Selasa, Maret 9, 2021

Inilah Agama yang Saya Kagumi

Kasus Miftahul Jannah dan Narasi Islam Terzalimi

Masalahnya sederhana, sebenarnya. Atlet Indonesia Miftahul Jannah dilarang bertanding di Asian Para Games karena ia memakai jilbab. Disuruh melepas ia enggan. Apa boleh buat,...

Politik Identitas: Antara Angan dan Realitas

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikaruniai kemajemukan yang tak lagi dapat diperbantahkan: suku-bangsa, agama (dan pluralitas intra-agama), budaya, bahasa, dan lainnya. Kemajemukan ini...

Simbol Salib pada Nisan dan Ketakutan akan Masa Depan

Seorang warga Katolik meninggal di Kotagede, Yogyakarta. Ketika hendak dikuburkan, keluarganya tidak diperkenankan untuk memasang tanda salib di atas kuburannya. Akhirnya, keluarga yang meninggal...

Golput Sekadar Menyalurkan Kemalasan

"Sampai saat ini saya memutuskan Golput," ujar seorang panelis di acara Rosi Kompas TV. Dia mengemukakan alasannya. "Ada yang salah dengan demokrasi kita, sehingga...
Avatar
Muhsin Labib
Pengajar filsafat Islam dan pemerhati isu-isu toleransi dan kemanusiaan.

Meski tak sepi dari doktrin eksklusif dan mengalami deviasi serta friksi akibat intervensi politik kotor sebagaimana agama-agama pada umumnya, teologinya bukan gertak teks klerik tapi diskursus filsafat logika, etika, ontologi, kosmologi dan liturgi yang diajarkan dalam stoa-stoa skolastik oleh para bijakawan ternama, seperti Anselmus, Agustinus, Aquinas, Scotus dan lainnya.

Beberapa teolog modern di Indonesia cukup mengundang respek saya, antara lain Romo Magnis Suseno dan Romo Mudji Sutrisno, juga beberapa agamawan aktivis seperti Romo Mangun Wijaya dan Romo Sandiawan.

Tak hanya mengajarkan kasih, agama ini punya sumber spirit resistensi terhadap kejahatan dan penindasan dalam epos-epos agung. Salib bukan sekadar dua batang kayu yang disilangkan tapi diyakini sebagai simbol pengorbanan dan perlawanan terhadap kejahatan serta kuasa rakus yang menciptakan kebencian antar sesama penyembah Tuhan.

Beberapa nama agamawannya diabadikan sebagai ikon perjuangan, seperti Cardinal Sin, inspirator people power rakyat Filipina yang menggulingkan diktator Marcos, Desmont Tutu yang mensupport Mandela menghapus Apartheid di Afsel, Uskup Gustavo Gutierrez, pejuang Teologi Pembebasan di Peru dan banyak lagi lainnya.

Agama ini menetapkan kriteria-kriteria ketat kompetensi dalam hierarki otoritas yang rapi dan megah. Ini adalah skor besar yang tak bisa dikejar oleh agama lain yang mengganti sistem pendidikan para agamawannya dengan pemujaan dan kultus yang dibangun di atas fosil folklor, dongeng kesaktian yang terus digemakan dan testimoni mimpi tak terjangkau nalar.

Tak hanya itu, proses pembentukan hierarki kewenangan dalam agama ini dimulai sejak dini melalui serangkaian jenjang edukasi. Upacara pengangkatan santo atau orang suci demi diselenggarakan mengamankan agama dari distorsi akibat tak adanya parameter dan syarat ketat pemegang otoritas. Inilah yang melahirkan kepatuhan dan kerapian umatnya di mana pun berada.

Lalu coba berpikirlah lebih tenang dan bandingkan dengan hiruk pikuk kegaduhan di luar sana. Lihatlah lomba klaim otoritas tanpa standar kompetensi di luar sana. Intoleransi ekstra dan intra penganutnya justru diagungkan sebagai citra keagungan dan bukti kebenaran.

Terlepas dari keberatan-keberatan teologis terhadap sejumlah keyakinannya, saya tak berdaya untuk tak mengagumi agama ini.

Tak setuju dengan opini? Enjoy your faith!

Avatar
Muhsin Labib
Pengajar filsafat Islam dan pemerhati isu-isu toleransi dan kemanusiaan.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Harap-Harap Cemas Putusan MK pengujian Perubahan UU KPK

Sudah setahun lebih setelah UU No. 19 Tahun 2019 (perubahan UU KPK) disahkan dan bentuk penolakan pun masih senantiasa digulirkan. Salah satu bentuk penolakan...

Mereformulasi Pengaturan Hukum Mitigasi Bencana

Bencana alam seringkali tidak dapat diprediksikan. Dimana jenis bencana alam yang terjadi tersebut turut menimbulkan korban jiwa, kerugian materil ataupun kerugian imateril kepada masyarakat...

Apresiasi dan Masalah Tersisa Pencabutan Perpres Miras

Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tindakan berani dan jujur Presiden Jokowi untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi...

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Dialektika Hukum Kepemiluan

Dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan, hukum dan politik merupakan dua hal yang memiliki keterikatan secara timbal balik. Hubungan timbal balik antara hukum dan politik tersebut...

ARTIKEL TERPOPULER

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Euforia Bahasa Arab

(Ilustrasi) Pameran busana tradisional Arab dalam Pekan Kebudayaan Saudi Arabia di Jakarta, Minggu (27/3). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean. Entah apa yang ada di dalam pikiran sejumlah...

Injil Muslim: Kontroversi Barnabas Revisited

Minggu ini saya mengajar topik "A Muslim Gospel" (Injil Muslim) dalam mata kuliah "Islam and Christian Theology". Saya menugaskan mahasiswa untuk membaca The Gospel...

Madinah, Tinjauan Historis

Yatsrib atau yang sekarang dikenal dengan nama Madinah merupakan salah satu daerah yang subur di Jazirah Arab pada masa itu. Penduduk Madinah sebelum Islam...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.