Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu! | GEOTIMES
Selasa, Maret 9, 2021

Erick Ingin Kerja, Mereka Malah Menganggu!

Tebang Pilih Toleransi Terhadap Penghina Agama

Setiap saat selalu agamawan penyebar kebencian terhadap agama minoritas dan aliran kecil di hadapan publik mayoritas yang terus menerus diasupi dengan teks-teks perintah agresi...

Pak Prabowo dan Pak Amien Rais Itu Ibadah, Bukan Cari Dukungan Politik

Sungguh celaka manusia yang mencurigai niat baik. Misalnya menuduh perjalanan umrah Pak Amien Rais dan Pak Prabowo sebagai usaha mencari dukungan politik. Bagaimana mungkin...

Spiritualitas Baru, Bertuhan Tanpa Agama

Beragama dengan murung. Melahirkan ke-tak-bahagia-an. Tuhan yang diingat adalah Tuhan yang penuh murka. ‘Tuhan’ yang ribet dengan banyak aturan yang menjerat. Tuhan, agama, dan spiritualitas...

Data dan Bagaimana Tempurung Kepala Kita Memprosesnya

Laporan dari Reuters ini dan laporan-laporan dari New York Times yang saya baca beberapa saat setelah bencana di Palu sungguh membuat saya berpikir. Bukan...
Irma Suryani Chaniago
Irma Suryani Chaniago
Aktivis Maju Perempuan Indonesia

Akhir-akhir ini, ada gerombolan oknum-oknum yang ingin memaksakan kehendak untuk mengisi kursi-kursi komisaris. Ketika keinginan itu tak tercapai, mereka secara sistematis dan masif melakukan propaganda murahan dengan spanduk untuk mengganggu kerja cerdas dari Menteri BUMN, Erick Thohir.

Erick yang karena kerja cerdasnya dipercaya oleh presiden untuk merubah wajah kelam BUMN ke etalase yang bersih dan cerah tentu harus bertanggungjawab atas semua perubahan yang ingin dilakukan. Erick tidak ingin tunduk pada pemaksaan kehendak dengan propaganda murahan di pinggir jalan.

Erick bukan politisi, beliau adalah pekerja, kerja baru dimulai dan pandemi datang, membersihkan BUMN tidak seperti membalik kan telapak tangan, harus step by step. Tidak bisa grasa-grusu. Ada tahapan karena memindahkan org bukan membuang orang, memindahkan orang tentu harus ada tempat untuk yang dipindahkan, dan sudah pasti ada resiko ketika orang dipindah! Karena kenyamanannya sudah pasti terganggu, dan ada side effect-nya. Pasti sakit hati dan mengganggu kinerja menteri! Itu sudah biasa terjadi.

BUMN sedang dibenahi Erick Thohir, kenapa diganggu dan diminta out, saya jadi curiga, pasti mereka adalah bagian dari “mafia-mafia yang tidak nyaman dengan kepemimpinan Erick yang membawa perubahan dan oknum-oknum seperti ini rakyat harus lawan!
Bukannya menjaga kondusifitas dan membantu pemerintah memerangi covid malah sibuk minta posisi komisaris.

Erick Thohir adalah pekerja, beliau tidak pernah banyak bicara, tapi semua orang bisa melihat prestasinya, baik sebagai bisnisman maupun sebagai ketua pemenangan presiden.

Jangan limpahkan kerugian masa lalu BUMN pada Erick, beri beliau kesempatan dan waktu untuk memperbaiki! Butuh keberanian, waktu dan kebijaksanaan mengurai benang kusut BUMN dan itu yang sedang dikerjakan dan diterjang Erick

Erick bukan pemimpin yang banyak bicara, tapi banyak kerja, itu kenapa presiden Joko Widodo mempercayakan banyak pekerjaan penting pada beliau, tetapi harus difahami juga bahwa beliau tidak bisa kerja sendiri, karena semua merupakan kerja tim. Tidak ada satu negara pun saat ini ekonominya membaik, bahkan banyak yang terjun bebas ke arah krisis ekonomi. Dan Erick bukan menteri perekonomian beliau Meneg BUMN. Jadi keliru jika kondisi ekonomi saat ini yang disalahkan Erick Thohir, itu namanya Jaka Sembung bawa golok.

Saat ini yang kita butuhkan adalah saling support, kritisi boleh tapi harus konstruktif. Sinergi antara Menko ekonomi, Menkeu dan UMKM sangat dibutuhkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, Mendagri harus kawal belanja modal para gubernur, Menkes, Mensos, Menag, TNI dan Polri backup RS dan pemda dalam penanggulangan penyebaran Covid-19. Ayo kita bersihkan spanduk mafia pengemis pengemis posisi komisaris! Saatnya kerja, jangan ngerjain orang yang sedang kerja.

Irma Suryani Chaniago
Irma Suryani Chaniago
Aktivis Maju Perempuan Indonesia
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Apresiasi dan Masalah Tersisa Pencabutan Perpres Miras

Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tindakan berani dan jujur Presiden Jokowi untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi...

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Dialektika Hukum Kepemiluan

Dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan, hukum dan politik merupakan dua hal yang memiliki keterikatan secara timbal balik. Hubungan timbal balik antara hukum dan politik tersebut...

Ujian Kedewasaan Digital Kita

Teknologi digital diciptakan agar tercapai pemerataan informasi tanpa pandang bulu, namun sayangnya kini dampak negatif yang tak terelakkan adalah munculnya disinformasi, berita bohong, hingga...

Toxic Masculinity dalam Patriarki

Sebelumnya, saya ingin menghimbau bahwa topik ini merupakan pembahasan yang sensitif dan masih dipandang tabu dari beberapa kalangan. Tulisan ini berupa opini saya mengenai...

ARTIKEL TERPOPULER

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Euforia Bahasa Arab

(Ilustrasi) Pameran busana tradisional Arab dalam Pekan Kebudayaan Saudi Arabia di Jakarta, Minggu (27/3). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean. Entah apa yang ada di dalam pikiran sejumlah...

Toxic Masculinity dalam Patriarki

Sebelumnya, saya ingin menghimbau bahwa topik ini merupakan pembahasan yang sensitif dan masih dipandang tabu dari beberapa kalangan. Tulisan ini berupa opini saya mengenai...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.