Kamis, Oktober 29, 2020

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Pak Gubernur Edy, Seberapa Penting Halalisasi Danau Toba?

Wacana menjadikan Danau Toba sebagai objek wisata halal kembali mencuat dan makin menghangat hari-hari ini. Hal ini termaktub dalam pernyataan Gubernur Sumatera Utara Edy...

Membalur Air Liur Mayat Korban Corona ke Muka

Edan! Seorang penjemput jenazah korban Covid-19 di Batam (24/8/020) membalurkan air liur mayat ke mukanya. Setelah itu, ia lari. Polisi dan tenaga medis pun...

Kecemasan Membaca Berita Bencana Covid-19

Idealnya kegiatan membaca informasi berita akan menambahkan wawasan baru dalam bertindak menentukan sikap. Tetapi, bisa juga berdampak sebaliknya, justru menimbulkan kecemasan. Terutama pada informasi...

Mosi Tidak Percaya R-KUHP Untuk Jokowi

Mohon perhatian sedikit. R-KUHP itu diajukan oleh pemerintah, artinya Pak Jokowi dan kabinetnya tahu isi rancangan itu, karena mereka yang menyusun. Tunda anggapan bahwa...
Irma Suryani Chaniago
Irma Suryani Chaniago
Aktivis Maju Perempuan Indonesia

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan propaganda murahan dengan spanduk untuk mengganggu kerja cerdas dari Menteri BUMN, Erick Thohir.

Erick yang karena kerja cerdasnya dipercaya oleh presiden untuk merubah wajah kelam BUMN ke etalase yang bersih dan cerah tentu harus bertanggungjawab atas semua perubahan yang ingin dilakukan. Erick tidak ingin tunduk pada pemaksaan kehendak dengan propaganda murahan di pinggir jalan.

Erick bukan politisi, beliau adalah pekerja, kerja baru dimulai dan pandemi datang, membersihkan BUMN tidak seperti membalik kan telapak tangan, harus step by step. Tidak bisa grasa-grusu. Ada tahapan karena memindahkan org bukan membuang orang, memindahkan orang tentu harus ada tempat untuk yang dipindahkan, dan sudah pasti ada resiko ketika orang dipindah! Karena kenyamanannya sudah pasti terganggu, dan ada side effect-nya. Pasti sakit hati dan mengganggu kinerja menteri! Itu sudah biasa terjadi.

BUMN sedang dibenahi Erick Thohir, kenapa diganggu dan diminta out, saya jadi curiga, pasti mereka adalah bagian dari “mafia-mafia yang tidak nyaman dengan kepemimpinan Erick yang membawa perubahan dan oknum-oknum seperti ini rakyat harus lawan!
Bukannya menjaga kondusifitas dan membantu pemerintah memerangi covid malah sibuk minta posisi komisaris.

Erick Thohir adalah pekerja, beliau tidak pernah banyak bicara, tapi semua orang bisa melihat prestasinya, baik sebagai bisnisman maupun sebagai ketua pemenangan presiden.

Jangan limpahkan kerugian masa lalu BUMN pada Erick, beri beliau kesempatan dan waktu untuk memperbaiki! Butuh keberanian, waktu dan kebijaksanaan mengurai benang kusut BUMN dan itu yang sedang dikerjakan dan diterjang Erick

Erick bukan pemimpin yang banyak bicara, tapi banyak kerja, itu kenapa presiden Joko Widodo mempercayakan banyak pekerjaan penting pada beliau, tetapi harus difahami juga bahwa beliau tidak bisa kerja sendiri, karena semua merupakan kerja tim. Tidak ada satu negara pun saat ini ekonominya membaik, bahkan banyak yang terjun bebas ke arah krisis ekonomi. Dan Erick bukan menteri perekonomian beliau Meneg BUMN. Jadi keliru jika kondisi ekonomi saat ini yang disalahkan Erick Thohir, itu namanya Jaka Sembung bawa golok.

Saat ini yang kita butuhkan adalah saling support, kritisi boleh tapi harus konstruktif. Sinergi antara Menko ekonomi, Menkeu dan UMKM sangat dibutuhkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, Mendagri harus kawal belanja modal para gubernur, Menkes, Mensos, Menag, TNI dan Polri backup RS dan pemda dalam penanggulangan penyebaran Covid-19. Ayo kita bersihkan spanduk mafia pengemis pengemis posisi komisaris! Saatnya kerja, jangan ngerjain orang yang sedang kerja.

Irma Suryani Chaniago
Irma Suryani Chaniago
Aktivis Maju Perempuan Indonesia
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan di Era Disrupsi (Catatan Karya Yudi Latif)

Yudi Latif lebih muda 10 tahun dari saya. Dan walau saya, tentunya, lebih awal menulis, Yudi jelas jauh lebih produktif. Dua bulan lalu, saya diminta...

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan di Indonesia

Sudah 8 bulan lalu kasus virus Covid-19 menyerang dunia. Begitu cepatnya perubahan wabah Covid-19 dari Endemi hingga memenuhi syarat menjadi Pandemi, wabah yang mendunia....

Kelamnya Dunia Politik di Thailand

Apa yang kalian bayangkan tentang negara Thaiand? Ya, negara gajah putih tersebut sangat dikenal dengan keindahannya. Apalagi keindahan pantai yang berada di Krabi dan...

Anak Muda dan Partai Politik

Tak dapat disangkal, gelombang demokratisasi seiring dengan gerakan reformasi 1998 telah mengantarkan kita pada suatu elan kehidupan publik yang terbuka, egaliter, dan demokratis. Reformasi...

Machiavelli: Pemikir yang Banyak Disalah Pahami

Dalam kajian Ilmu Politik, nama Nicollo Machiavelli dipandang sebagai penggagas teori politik modern. Tentu hal tersebut sangat beralasan, mengingat posisi Machiavelli yang secara tegas...

ARTIKEL TERPOPULER

Sandiwara Dibalik Pernikahan Raja Majapahit Bali

Belakangan di Bali ramai pemberitaan mengenai acara pertunangan Raja Majapahit Bali bernama lengkap Abhiseka Ratu Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Dialog Sang Penyemangat

Ketika Sang Penyemangat datang kepadaku untuk memberikan tausiyah yang membarakan kalbu, Jiwaku begitu menggebu-gebu. Setiap kudengar tausiyah suci itu rangkai katanya merona dikalbu dan...

Pandangan 2 Mazhab Hukum Terhadap Putusan MA Soal Eks Napi Koruptor

Pertengahan tahun 2018 ini publik dikagetkan dengan hadirnya PKPU No. 20/2018 yang dalam Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa Pengajuan daftar bakal calon anggota...

Machiavelli: Pemikir yang Banyak Disalah Pahami

Dalam kajian Ilmu Politik, nama Nicollo Machiavelli dipandang sebagai penggagas teori politik modern. Tentu hal tersebut sangat beralasan, mengingat posisi Machiavelli yang secara tegas...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.