in

Utak Atik Gatuk Pilgub Jabar


Akhirnya Partai Golkar pun mencalonkan Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018..

Golkar lumayan tinggi kursinya di Jabar, ada 17 kursi. Jika syarat untuk mencalonkan seorang gubernur harus punya minimal 20 kursi, maka Golkar cukup berkoalisi dengan Hanura yang hanya punya 3 kursi saja, cukuplah.

Dedi Mulyadi bisa dipastikan sudah meraih tiket di Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun depan.

Sedangkan Ridwan Kamil (RK) atau Kang EmilĀ yang hasil surveinya selalu tertinggi, belum juga menarik minat partai untuk mengikatnya sebagai cagub selain Nasdem. Sayangnya, Nasdem cuma punya 5 kursi, jadi masih berat perjuangannya.


Kang Emil masih harus melenggok sana sini supaya terlihat seksi di mata para partai besar. Dan dari posturnya, Kang Emil bukan tipikal seseorang yang mau jadi wakil, harus jadi gubernur jika maju. Ini yang agak berat rupanya.

Gerindra dan PKS masih berdebat dengan posisi Dedi Mizwar berpasangan dengan Ahmad Syaikhu. Jika mereka sepakat, tiket sudah didapat karena koalisi ini saja sudah mendapat total 22 kursi.

Hanya Gerindra masih keberatan, karena menganggap Dedi Mizwar dan Ahmad Syaikhu sama-sama dari PKS dan Gerindra gak kebagian jatah.

Nah, tinggal nunggu gerakan PDIP, satu-satunya partai yang bisa mencalonkan sendiri karena sudah punya tiket 20 kursi. Hanya sayangnya, PDIP tidak punya calon kuat dari kadernya sendiri. Bisa juga mereka menaikkan Puti Guntur Soekarno Putri sebagai wakil Dedi Mulyadi–jika PDIP sepakat koalisi dengan Golkar.

Baca Juga :   NKRI tanpa HTI

Meski begitu, peta masih terbuka lebar.

Bisa saja PDIP koalisi dengan Golkar mencalonkan RK sebagai gubernur dan Dedi Mulyadi sebagai wakil. Pertimbangan PDIP, survei RK masih tertinggi di antara para calon.

Atau malah sebaliknya. RK tiba-tiba dilamar Gerindra-PKS untuk menjadi calon mereka dipasangkan dengan Dedi Mizwar.

Pada kenyataannya utak atik gatuk Pilgub Jabar 2018 kali ini tidak akan jauh dari tiga nama itu: Ridwan Kamil, Dedi Mizwar, dan Dedi Mulyadi. Yang lain cuma tim hore-hore sambil bernyanyi pap parapap. Ada juga pemanisnya seperti Dessy Ratnasari dari PAN yang menunggu siapa yang akan melamarnya ke pelaminan.

Kemungkinan lain adalah koalisi Demokrat dan PPP. Jika akhirnya berkoalisi, mereka punya tiket untuk pencalonan.

Masalahnya, calonnya siapa ?

Demokrat yang banyak duitnya gak mungkin menjadikan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cagub Jabar. Kan sedang diproyeksikan jadi calon wakil presiden, eh ?

Lalu siapa, dong ? Dede Yusuf gak mungkin karena sudah pernah gagal. Ya, mungkin saja Demokrat melamar Ridwan Kamil.

Jika begitu, Pilgub Jabar tidak bakalan head to head seperti Jakarta. Ada 3 pasangan calon yang nantinya berebut tiket. RK dengan Demokrat, Dedi Mizwar dengan Gerindra-PKS, dan Dedi Mulyadi dengan Golkar.

Siapa kira-kira yang menang? Kita lihat saja. Pilgub Jabar adalah pilgub yang menarik karena di sana banyak nama tokohnya.

Baca Juga :   Ridwan Kamil Mundur, Belum Ada Cagub Jakarta Selevel Ahok

“Kalau abang kira-kira pilih siapa?”

“Saya masih tetap seperti dulu. Siapa pun yang dipilih oleh PKS, saya akan pilih lawannya..”

Seruput..


Written by Denny Siregar

Denny Siregar

Penulis dan blogger.

Tinggalkan Balasan

Loading…

TINGGALKAN KOMENTAR