Notice: Undefined index: HTTP_REFERER in /home/geotimes/wordpress/wp-content/plugins/Plugin/plug.php on line 23
Tragedi Aleppo | GEOTIMES
Selasa, Maret 9, 2021

Tragedi Aleppo

Sekolah Sehari Penuh, Apakah Perlu?

Setelah dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy langsung mencuatkan wacana sekolah sehari penuh (full day school). Rencana kebijakan tersebut sontak memancing pro-kontra...

Mengapa Fikih (Anti) Terorisme?

Mengapa judul tulisan ini ada kata anti di dalam kurung? Karena fikih—yang secara harfiah bermakna pemahaman yang mendalam terhadap suatu hal—sebagai ilmu yang membahas...

Suu Kyi dan Kenaifan Orang Indonesia

Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi tiba di pembukaan parlemen baru di Naypyitaw, Senin (1/2). ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun Banyak hal...

Prahara Ahok: Mimpi Masyarakat Demokratis dan Fakta Keimanan

Dalam penelitian mutakhirnya, Jeremy Menchik menyebut Indonesia sebagai negara berketuhanan (godly nationalism). Ini menjadi tesis Menchik dalam memperlihatkan wajah demokrasi yang unik di Indonesia....
Avatar
Iqbal Kholidi
Penulis adalah pemerhati terorisme dan politik Timur Tengah

A general view shows the damage inside the Umayyad mosque, in the government-controlled area of Aleppo, during a media tour, Syria December 13, 2016. REUTERS/Omar Sanadiki *** Local Caption *** Pemandangan bagian dalam masjid Umayyad yang rusak, saat tur media di wilayah kekuasaan pemerintah di Aleppo, Suriah, Selasa (13/12). ANTARA FOTO/REUTERS/Omar Sanadiki/djo/16
Pemandangan bagian dalam masjid Umayyad yang rusak di Aleppo (13/12). ANTARA FOTO/REUTERS/Omar Sanadiki/djo/16

Pekan-pekan ini masyarakat di beberapa negara, seperti Turki, Yordania, Kuwait hingga Inggris, turun ke jalan melakukan aksi atas nama solidaritas terhadap warga Aleppo. Aksi juga dilakukan pemerintah Qatar yang menggagalkan pesta perayaan hari nasional negerinya sebagai wujud solidaritas terhadap Aleppo.

Di Paris, Prancis, Menara Eiffel yang biasanya gemerlap oleh cahaya lampu sengaja dimatikan menjadi gelap gulita dengan alasan yang sama.

Dalam aksinya, para demonstran menuduh rezim Suriah telah melakukan kejahatan dan pembantaian terhadap penduduk kota Aleppo. Rusia dan Iran sebagai sekutu rezim Suriah juga tak luput dari sasaran kecaman para demonstran.

Di media sosial tagar #SaveAleppo menggema disertai foto-foto hancurnya bangunan dan warga sipil yang menderita. Situasi seperti ini mengingatkan kita akan konflik Gaza-Israel.
Apa yang terjadi di Aleppo?

Peperangan Aleppo sebenarnya satu peperangan dari beragam peperangan yang terjadi di Suriah.

Di beberapa tempat, peperangan terjadi antara rezim Suriah melawan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Di beberapa tempat lain, pemberontak dan kelompok-kelompok bersenjata Kurdi memerangi ISIS.

Aleppo adalah kota terbesar kedua setelah Damaskus dan menjadi kota berpenduduk paling padat di Suriah. Konflik telah memaksa kota Aleppo terbelah menjadi dua, bagian barat dikontrol rezim Suriah dan bagian timur dikuasai para pemberontak.

Sebenarnya Aleppo timur secara geografis telah terisolasi dari seluruh arah selama enam bulan. Peperangan Aleppo yang ramai diberitakan belakangan ini disebabkan langkah militer rezim Suriah untuk menyatukan kembali “dua Aleppo” tersebut.

Jadi, peperangan Aleppo adalah episode tentang peperangan rezim Suriah melawan kelompok pemberontak yang menguasai kota ini sejak tahun 2012.

Sebagaimana umumnya daerah yang dikuasai pemberontak, tidak ada kekuatan tunggal di Aleppo. Mereka terdiri dari beberapa faksi atau kelompok, yang kemudian mendirikan dewan lokal.

Yang jelas, tidak ada ISIS di Aleppo. Namun, bagi rezim Suriah, kelompok-kelompok pemberontak yang menguasai Aleppo tak ada bedanya dengan ISIS, mereka dianggap sama saja.

Pertikaian dan ketidakpercayaan di antara pemberontak telah mempercepat keruntuhan mereka. Selama seminggu, pemberontak faksi islamis, misalnya, menyerang kelompok yang didukung Amerika Serikat dan mengambil persediaan mereka.

Seperti disebutkan sebelumnya, peperangan Aleppo hanya bagian dari beragamnya peperangan di Suriah.

Kekuatan-kekuatan asing di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, dan negara Barat yang mendukung pemberontak, sementara itu Iran, Hizbullah Lebanon, dan Rusia di pihak rezim Suriah telah membuat perang saudara Suriah ini berlarut-larut.

Dalam peperangan Aleppo, perang antar media dalam konflik Suriah terlihat semakin telanjang. Kita akan mendapati narasi pemberitaan yang berbeda—bahkan bertentangan— antara media dari negara-negara teluk dan media Rusia tentang Aleppo.

Dalam kasus Aleppo tidak mudah memperoleh berita yang benar-benar independen. Mengikuti perkembangan Aleppo dari berbagai macam sumber mungkin satu-satunya cara agar kita tidak terjebak dalam satu framing.

Penderitaan warga Suriah akibat pengeboman AU Rusia di Aleppo memang sulit disangkal, warga sipil berkeliaran di jalanan di antara puing-puing bangunan di musim dingin. Namun, terlalu berlebihan mengatakan telah terjadi genosida.

Keterlibatan pasukan khusus Iran dan paramiliter Hizbullah Lebanon membela rezim Assad (seperti ketika merebut Aleppo) masih saja disalahpahami sebagai kekuatan Syiah yang menindas Sunni di Suriah oleh beberapa kalangan.

Sama ngawurnya juga ketika para pembela rezim Assad memahami Aleppo adalah sarang kelompok teroris, atau semua yang anti-rezim dicap teroris.

Jika orang di Timor Leste atau Suriname salah memahami konflik Suriah, bagaimanapun, menurut saya tidak akan terlalu berpengaruh. Akan tetapi, kesalahpahaman kita di Indonesia memandang apa yang terjadi di Suriah, bisa berakibat fatal dan berbahaya.

Avatar
Iqbal Kholidi
Penulis adalah pemerhati terorisme dan politik Timur Tengah
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Apresiasi dan Masalah Tersisa Pencabutan Perpres Miras

Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tindakan berani dan jujur Presiden Jokowi untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi...

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Dialektika Hukum Kepemiluan

Dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan, hukum dan politik merupakan dua hal yang memiliki keterikatan secara timbal balik. Hubungan timbal balik antara hukum dan politik tersebut...

Ujian Kedewasaan Digital Kita

Teknologi digital diciptakan agar tercapai pemerataan informasi tanpa pandang bulu, namun sayangnya kini dampak negatif yang tak terelakkan adalah munculnya disinformasi, berita bohong, hingga...

Toxic Masculinity dalam Patriarki

Sebelumnya, saya ingin menghimbau bahwa topik ini merupakan pembahasan yang sensitif dan masih dipandang tabu dari beberapa kalangan. Tulisan ini berupa opini saya mengenai...

ARTIKEL TERPOPULER

Amuk Leviathan Hobbesian dalam Konflik Partai Demokrat

Tahun 1651, Thomas Hobbes menerbitkan buku berjudul “Leviathan”. Nama leviathan merujuk kepada monster sangat ganas dalam mitologi Yunani. Makhluk yang hidup di lautan ini...

Landasan dan Prinsip Politik Luar Negeri Kita

Indonesia dalam sejarahnya mempunyai sejarah yang panjang dalam menghadapi situasi politik, baik dalam dan luar negeri. Sejarah dan proses panjang yang dimiliki bangsa kita...

Euforia Bahasa Arab

(Ilustrasi) Pameran busana tradisional Arab dalam Pekan Kebudayaan Saudi Arabia di Jakarta, Minggu (27/3). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean. Entah apa yang ada di dalam pikiran sejumlah...

Apa Beda Habib, Sayyid, Dzuriyah, Alawiyin, dan Ahlulbait

Terjadi pencampuradukan makna dan fungsi sejumlah kata "Ahlulbait", "Dzuriyah", "Habib", "Sayyid", dan "Alawi", secara sengaja ataupun tidak sengaja, yang bisa menimbulkan kesalahpahaman. Hadis Tsaqalain (bahasa...

Madinah, Tinjauan Historis

Yatsrib atau yang sekarang dikenal dengan nama Madinah merupakan salah satu daerah yang subur di Jazirah Arab pada masa itu. Penduduk Madinah sebelum Islam...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.