberitaan mengenai acara pertunangan Raja Majapahit Bali bernama lengkap Abhiseka Ratu Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Dialog Sang Penyemangat

Ketika Sang Penyemangat datang kepadaku untuk memberikan tausiyah yang membarakan kalbu, Jiwaku begitu menggebu-gebu. Setiap kudengar tausiyah suci itu rangkai katanya merona dikalbu dan...

Pandangan 2 Mazhab Hukum Terhadap Putusan MA Soal Eks Napi Koruptor

Pertengahan tahun 2018 ini publik dikagetkan dengan hadirnya PKPU No. 20/2018 yang dalam Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa Pengajuan daftar bakal calon anggota...

Machiavelli: Pemikir yang Banyak Disalah Pahami

Dalam kajian Ilmu Politik, nama Nicollo Machiavelli dipandang sebagai penggagas teori politik modern. Tentu hal tersebut sangat beralasan, mengingat posisi Machiavelli yang secara tegas...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.