Banner Uhamka
Kamis, Oktober 1, 2020
Banner Uhamka

Rasisme, Feminisme, dan Pro-Choice Menurut Alma Sophia

Jokowi dan Akhir Pemberantasan Korupsi

Tak lama lagi tahun 2015 bakal berakhir. Masa ini adalah masa yang berat bagi pemberatasan korupsi. Penggembosan dilakukan silih berganti. Kejadian di seputar Komisi...

La Nyalla dan Kegagalan Hakim Memahami Kewenangan Praperadilan

La Nyalla Mattalitti (kedua dari kanan). ANTARA/Wahyu Putro Dalam putusannya di Pengadilan Negeri Surabaya dua pekan lalu (12/4), Hakim tunggal Ferdinandus menyatakan menerima permohonan praperadilan...

Kolom: Jokowi dan Upaya Membungkam Kritik

Melalui Putusan Nomor 013-022/PUU-IV/2006 terkait pengujian Pasal 134 dan 136 bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penghinaan kepada Presiden dan Wakil Presiden, Mahkamah...

Ide Khilafah, Ujian Kita Berdemokrasi

Anggota Banser NU menolak khilafah dan radikalisme. Dok. singindo.com Bagaimana kita merespons ide khilafah adalah cara sederhana untuk menguji seberapa demokratis kita. Baru-baru ini, Barisan...
Hamid Basyaib
Aktivis dan mantan wartawan; menerbitkan sejumlah buku tentang Islam, masalah-masalah sosial, dan politik internasional.

Alma Sophia rupanya cukup tekun mengikuti aneka perkembangan dunia — selain tak putus bermain Roblox. Di antara sejumlah isu yang diulasnya beberapa hari lalu — termasuk prospek kekalahan Donald Trump — ada tiga hal yang menarik bagi saya.

Pertama, rangkaian demonstrasi “Black Lives Matter” di Amerika dan Inggris; kedua, kritiknya terhadap gerakan feminisme; ketiga, opininya tentang debat lama antara pro-life dan pro-choice.

Dalam obrolan menjelang tidur itu, ia menegaskan bahwa ia pasti berdiri kokoh di barisan anti-rasisme. Jadi, jelas dia mendukung hak-hal warga kulit hitam di Amerika.

“Saya juga pasti setuju dengan gerakan ‘Black Lives Matter,” katanya. “Saya cuma menyesalkan: kenapa mereka melakukan hal itu sekarang? Mereka berdemo ramai-ramai di tengah pandemi ini. Itu sangat berbahaya. Itu akan membuat banyak orang tertular virus Corona.”

Ia merujuk gerakan Martin Luther King, Jr yang ia kagumi dan dukung.

Kritik utama Alma pada gerakan feminisme adalah karena gerakan itu bisa memunculkan inequality baru. Pertanyaan tipikal feminisme, menurut Alma, adalah: apa pekerjaan laki-laki yang tidak bisa dikerjakan perempuan? Jawabannya: tidak ada. Semua pekerjaan laki-laki bisa dikerjakan perempuan.

Apa pekerjaan perempuan yang tidak bisa dikerjakan laki-laki? Ada. Ada banyak pekerjaan perempuan yang tidak bisa dilakukan kaum pria.

“Itu berarti memunculkan inequality baru,” kata Alma. Maksudnya: perempuan merasa lebih unggul dibanding laki-laki. “Inequality di dunia ini sudah banyak,” katanya. “Tidak perlu ditambah dengan inequality oleh feminisme itu.”

Menurut Alma, feminisme mestinya memperjuangkan hak-hak perempuan (women’s rights). Bukan memperjuangkan keunggulan perempuan terhadap laki-laki, yang bisa menimbulkan inequality baru.

Tentang debat lama antara kubu pro-life yang anti aborsi dan kelompok pro-choice yang membuka peluang untuk itu, Alma setuju pada pro-choice.

Katanya, ada banyak kemungkinan seorang perempuan tidak menginginkan kehamilan. Ada yang terpaksa hamil akibat hubungan yang tidak dia inginkan. Bayangkan, katanya, orang yang mengalami hal itu harus hamil selama sembilan bulan, untuk anak yang ia tidak inginkan.

Bagi Alma, itu tidak adil. Orang itu mestinya diberi hak untuk memilih apa yang diinginkannya. “Bukan diharuskan melahirkan the unwanted child,” tambahnya.

Saya hanya mendengarkan curhatnya, sambil mengingat-ingat apa yang ada di kepala saya sewaktu saya seumur dia, menjelang 12 tahun.

Hamid Basyaib
Aktivis dan mantan wartawan; menerbitkan sejumlah buku tentang Islam, masalah-masalah sosial, dan politik internasional.
Facebook Comment

POLIKLITIK

ARTIKEL TERBARU

Pancasila dan Demokrasi Kita Hari Ini

Perjalanan demokrasi di Indonesia tidak selamanya sejalan dengan ideologi negara kita, Pancasila. Legitimasi Pancasila secara tegas tercermin dalam Undang-Undang Dasar 1945, dan difungsikan sebagai...

PKI, HMI, dan NU

Saya pernah membuka kliping koran Kedaulatan Rakyat (KR) tahun 1965-an, dari Januari sampai 30 September di Perpus DIY, Malioboro, tahun 2018. Waktu itu saya...

Dua Perwira di Bawah Pohon Pisang (Kenangan Kekejaman PKI di Yogya)

Yogya menangis. Langit di atas Kentungan muram. Nyanyian burung kutilang di sepanjang selokan Mataram terdengar sedih. What's wrong? Ono opo kui? Rakyat Ngayogyakarta risau, karena sudah...

Pilkada dan Pergulatan Idealisme

Invasi Covid-19 memang tak henti-hentinya memborbardir aspek kehidupan manusia secara komprehensif. Belum usai kegamangan pemerintah terkait preferensi mitigasi utama yang harus didahulukan antara keselamatan...

Menimbang Demokrasi di Tengah Pandemi

Dibukanya pendaftaran peserta pilkada dari tanggal 4 – 6 September lalu diwarnai oleh pelbagai pelanggaran yang dilakukan oleh bakal calon peserta pilkada. Pelanggaran yang...

ARTIKEL TERPOPULER

Pengakuan Pak Harto: Malam Jahanam itu Bernama Kudeta

RAUT wajah Presiden Sukarno tampak menahan kesal teramat sangat. Sambil duduk, ia dihadapkan pada selembar kertas yang harus ditandatangani. Di sisi kanan Bung Besar,...

Lebih Baik Dituduh PKI daripada PKS

Ini sebenarnya pilihan yang konyol. Tetapi, ketika harus memilih antara dituduh sebagai (kader, pendukung/simpatisan) Partai Komunis Indonesia (PKI) atau Partai Keadilan Sejahtera (PKS), maka...

Narasi – Narasi Seputar G-30S 1965

Hingga hari ini, masih banyak masyarakat awam yang percaya bahwa dalang utama dibalik peristiwa G30S adalah PKI. Kepercayaan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kampanye...

PKI, HMI, dan NU

Saya pernah membuka kliping koran Kedaulatan Rakyat (KR) tahun 1965-an, dari Januari sampai 30 September di Perpus DIY, Malioboro, tahun 2018. Waktu itu saya...

Hyper Grace : Kejahatan Intelektualitas Manusia Yang Menggunakan

Hyper Grace adalah anugerah yang dilebih-lebihkan (keluar dari porsi) anugerah yang melebihi yang Firman Allah katakan (menambahkan Firman-Nya).Itu adalah anugerah di mana kamu harus...

Log In

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.