Minggu, November 1, 2020

Merebut Tafsir Pancasila

Prabowo Subianto Membawa Kembali Orde Baru, Mungkinkah?

Calon presiden penantang petahana Prabowo Subianto kerap dicitrakan mewakili sisa-sisa Orde Baru. Ia dituding akan mengembalikan gaya pemerintahan Orde Baru. Pertanyaannya, benarkah itu yang...

Titik Temu antara Islam dan Liberalisme?

Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin dan kompatibel dengan tantangan zaman, tentu selalu dihadapkan dengan permasalahan antara korelasi suatu pemikiran dengan ajaran islam....

Meneliti Livi Zheng (Bagian 3)

KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU, menyampaikan kabar pada 25 Juli 2019 tentang sebuah film yang belum ada: The Santri. Di sebelahnya Livi...

Beberapa Pertanyaan Penting untuk Pendukung Jokowi

Jadi Joko Widodo sudah memilih Kyai Ma'ruf Amien. Hal ini tidak bisa kita ubah, seberapa perih, meski kecewa, itu adalah realitas politik hari ini....
Avatar
Nurbani Yusuf
Aktivis Persyarikatan Muhammadiyah di Ranting Gunungsari Kota Batu

Siapa berhak menafsir Pancasila—ketika umat Islam justru mengambil posisi head to head maka bisa jadi Pancasila diambil ‘orang lain’.

Politik Kekuasaan tak mengenal jasa–membangun imperium bukan soal tanam saham di perusahaan. Politik Kekuasaan tak bertanya berapa tetes darah telah dikorbankan atau berapa jengkal tanah telah diwakafkan–

Para pejuang kerap tak mendapat apa-apa sebab tak cakap saat mengisi kemerdekaan. Revolusi memakan anak sendiri. Semaun–Darsono–Muso–Aidit–Kartosuwiryo–Buya HAMKA–hingga Pram. Dan entah siapa menyusul. Mereka adalah kurban revolusi–tepatnya dikurbankan agar revolusi tetap berada di jalan yang benar.

Bersama Menjaga kesatuan, sebaiknya semua menahan diri tidak berkata-kata kecuali yang baik-baik—kita butuh ulama negarawan yang mendamaikan, menentramkan dan menyatukan.

Kenapa Ki Bagoes Hadikoesomo dan Kyai Wahid Hasyim bersetuju atas usulan Bung Karno untuk menghapus tujuh kata pada sila pertama? Pengurbanan terbesar merelakan tujuh kata agar kesatuan tetap terjaga, agar saudara-saudara selain yang beragama Islam bisa dengan nyaman mengucapkan sila-sila Pancasila pada saat upacara.

Kita bersaudara meski berbeda agama, warna kulit, rambut, bahasa, adat, bahkan makanan. Setiap agama juga punya perbedaan yang sama dalam berpolitik: ada yang ingin khilafah, ada yang ingin kerajaan, dan ada yang ingin Republik, semua punya alasan dan hujjah masing-masing. Semua perbedaan bisa disatukan oleh perjanjian luhur: Pancasila.

Dalam situasi begini tak elok saling mengunggulkan—ras Arab tak lebih unggul dari ras China atau sebaliknya–ras Jawa tidak merasa paling dominan dan paling berhak. Apalagi dibarengi dengan menghitung jasa. Bahwa ras China lebih berjasa dalam perjuangan dibanding ras Arab karena telah begitu dan begini atau sebaliknya.

Jika terus dilakukan, bukannya penghargaan dan penghormatan yang di dapat sebaliknya justru akan memecah belah, karena saling merasa paling penting, dan paling berjasa. Ini negeri boeat semoea.

Politik kekuasaan sering melahirkan tragedi kelam. Bahkan Soekarno sang Proklamator itupun harus bernasib serupa di ujung hayat. Ia hidup terisolasi di Wisma Yaso–untuk mengakhiri kisah heroik perjuangannya yang panjang, di negeri yang ia dirikan.

Lagi-lagi politik yang mengabdi pada hasrat kekuasaan–memakan anak kandungnya sendiri tanpa rasa iba. Hidup dipergilirkan Tuhan bak roda pedati (QS Ali Imran: 140-141), di tengah banyak anak negeri tak pandai mengambil hikmah. Para pemburu tahta di setiap zaman bergantian mengulangnya kembali, seolah sejarah bangsa lewat begitu saja tanpa sukma.

Avatar
Nurbani Yusuf
Aktivis Persyarikatan Muhammadiyah di Ranting Gunungsari Kota Batu
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Menjaga Kesehatan Tubuh dari Covid-19

Menjaga kesehatan menjadi hal yang penting dilakukan semua kalangan. Apalagi dengan kondisi alam yang semakin merabahnya virus covid 19. Terkadang hal sederhana yang rutin...

Kesehatan Mental dan Buruh

Kerja adalah cerminan kesehatan jiwa. Semakin baik tempat kerja, semakin kecil kemungkinan kita mengalami masalah kejiwaan. Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nation secara...

Charlie Hebdo, Emmanuel Macron, dan Kartun Nabi Muhammad

Majalah satir Charlie Hebdo (CH) yang berkantor di Paris kembali membuat panas dunia. CH merilis kartun Nabi Muhammad untuk edisi awal September 2020. Padahal...

Imajinasi Homo Sapiens Modern dalam Menguasai Dunia

  Foto diatas ini mewakili spesies lainnya yang bernasib sama, tentu bukan hanya Komodo, masih ada dan masih banyak lagi hewan yang bernasib sama sebut...

TBC Mencari Perhatian di Tengah Pandemi

Pada awal Maret, Indonesia melaporkan kasus Coronavirus Disease-2019 yang dikenal sebagai COVID-19, terkonfirmasi muncul setelah kejadian luar biasa di Wuhan, Cina. Penyakit ini disebabkan...

ARTIKEL TERPOPULER

Sandiwara Dibalik Pernikahan Raja Majapahit Bali

Belakangan di Bali ramai pemberitaan mengenai acara pertunangan Raja Majapahit Bali bernama lengkap Abhiseka Ratu Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Pandangan 2 Mazhab Hukum Terhadap Putusan MA Soal Eks Napi Koruptor

Pertengahan tahun 2018 ini publik dikagetkan dengan hadirnya PKPU No. 20/2018 yang dalam Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa Pengajuan daftar bakal calon anggota...

Charlie Hebdo, Emmanuel Macron, dan Kartun Nabi Muhammad

Majalah satir Charlie Hebdo (CH) yang berkantor di Paris kembali membuat panas dunia. CH merilis kartun Nabi Muhammad untuk edisi awal September 2020. Padahal...

Menyerupai Suatu Kaum: Hadits, Konteks Budaya, dan Tahun Baru 2018

Hanya dengan satu hadits ini, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), banyak ustaz yang lantang...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.